
"Jadi kamu jala ng kecil pengganggu rumah tangga orang!"
"Maaf Tante tapi anda siapa ya, mengapa Tante bersembunyi disini?"
"Hahaha kamu lucu sekali aku Veronica aku istri sah dari Richard Thompson, sekarang aku tahu mengapa dia sangat menyayangimu, kamu tahu mengapa aku sekarang di sini bersamamu?"
...DEG...
"Maaf Tante tapi kalau Tante ingin saya meninggalkan Daddy saya tidak bisa Tante saya mencintainya, saya mencintai Daddy dengan tulus."
"Tinggalkan suamiku, enak saja kamu dasar pelakor."
"Oke saya memang pelakor saya akui itu! tapi kita sama tante, kita tidak ada beda tante juga pelakor suka mengganggu suami-suami orang, bukan hanya suami orang, tetapi suami-suami orang. Saya tahu semua kebusukan tante jadi jangan suruh saya meninggalkan Richard karena saya mencintainya tidak seperti tante seharusnya tante bersabar menemaninya mendampinginya di saat dia sakit sampai dia sembuh bukan malah selingkuh sana sini maaf tante bukan Richard yang memberitahu saya tentang hal ini tapi saya mendengarnya sendiri dari orang lain, tante tidak berhak mencampuri urusan kami mengerti tante,
permisi!"
...BLAM...
Suara pintu mobil Veronica yang dibanting keras oleh Vanya.
"Breng sek sialan aku bisa dikalahin sama anak bau kencur kecil-kecil sudah jadi ja lang kamu!"
teriak Veronica melalui jendela dengan menurunkan power window mobil itu.
Arrggghhh..
Vero mengumpat sedemikian rupa saking marahnya melihat tingkah laku Gadis itu yang berani-beraninya melawannya.
"Kita akan kemana lagi Nyonya kita langsung saja pergi atau tunggu saja lagi di sini?" tanya Pak sopir kepada Veronica.
"Kita tunggu saja dulu di sini sambil melihat situasi dan kondisi toh Richard tidak tahu aku mempunyai mobil ini ini kan mobil kantornya papa dia tidak akan tahu selama kita tidak menarik perhatian.
"Baik nyonya."
*****
"Vanya tunggu!" Dengan kemarahan sampai di ubun-ubun Vanya berjalan setengah berlari untuk memakan makanan yang sudah disiapkan Richard di ruang makan direksi lantai 7. namun tiba-tiba seorang pria memanggilnya, hanya pun berbalik badan dan menjawab panggilan itu.
"Pak Thomas, hai."
...Duh Bagaimana ini Richard nggak ada di kantor sih, orang ini datang pasti akan mengajakku pergi Aduh gue takut nih gimana caranya nolaknya ya....
"Vanya susah sekali menemukanmu Vanya waktu itu aku mengikutimu ke salah satu apartemen di yang jaraknya sekitar 20 km dari sini tapi kemudian ada seorang gadis yang memberiku alamat yah aku kira itu kamu yang memberikannya jadi ya langsung saja aku cari itu alamat dan sayangnya alamat itu adalah alamat laundry Oh God aku baru sadar kalo aku sudah ditipu."
"Oh ya? saya nggak tinggal di apartemen Pak saya tinggal di rumah, Pak Thomas sedang mencari Pak Richard ya? apa sudah ditelepon? karena setahu saya CEO dan wakilnya serta asistennya tidak ada di tempat, Mereka sedang meeting di luar."
"No Vanya tidak sayang Aku tidak mencari Richard atau yang lainnya aku mencarimu Aku ingin mengajakmu makan siang bersama, yuk." Thomas menarik tangannya membawanya ke dalam mobilnya lalu melajukan mobilnya itu ke salah satu mall di dekat kantor Richard.
"Tapi Pak saya kan masih banyak kerjaan nanti atasan saya mencari saya Pak."
"Please Vanya 1 kali saja Aku janji tidak akan macam-macam aku janji tidak akan menahanmu lebih lama lagi setelah jam makan siang selesai kita kembali ke perusahaan Richard dan kamu bisa bekerja seperti biasa aku janji atasanmu tidak akan memarahimu kalaupun ia aku akan bertanggung jawab aku akan menghadap ke atasanmu itu."
