Time Travel: Rebirth Of The Daughter Of The Marquess

Time Travel: Rebirth Of The Daughter Of The Marquess
Ch.21 : Teman baru



Follow Ig author: Assyifa_Fafa


FB author : Assyifa Qatrunnada.


"Hai guys, apa kabar? Tanpa basa-basi lagi, mari kita mulai ceritanya! ^^"


"Jangan lupa vote, coment, dan follow aku juga ya..., Vote itu gratis loohh..."


(14-april -2020)


.


.


.


An Xie Tian membuka matanya setelah selesai berkultivasi.


Saat itu sudah sore.


Padahal sore itu tenang dan indah, semilir angin dan kicauan burung yang sedang terbang melewati paviliun teratai air sangat indah, burung-burung itu akan kembali ke sarangnya setelah lelah mencari makan seharian.


Ini adalah waktunya beristirahat bagi sebagian orang, bahkan untuk tokoh antagonis dan protagonis.


Tidak terkecuali si pemeran utama wanita.


Setelah selesai berkultivasi, wajah cantik itu tidak henti-hentinya mengeluarkan ekspresi aneh, dia terlihat sangat gugup.


Walaupun sudah mendapatkan kenaikan tingkat kultivasi hingga level 4 master dan terobosan ketahanan tubuh hingga naik 80%.


Tapi mulut cantiknya tak berhenti bergumam.


"Ugh..,aku sangat gugup. Walaupun tingkat kultivasi ku sudah meningkat, tapi yang kudengar adalah bahwa ketua Zhu sudah berada di tingkat 7 kultivasi. Bahkan dengan kemampuanku saat ini, jika tidak cermat dan cerdik menggunakannya aku bisa saja kalah.


Ketua Zhu juga termasuk dalam tipe Sumonere, dia memiliki purple spider di genggamannya...aku..." Ujar An Xie Tian gelisah dan gelisah.


Tak henti-hentinya dia bergumam sendiri dan berjalan mondar-mandir.


Waktunya hanya tersisa hingga besok malam.


"Aku akan pergi ke hutan kabut monster untuk berburu monster core, inti monster mungkin akan cukup membantu untuk mendapatkan terobosan..." Ujar An Xie Tian lalu langsung berpakaian yang dipakainya untuk menyamar sebagai master Aris.


.


.


.


*Skip


.


.


.


An Xie Tian telah sampai di pinggir hutan kabut monster.


Bagaimanapun tempat ini adalah rumah bagi berbagai macam monster dan hewan spiritual, auranya akan sangat pekat akan Qi.


An Xie Tian menggunakan Qing Gong nya untuk melompat diantara dahan-dahan pohon.


Dia memburu beberapa binatang, 3 diantaranya adalah lightning cat.


Sayangnya dari 3 lightning cat yang didapatkannya, hanya satu yang memiliki monster core.


Dia juga mendapatkan Spirit Rabbit berusia 250 tahun dan mendapatkan inti monster yang cukup besar.


An Xie Tian kembali menggunakan Qing Gong untuk menelusuri hutan kabut monster.


Dengan Indra pendengarannya, An Xie Tian bisa mendengar ada sesuatu dari balik pepohonan yang jauhnya 500 meter di arah depan.


An Xie Tian menggunakan penglihatan mode jarak jauh yang bisa melihat aliran Qi seseorang.


{Note:


(Agak sama seperti Byakugan punya Hinata ^^, seseorang yang pemahaman ilmunya tinggi tentang penguatan tubuh bisa mempertajam inderanya seperti yang dilakukan An Xie Tian)


An Xie Tian lalu melihat ada seekor Lion snow Wings tipe lanjutan yang sedang kesakitan.


(Lion snow Wings adalah Hewan yang bentuknya seperti seekor singa putih dengan sepasang sayap.)


Setelah sampai di tempat hewan itu berada, An Xie Tian melihat keadaan sebelum mendekat.


Setelah merasa cukup aman, An Xie Tian lalu mendekati Lion snow Wings itu dengan hati-hati.


Setelah melihat keadaan Lion snow Wings yang sangat parah, An Xie Tian tidak bisa tidak iba dan mencoba menolongnya.


"Astaga, kau terluka parah..." Ujar An Xie Tian khawatir.


"Hah, manusia?" Ujar Lion snow Wings itu.


' Aku sedang berada dalam kondisi yang tidak baik untuk melawan, mungkin hari ini adalah hari kematian ku...' Ujar Lion snow Wings itu.


"Ooh, dilihat-lihat kau sudah berada di tipe lanjutan dan sudah bisa berbicara bahasa manusia ya..." Ujar An Xie Tian sambil tersenyum.


"Inti monster mu juga pasti besar dan berharga ya..." Ujar An Xie Tian sambil tersenyum licik.


"Ah, apa!" Ujar Lion snow Wings itu terkejut.


