YOUR SECRET SUGAR BABY

YOUR SECRET SUGAR BABY
Kesalahan



Call ended..


"Hei sayang jangan marah dong, heii Vero, oh god kenapa aku bisa jatuh cinta pada wanita yang culas dan bengis seperti dia, yang suka memutar-mutar hati dan jiwaku."










Penthouse Richard


Vanya yang akhirnya berlari terbirit-birit karena takut Rich akan berbuat yang enak-enak di dalam mobil. Kelakuan Richard yang tiba-tiba menggerayanginya membuat Vanya gelisah (gelii geli ba sah).


"Hey jangan lari-lari nanti jatuh."


"Dad jangan nakal maka aku akan berhenti."


"Ya aku kan sudah jinak padamu baby."


"Iya janji nggak akan nakal malam ini baby mau bobok cantik dad."


"Iya sayang i promise gak akan ganggu baby."


"I love you dad," ucapan Vanya yang tiba-tiba membuat Rich terkejut dan membelalakkan matanya karena gadis cantik itu membuat detak jantungnya berdetak keras sekali.


"Benarkah? kamu sudah mencintaiku Vanya?"


"Yes dad I love you so much."


New message just now


Fajar


Boss bahaya boss, ada wartawan di kantor yang menanyakan hal yang terkait dengan kedekatan boss dengan seorang mahasiswi cantik, mereka mendapatkan laporan dari narasumber yang bisa memberikan bukti-bukti akurat terkait hal itu. Bagaimana boss rencana boss selanjutnya saya siap memback upnya boss, saya siap menunggu perintah dari boss?


Me


Iya tolong kamu handel dan bilang bahwa semuanya tidak benar. Aku akan mencoba untuk menjaga jarak dengan Vanya sampai sidang perceraianku di gelar walau berat tapi aku tidak mau nama gadis itu jelek karenaku.


Mengapa wajah daddy berubah dingin seperti itu? apa karena ungkapan perasaanku yang sedetik lalu kuucapkan padanya. ya tuhan apa dia akan memutuskanku sekarang, tapi aku harus bisa menerimanya aku tidak mau memaksakan perasaannya padaku jika rasa sukanya padaku ternyata hanya rasa kasihan saja, pasti dia masih sangat mencintai istrinya hingga raut wajahnya tiba-tiba berubah.


Batin Vanya bergejolak tak karuan.


Setelah 10 menit berjalan sampailah kedua pasang manusia yang sedang mengalami kersahan dalam hati masing masing.


Pintu Penthouse pun terbuka setelah Rich memasukkan passwordnya.


"Vanya tunggulah di kamar kamu, ada hal penting yang akan aku sampaikan, mandi dan bersihkanlah dirimu dulu ya?"


"Dad apakah daddy benci padaku?wajah daddy seketika berubah setelah aku mengungkapkan rasa cintaku pada daddy."


"Hmm nanti kita bahas dikamarmu okay."


Richard berbicara sambil tidak melihat wajah Vanya sama sekali, Richard sebenarnya tidak tega jika membayangkan bagaimana reaksi Vanya nanti saat Rich akan memutuskan untuk menjaga jarak dengannya demi keamanan Vanya. Rich harus puas melihat Vanya dari kejauhan jika ingin membuat gadis itu aman untuk sementara waktu.


1 jam kemudian setelah mandi dan berganti pakaian santai Rich datang kemar Vanya saat Vanya sedang mengeringkan rambutnya setelah keramas.


"Biarkan aku membantumu," ucap Rich dingin.


Apa daddy sudah memikirkan dengan matang dan akhirnya ingin memutuskanku sekarang juga? kok perasaanku nggak enak kenapa daddy nggak membalas ungkapan perasaanku ya? apa terjadi sesuatu ? apakah aku terlalu berlebihan hingga sepertinya daddy keliahatan terpukul akan ungkapan perasaanku yang sebenarnya.


"Hmm sudah kering dad, katakanlah sekarang jangan buat baby penasaran dad, apa yang ingin daddy katakan padaku sebenarnya apa daddy ingin kita berpisah? apa daddy ingin putus denganku? aku harus menerima kalo tenyata perasaan cintaku pada daddy bertepuk sebelah tangan."


