
"Dari dulu alasan kamu itu itu saja Richard bisnis keluar kota Richard perjalanan bisnis ke luar negeri kapan sih kamu bisa mempertemukan papa dengan Richard lagi atau memang kalian berdua ada apa-apa ya? Papa Jadi curiga kalau kamu memang nggak mau jawab papa akan mengirim utusan papah untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi?"
"Oke oke Pah, baik-baik aku akan mengaku Richard sudah menggugat cerai ku pah!"
...DEG...
"Apa kamu bilang bercerai Vero Sebenarnya apa yang sudah terjadi?
"Sudahlah pah pernikahanku dengan Richard memang sudah tidak sehat dari 4 tahun yang lalu pah, jadi kalau Richard memang sudah menuntut cerai sekarang itu sudah haknya untuk melakukan itu pah aku sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi untuk mempertahankan pernikahan ini."
"Panggil Richard sekarang kemari ke kantor papa sekarang juga tidak pakai nanti Vero! sekarang!"
"Tapi pa aku kan sudah bilang aku sudah muak melihat muka Richard pah! lebih baik papa sendiri yang menelponnya atau sekretaris papa aku tidak ikut menemui papa kalau ada Richard di sana bye pah!"
Call ended..
"Dasar anak tak berguna, masalah besar begini tidak pernah membicarakannya denganku."
*****
Outgoing Call
Richard
"Halo selamat siang pah."
"Richard jam berapa kamu bisa datang ke kantorku?"
"Selepas meeting selesai jam 4 sore bagaimana pah?"
"Baiklah kalo begitu aku tunggu!"
"Baik pah selamat siang."
Call ended..
5 jam kemudian Richard pun datang ke kantor Eka Satya Group langsung menuju ke lantai 40 untuk menemui sang mertua.
Tok..tok..tok
"Masuklah!"
"Pah," sapa Richard kemudian langsung duduk di sofa lalu diikuti oleh Eka setelahnya.
"Richard Aku kecewa sekali dengan kalian berdua karena sudah lama sekali baru bisa dihubungi, susah sekali diajak bertemu eh tahu-tahu ada gugatan cerai yang tiba-tiba saja membuatku syok berat."
"Yah begitulah Pak jadi selama menikah dengan Veronica kami tidak pernah merasakan kebahagiaan.
"Lalu apa saja yang kalian lakukan beberapa tahun ini makan malam berdua berjalan bergandengan mesra dipertontonkan oleh media Apa maksudnya semua itu apa semua itu hanya akting hanya pencitraan aku tidak butuh itu semua Richard Aku butuh pengakuan kamu sebagai kepala rumah tangga seharusnya kamu dari awal meminta izin ku untuk menceraikan anakku. karena seperti sebelum menikah kamu meminta izin ku untuk menikahinya sekarang kamu harus meminta izin ku untuk menceraikannya begitulah adat istiadat di negara ini."
"Sebenarnya perceraian ini tidak akan pernah terjadi kalau Veronica setia pa, dari sejak 1 tahun kita menikah Veronica sudah berulah, dia sudah mulai berhubungan dengan pria lain menginjak di 2 tahun pernikahan kami."
Eka sangat yakin kalau Richard memang tidak mungkin mengada-ada Richard menuduh Veronica berselingkuh karena memang pasti sudah mempunyai bukti-bukti tidak asal menuduh tanpa alasan yang jelas dan tidak asal memberikan tuduhan yang tak berdasar.
"Jadi kesimpulannya pa aku sedang menunggu Veronica memproses berkas perceraiannya karena pengacara sudah menunggu sudah dari 2 minggu yang lalu, bukti-bukti juga sudah aku kumpulkan semuanya tinggal Veronica yang harus segera membereskan semuanya."
Eka mengusap wajahnya kasar lalu menengadahkan kepalanya ke atas betapa syok dan kagetnya setelah dia memuja-muja menantu kesayangannya itu dengan temannya yang ternyata sekarang harus menggugat cerai anaknya karena kedapatan berselingkuh dari menantu hebatnya itu.