"Janji nggak akan lama ya pak?" tanya Vanya lagi dengan kegelisahan yang sudah memuncak.
****"
"Ternyata gadis kecil ini mau coba-coba dengan para pria kaya seperti Thomas menarik sekali Thomas hahaha dia juga suka rupanya pada gadis itu. Aku tidak habis pikir kenapa pria-pria ini dibikin buta dengan gadis muda itu. Apa sih menariknya dia? dia tidak seksi memang sih dadanya besar tapi kan pakaiannya sopan apa menariknya gadis ingusan seperti itu dikejar-kejar.
Dasar pelakor kecil sia lan! sekarang aku tahu rahasiamu pelakor kecil Oke aku abadikan dulu akan ku tunjukkan foto ini kepada Richard lihat saja! mau main-main denganku Kamu gadis kecil. Kita pergi dari sini sekarang juga!" perintah Veronica kepada sopirnya untuk segera menyingkir dari halaman kantor Richard sebelum Richard mencurigai gerak-geriknya.
🚘
🚘
🚘
"Hmm kita mau makan di mana ya pak?"
"Di dekat sini ada mall kita makan di situ aja ya pilihlah kamu mau masakan jepang masakan Itali masakan Indonesia atau Chinese food terserah kamu."
"Boleh makanan Jepang aja ya Pak karena saya tidak mau terlalu kenyang."
"Baiklah apapun untuk tuan putri," suasana hati Thomas saat itu sangat senang sekali karena setelah tidak berhasil menemui Vanya tempo hari sekarang terbayarlah sudah apa yang dia inginkan pun tercapai pelan-pelan dia akan mendekati Vanya dan akan berusaha membuat Vanya jatuh cinta kepadanya.
30 menit kemudian sampailah mereka di Mall xxx tempat tujuan Thomas dari awal.
"Tuan Putri dipersilahkan turun," dengan sangat antusias Thomas keluar dari pintu sopir kemudian memutar lalu membuka pintu penumpang untuk membukakan pintu gadis cantik itu.
Begitu besarnya Mall xxx itu hingga keduanya berjalan menuju ke restoran Jepang memakan waktu sampai 30 menit. outfit Vanya kali ini adalah kemeja putih serta dress hitam di bawah lutut yang sopan dan membuatnya menjadi semakin menarik dilihat. Dengan rambutnya yang diikat ke bawah membuatnya semakin mempesona.
Thomas pun sesekali melihatnya dan tidak berkedip. Betapa Thomas sangat menyukai gadis cantik itu sejak pertama kali bertemu.
setelah mereka berdua sampai di resto makanan Jepang kemudian duduk lalu Vanya pun mulai memesan makanan Jepang kesukaannya itu dan diikuti oleh Thomas.
Setelah 30 menit kemudian makanan yang diorder pun siap disantap oleh mereka berdua Vanya sesekali tersenyum dan berbicara dengan Thomas namun tetap mengetahui batasnya . Karena Vanya takut nanti Richard akan salah paham kepadanya.
Tak terasa seseorang yang mencintai Vanya melihatnya dari kejauhan. Siapa lagi kalau bukan sugar daddy tampannya.
"Bos bukankah itu Nona Vanya dan Pak Thomas Bos, sepertinya Bos tidak bisa jauh-jauh dari nona Vanya bos sekali Bos menjauh ada saja penggodanya boss." ucapan Fajar itu sedikit membuat sakit hati Richard mengapa Vanya mau diajak oleh Thomas Di saat dia tidak ada di tempat apa sebenarnya maksud Vanya apa dia sengaja ingin menduakan hati Richard dengan Thomas sengaja ingin membuat rekan bisnisnya itu bertengkar dengannya dan membatalkan proyek besarnya bersama.
Outgoing Call
Vanya
"Halo dad?"
"Kamu sedang ada di mana?" tanya Richard dengan kemarahan yang sudah berada di ubun-ubun.
"Baby baby sedang di kantor dad."
DEG
To be continued