"Vanya, tidak, aku juga mencintaimu sangat mencintaimu, tapi wartawan sudah mencium kedekatan kita aku nggak mau keamanan kamu jadi taruhannya." Ucap Rich sambil memejamkan matanya dan mencium pucuk kepala Vanya dengan memejamkan matanya karena tidak kuat menahan kesedihan bahwa begitu berat jika harus berpisah dengan gadis cantik itu sekarang juga.


"Dad aku akan menurut apa kata daddy agar daddy juga gak sesedih ini."


"Vanya maaf tapi bisakah kita berpisah untuk sementara waktu sampai sidang perceraianku di gelar, sampai saat itu sebaiknya kita menjaga jarak, karena keamanan kamu yang lebih utama sayang, kemarilah, please jangan marah dan jangan kecewa kita harus menjaga jarak untuk sementara waktu, kamu bisa kan menungguku dengan saabr selama itu?"


"Iya dad baby akan menunggu daddy selamanya, jangan pernah tinggalin baby, semoga daddy bisa cepat kembali ke pelukan baby.


Kemudian Rich pun mendekati wajah cantik gadis itu lalu menci um mesra bi bir mungil Vanya lama sekali. Sambil bertu kar sa liva, Rich terbayang lagi saat pertama kali bertemu dengan Vanya Rich yang kisah rumah tangganya bagaikan roller coaster itu pun berhasil terobati melalui gadis itu. Entah pelampiasan ataukah Rich sudah merasakan jatuh cinta sejak pertama kali berjumpa yang jelas gadis ini merupakan di hidupnya.


Lalu


Ting tong ting tong


"Sayang Vanya pak Bagus sudah menjemputmu yuk aku antar ke depan," usir Rich pada Vanya secara halus tapi terdengar sangat menyakitkan.


"Hiks daddy jahat, mengapa harus secepat itu dad, hiks, aku benci daddy." jerit Vanya histeris Vnya tidak tahu bahwa Rich akan memintanya berpisah secepat ini, sebenarnya apa dosa Vanya hingga harus malam ini juga mereka harus dipisahkan padahal besok pagi dalam bayangan Vanya, Vanya masih ingin makan sarapan bersama dengan Rich di Penthousenya untuk terakhir kali.


Kesedihan yang dirasa Vanya saat ini agaknya membuat Rich tetap ingin berpisah dengan Vanya malam ini juga. Karena Rich tau bagaimana gigihnya usaha wartawan untuk mencari informasi sedetail mungkin tentang siapa gadis cantik yang sudah mengusik kehidupan rumah tangga pengusaha muda nan sukses Richard Thompson.


Tidak ada yang bisa Rich lakukan untuk menahan kepergian Vanya malam ini juga. Rich sengaja tidak memberitahu Vanya agar bersiap-siap terlebih dahulu. Vanya mengira kalo Rich menginginkan mereka bersama untuk yang terakhir kalinya malam ini. Malam ini inginnya Vanya menghabiskan malam bersama seran jang dengan sugar daddy tampannya itu


Namun kedatangan pak Bagus untuk menjemputnya membuyarkan keinginan Vanya seketika. Sedih dan terpukul


lah yang dirasa Vanya sekarang


"Selamat tinggal dad, semoga daddy selalu sehat dan bahagia, aku nggak akan ganggu daddy lagi aku berjanji pada diriku sendiri." tulisan Vanya di atas secarik kertas yang Vanya letakkan di meja samping tempat tdur king size di Penthouse milik Rich itu










"Sudah siap non?"


"Sudah pak,, Hiks..hiks.. daddy jahat pak, daddy jahat, aku benci daddy." Tak terasa air mata berlinang membasahi pipi mulus Vanya meratapi kisah percintaannya dengan Rich yang harus melalui sekian banyak kelokan-kelokan tajam.


To be continued


zeyenknya ippiiee jangan lupa untuk vote mingguan karena sudah siap jam 11 malam ini, yuk vote like dan komen yang banyak mmuah