"Maafkan aku pah karena mungkin aku tidak berani untuk berbicara dengan papa sebelumnya karena kesalahan ada pada Veronica dan aku tidak mungkin untuk tiba-tiba memberitahu papa tentang hal yang sudah Veronica lakukan selama ini. dan untuk keinginan papah agar kita segera memiliki anak mungkin bisa tetap dilakukan oleh Veronica tetapi bukan dengan aku melainkan dengan pasangannya yang lain tentunya."
"Ya ya aku mengerti posisimu Richard baiklah kalau begitu tidak ada yang bisa kulakukan lagi untuk menahanmu toh semua ini gara-gara tingkah Veronica yang sudah keterlaluan yang sudah melewati batas dan sudah memperlakukan mempermalukan kehormatan keluarga. Lalu bagaimana dengan Miranda menyikapi hal ini Richard apakah mamamu sudah tahu tentang hal ini?"
"Sudah pah mama sudah lama mengetahuinya dari Bram jadi mungkin beliau sekarang sudah lebih siap menerima perpisahan kami."
"baiklah Richard aku rasa sudah cukup sampai di sini keteranganmu sudah sangat jelas bahwa yang bersalah di sini adalah Veronica pergilah jaga kesehatan dan jaga diri baik-baik Richard semoga kamu cepat menemukan cinta baru yang bisa membuatmu bahagia kedepannya."
"Terima kasih banyak Pak aku permisi dulu semoga papa juga selalu diberikan kesehatan dan juga mungkin mama baru?"
"A h kamu bisa aja, oke sampai ketemu lagi, aku akan buat perhitungan dengan Veronica, anak itu perlu diberi pelajaran!"
Kedua pria berbeda generasi itu pun saling berpelukan dan saling menepuk bahu masing-masing untuk menenangkan diri masing-masing betapa mertua Richard sangat berbesar hati mengetahui kalau anaknya ternyata adalah biang perceraian yang sangat membuat dirinya terkejut setengah mati.
Mempunyai menantu seperti Richard yang juga berasal dari keluarga konglomerat yang terhormat merupakan kebanggaan yang luar biasa hingga di mana-mana media selalu mengikutinya dan memantau setiap perkembangan yang terjadi di dalam perusahaannya mengingat adanya kesalahan sedikitpun maka akan berdampak pada nama baik dan kehormatan kedua keluarga.
Apa mau dikata nasi sudah menjadi bubur ternyata bahwa anaknya lah yang membuat hubungan keduanya sampai berakhir dengan perceraian. Kesetiaan adalah salah satu kunci dari berhasilnya suatu hubungan maka dari itu apabila ada rasa cinta sebaiknya kita sebagai pasangan diharapkan ikhlas dan bersabar untuk menunggu pasangan kita juga memiliki perasaan yang sama.
Penghianatan yang terjadi akibat adanya orang ketiga itulah yang sangat marak terjadi belakangan ini bahwa perselingkuhan adalah salah satu solusi dari penyelesaian hubungan suami istri yang tidak akan pernah berhasil, bahwa tidak adanya rasa cinta di dalamnya yang menjadi penyebab utama.
✨
✨
✨
Appartment Vanya
Richard yang malam itu berjanji mendatangi sugar babynya akhirnya di tepati juga.
Jam menunjukkan pukul 11 malam sepertinya gadis kecil itu sudah terlelap dengan kekecewaan yang sudah tidak terbendung lagi.
Ternyata sang pemilik appartment sedang mandi. Gemericik air sampai terdengar dari luar yang sepertinya tidak di matikan. Richard pun memutuskan untuk merebahkan tubuhnya terlebih dahulu di atas tempat tidur Vanya. Sampai tak terasa waktu menunjukkan pukul 12 malam tapi padis cantik itu masih saja betah berada di dalam kamar mandinya.
Lalu Richard pun mencoba membuka kamar mandi itu yang ternyata tidak dikunci. Apa yang terjadi sebenernya di dalam sana. Richard berjalan masuk lalu melihat gadis itu sudah pingsan di dalam bak mandi dengan memegang test pack.
"Vanya sayang bangunlah Vanya Vanya."
...DEG...
To be continued