YOUR SECRET SUGAR BABY

YOUR SECRET SUGAR BABY
Gue Hamil?



...Flashback On...


🏬 Thompson Corp


"Vanya Lo ga apa apa, muka Lo pucat banget Nya."


"Hmmm nggak tau Man, perut gue mual kepala gue pusing, pengen muntah terus dari tadi."


"Fer, ambilin minyak kayu putih gih? cepetan!"


"Nya Lo nggak apa-apa, gue khawatir Lo tar pingsan lebih baik ijin pulang."


Vanya pun mengangguk tanda setuju. Norman mengijinkan sakitnya Vanya pada Radian dan pak Bagus dengan sigap menjemput majikannya itu ke ruangannya untuk membawakan tas tangannya. Vanya sengaja tidak memberitahu Rich akan hal ini karena Vanya tidak mau mengganggu waktu kerja sugar Daddy nya itu.


Sejak pagi Vanya sudah merasa mual dan mata berkunang-kunang tapi suhu badannya normal. Apa sebenarnya yang sedang terjadi padanya Vanya pun bingung seingatnya dia tidak memakan makanan yang pedas hingga maghnya kambuh.


🚘


🚘


🚘


🌁 Appartment Vanya


Setelah sampai di Appartment mewah itu Vanya pun merebahkan tubuhnya dan menelpon Clara karena Clara yang juga intens berhubungan in tim dengan pasangannya siapa tahu dia lebih paham dengan kondisi Vanya saat ini.


...Outgoing Call...


Clara


"Ya Nya apa kabar Lo?"


"Cla gue mual muntah terus kepala gue pusing berkunang-kunang."


"Ya tuhan datang bulan Lo gimana? telat nggak?"


"Iya telat udah 1 mingguan sih."


"Wooww selamat badan Lo capek semua nggak dan pa yu da ra Lo sakit nggak? pokoknya gejalanya seperti orang datang bulan gitu deh."


"Heem iya sakit, gue lemes banget, belakang kepala gue nyeri jadi mual terus."


"Ya udah Lo diem aja di tempat tidur lo, gue beliin test pack ya? ini kan jam 4 sore..okay."


"Ya Cla thanks."


Call ended..


30 menit kemudian


Ting tong ting tong


...New Message Just Now...


Vanya


gue nggak kuat bangun


passwordnya : 0606xxxx


Me


okay


...Cekk..klek...


"Wow ini appartment apa istana."


Clara pun naik ke lantai 2 untuk melihat keadaan teman seperjuangannya itu.


"Nya, Hmmm ini gue bawain Lo roti buah yang asem-asem Ama bubur."


"Hmmm thanks Cla, Lo bawa test packnya?"


"Iya gue bawa, eits tapi ntar ngeceknya kalo Lo bangun tidur di pagi shubuh di saat Lo Pi pis pertama kali, jadi hasilnya akurat, ini gue beliin 5 test pack biar Lo labih yakin."


"Elo udah siap punya bayi Nya?"


"Yah mau gimana lagi se dikasihnya sih," Vanya langsung tersenyum mendapatkan pertanyaan seperti itu dari Clara.


"Nya gue iri Ama Lo, sugar Daddy Lo sepertinya sayang banget Ama Lo, masih muda ya Nya sorry kalo gue banyak nanya."


"Umurnya 35 Cla dia pernikahannya udah bermasalah gitu deh pokonya."


"Wow umur 35 udah sekaya ini Nya? amazing ya itu mah bukan sugar Daddy kalo gue bilang mah, pacar secara masih muda, Lo bandingin Ama sugar Daddy gue yang usianya udah kepala 5 udah kaya kawin Ama kakek-kakek."


"Enak dong nggak sering ber cinta kan kalian?"


"Yah iya sih, dia gampang capek, tapi yah kalo udah on bisa sampe 5 kali tambah."


"Hahahahha masih greng dong, thanks ya Cla Lo udah menghibur gue, oh iya coba Lo periksa di kulkas gue banyak makanan dan buah-buahan sok ambil Cla, atau mau gue pesenin makanan dari sini?"


"Ahh gue tenang ada elo Cla."


