Vertical Garden

Vertical Garden
Dinner



Airin seharian menemani suaminya sampai jam kantor berakhir, mereka mau sekalian dinner.


" sayang mau makan dimana?" tanya Bara


" kalau pecel ayam yang didekat lapangan mau ga?" jawab Airin


Airin sudah membayangkan makan pecel ayam dan lele dengan tambahan tempe, tahu, lalapan ga ketinggalan sambel terasi yang super pedas (eemmm yummy😋).


" ya udah disana aja" jawab Bara


Mereka pun sampai warung makan yang dimaksud, Airin langsung memesan menu yang ada disana.


Setelah selesai mereka langsung pulang, karena dari tadi Aira menelpon terus.


"ada yang mau dibeli ga" tanya Bara


"ga ada mas, langsung pulang aja" jawab Airin


Mobil yang dikendarai Bara akhirnya sampai juga, Airin langsyng turun dari mobilnya disusul sang suami, ketika masuk rumah Airin melihat Aira sedang menuruni tangga.


"assalamu'alaikum de" ucap Airin


" wa'alaikum salam" jawab Aira


" dah makan belum?" tanya Bara


" belum" jawabnya singkat


" lho kok belum, emang ibu ga bilang kalau tadi makan diluar?" tanya Bara lagi


" udah bilang, cuma Aira lagi malas makan" jawab Aira


" udah sana makan dulu, ntar sakit lagi" seru Bara sambil mengusap kepala Aira lalu dia pergi ke kamarnya menyusul sang istri yang sedari tadi dah ke kamar.


Airin merasa badannya sudah lengket karena sepulang dari Rumah sakit langsung menemani suaminya sampai pulang kantor.


ceklek


Suara pintu kamar mandi terbuka, lalu keluarlah Airin memakai kimono dan menggulung rambutnya yang basah dengan handuk


" segarr banget yang habis mandi" ucap Bara sambil tersenyum dan mendekati Airin.


" eh..eh..mau ngapain mas, jangan dekat- dekat, aku punya wudlu" ucap Airin


" dasar ya, cepetan ya mandinya, kita solat berjamaah" ucap Airin tidak mendengar jawaban dari Bara karena sudah masuk kamar mandi


Bara dan Airin pun berdo'a dengan khusu setelah solat berjamah, Airin mencium punggung tangan suaminya lalu Bara mencium kening istrinya.


" sayang coba kamu liat Aira, tadi dia malas makan katanya. kalau telat makan takutnya sakit ntar" seru Bara


" iya mas, aku keluar dulu. mas mau dibawain kopi ga?" tanya Airin


" ga usah, mas langsung tidur aja" jawab Bara.Airin pun keluar dari kamarnya untuk menemui Aira


Airin yang melihat Aira makan pun hatinya jadi lega, dia berjalan mendekati anaknya dan mencium pucuk kepala Aira.


" kenapa baru makan, kan dah dibilang kalau ibu dan papa makan diluar jadi kamu ga usah nunggu" ucap Airin


" iya bu, Aira cuma lagi malas aja kok" ucap Aira


Aira segera menyelesaikan makannya, lalu dia pamit untuk pergi ke kamarnya.


Airin membuat susu coklat hangat untuk dibawa ke kamarnya.saat sampai kamarnya Airin melihat suaminya belum tidur.


" kirain dah tidur mas, hadap sana biar dipijitin" ucap Airin sambil mendekati Bara


Airin pun mulai memijit suaminya, Bara sangat menikmati pijitan istrinya itu sampai dia pun tertidur.


...****************...


Sementara ditempat lain yaitu kediaman bunda dan ayah Bara, kedatangan kerabat dari bunda, dia adalah sepupu jauh dari Bara yang bernama Bella.


Bella datang tidak sendiri, dia ditemani oleh sahabatnya yang bernama Lili. Lili yang diajak Bella untuk berkunjung ke rumah tantenya pun langsung mengiyakan, karena dia tau itu adalah rumah Bara, lelaki yang membuat dia jatuh hati pada pandangan pertama.


" siang tante, masih ingat aku ngga?" tanya Lili kepada bunda meli dengan gaya sok akrabnya.


" aduh maaf tante lupa, udah lama sih ga main kesini" jawab tante sambil tersenyum


" aku Lili, dulu sering main kesini, tapi karena tante dulu sibuk jadi jarang ketemu deh" ucap Lili mencoba mengingatkan bunda Meli


" lu jangan maksa tante Meli, orang ga ingat kok dipaksa sih" ucap Bella yang baru dayang dari dapur sambil mrmbawa minuman dan cemilan yang ada disana


" ish si Bella nih ga peka banget, gue kan mau dekat sama mamanya Bara, biar kelihatan akrab" batin Lili


" oh iya tan, Bara nya kemana, kok jam segini belum kelihatan?" tanya Lili sambil celingak celinguk