"Udah mendingan lo sekarang tidur tar kalo kebangun baru test okay, jangan lupa pi pis pertama kali setelah terbangun dari tidur."


"Hmm iya Cla aku tidur dulu makasih buburnya enak."


"Selamat tidur."


...Flashback off...


Vanya tertidur pulas sampai jam 10 malam.


"Hmmm Cla Cla.. hmm rupanya dia udah balik."


New Message Just Now


Clara


Nya gue pulang dulu syukurlah Lo tidurnya pules banget, gue takut tar sugar Daddy Lo Dateng dan maki-maki gue disana. Aku harap apa pun hasilnya pasti itu yang terbaik buat Lo.


Me


Cla gue baru bangun nih terus apa yang harus gue lakuin?


Clara


Ya Lo tarus Pi pis Lo di gelas plastik terus taruh aja tu ke lima test pack ke dalamnya terus 5 menit lihat hasilnya


Me


Yah okay aku deg degan


Clara


Lo baik-baik aja kan Nya?


Me


Hmm iya gue baik-baik aja Cla


Clara


Lo yakin sugar daddy Lo bakal bereaksi positif akan kehamilan Lo nanti? kalo emang Lo hamil?


Me


Hmm gue nggak tau Cla gue nggak mau banyak mikir negatif takut nanti ada apa-apa Ama calon bayi gue


Clara


Kalo emang Lo nggak yakin gue bisa antar Lo ke ahlinya buat yahh gitu deh


Me


No no Cla nggak, nggak ada sedikit pun niat gue buat ngebunuh calon jabang bayi gue, gue akan hidupin bayi gue sendiri dengan atau tanpa Daddynya.


Clara


Gue doain yang terbaik buat Lo Nya, ya udah selamat me nge test ya Nya kalo Lo butuh gue telpon aja.


Me


okay thanks Cla youre the best.


"Hmm Clara ini emang temen yang baik." gumam Vanya pelan.


Kemudian Vanya pun masuk ke dalam kamar mandinya untuk Pi pis dan memasukkan test pack itu ke dalam sebuah gelas plastik sekali pakai dan memeriksa nya. Setelah 5 menit testpack pun menunjukan 2 garis, selanjutnya kelima test pack itu Vanya letakkan ke dalam gelas plastik itu dan semuanya bergaris dua.


"Hmmm ada kamu di rahim mami nak, Trimakasih udah datang di hidup mami, jadi mami nggak sendiri lagi, mami nggak kesepian lagi." tak terasa air matanya menetes membasahi pipi mulusnya akankah bayinya nanti bisa hidup bahagia bersamanya. Vanya yang tidak mau memberi tahukan berita gembira ini kepada sugar Daddy nya lewat telepon Vanya ingin memberi tahunya saat Richard datang saja.


Berjuta pikiran buruk datang menghampirinya bagaimana kalo Richard tidak mau menerima kehamilannya, Bagaimana kalo keluarga Richard juga menentang hubungan mereka. Lalu bagaimana kuliahnya, bagaimana masa depannya nanti jika Richard tidak mau bertanggung jawab.


Vanya akhirnya membuang sejenak pikiran-pikiran buruk tadi dan berendam sejenak agar otot-otot tubuhnya yang tadinya tegang bisa relaks kembali. tak terasa Banyak pun tertidur sampai suara seseorang yang sangat dia rindukan muncul dan membangunkannya di dalam bath up itu.


"Vanya sayang bangunlah Vanya Vanya." Richard membangunkan gadis cantik itu sampai terbangun.


"Dad ah jam berapa ini?"


"Ini jam 12 Vanya apa yang sudah terjadi Hmmm, Ayoo aku bantuin keringkan tubuhmu." Melihat penampakan mulus dan polos itu seketika sesuatu yang terbungkus rapi di bawah sana terbangun seketika.


...GLEG...


Richard menelan ludahnya kasar. Lalu melihat di sandaran kepala Vanya tadi ada lima test pack yang tergeletak. Richard pun meraih ke lima test pack itu dan dilihatnya kelimanya menunjukkan garis dua.


"Vanya kamu hamil?"


...DEG...


To be continued..