' Manusia ini sangat menyeramkan, dia bisa mengatakan hal jahat seperti itu sambil tersenyum manis... padahal wajahnya sangat cantik...' Ujar Lion snow Wings itu mendesah dalam hati.


"Wahai manusia, kau sangat beruntung bertemu denganku dalam kondisi yang lemah dan sekarat ini. Jika kau ingin mengambil inti monster milikku maka ambillah. Tapi kumohon jagalah anakku..." Ujar Lion snow Wings itu nampak pasrah dan putus asa.


Dia memperlihatkan anaknya yang masih kecil, bayi Lion snow Wings itu terlihat seperti seekor kucing berwarna putih dengan sepasang sayap kecil di pundaknya.


"Dia sebenarnya sudah berumur 5 tahun dan berada di tipe dasar menengah, namun aku menutupi levelnya dengan kekuatanku agar dia tidak diganggu oleh predator lain atau oleh pemburu." Ujar Lion snow Wings.


An Xie Tian hanya tersenyum dan mengelus kepala hewan itu dengan lembut.


Tidak ada rasa takut diwajahnya, biarpun hewan didepannya 5 kali lebih besar dari dirinya, bahkan ukuran itu 2 kali lebih besar dari singa pada umumnya.


"Lion snow Wings, kau kira aku akan membunuhmu ya? Hahaha" Ujar An Xie Tian tertawa kecil dan hangat.


"Percayalah, aku tidak bermaksud seperti itu, aku kesini untuk mengobati lukamu. Itu saja" Ujar An Xie Tian lalu mengeluarkan alat pengobatan dari cincin ruang nya.


"Oh?" Ujar Lion snow Wings terkejut.


An Xie Tian mulai mengobati lukanya dengan baik.


Setelah selesai An Xie Tian lalu tersenyum.


"Sudah selesai!" Ujar An Xie Tian senang.


"Te...Terimakasih. Aku berutang budi padamu. Aku tau kau adalah orang yang baik, untuk itu aku akan membantumu mengikat perjanjian darah dengan anakku." Ujar Lion snow Wings itu.


Setelah persiapan selesai, An Xie Tian disuruh melukai ujung jarinya ke tengah simbol sihir yang sudah dibuat ibu Lion snow Wings.


Dia lalu juga melukai tangan anaknya hingga darah An Xie Tian dan anak Lion snow Wings menyatu ditengah simbol sihir.


Setelah itu seberkas cahaya muncul dari tengah simbol yang berarti An Xie Tian dan anak Lion snow Wings telah terikat perjanjian darah.


" Terimakasih wahai manusia, mohon jaga anakku dengan baik. Aku akan berada disini jika suatu hari nanti kau dan anakku membutuhkan bantuan." Ujar Ibu Lion snow Wings.


"Terimakasih Lion snow Wings!" Ujar An Xie Tian.


"Panggil aku Pei, namaku adalah Pei." Ujar ibu Lion snow Wings.


"Baiklah Pei, terimakasih." Ujar An Xie Tian.


"Lalu, siapa nama anakmu ini?" Tanya An Xie Tian lagi.


"Aku belum memberi dia nama, kau saja yang berikan" Ujar Pei.


"Bagaimana kalau Ice Fang? Bulunya yang putih terlihat seperti salju es, dan taringnya yang cukup besar terlihat sangat gagah" Ujar An Xie Tian sambil tersenyum.


"Baiklah, sekarang kau adalah master Ice Fang. Terimakasih." Ujar Pei sambil menundukkan kepalanya.


"Tidak perlu sungkan, lagipula akulah yang harusnya berterimakasih. Biasanya hanya Sumonere tingkat 6 yang bisa membuat perjanjian darah, namun berkat bantuan mu aku bisa membuat perjanjian darah di tingkat 4 kultivasi, sekali lagi terimakasih Pei" Ujar An Xie Tian.


Setelah selesai berpamitan, An Xie Tian membawa Ice Fang bersamanya dan kembali ke An Fu.


.


.


.


*Skip...


.


.


.


An Xie Tian baru sampai dikediamannya pada subuh hari.


Dengan ketahanan mata yang rendah, dia dengan segera tertidur lelap.


.


.


.


*Skip...


.


.


.


Pagi harinya...


(Hari duel)


An Xie Tian sedang duduk di taman paviliun miliknya sambil mengelus-elus seekor kucing putih yang imut. Kucing putih tersebut adalah Ice Fang yang sudah dia beri pil perubah fisik.


Itu banyak membantu menyembunyikan jati diri Ice Fang.


XiaoMei yang dari tadi ikut mengelus Ice Fang mulai bertanya.


"Nona, darimana anda mendapatkan seekor anak Lion snow Wings ini?"


(Sudah tau bahwa kucing putih itu adalah hewan spiritual)


Tanya XiaoMei.


"Ibunya yang memberikannya padaku." Ujar An Xie Tian santai.


"Apa!? Bukankah itu cukup susah? Apalagi anda sudah mengikat perjanjian darah dengannya di tingkat 4 kultivasi..." Ujar XiaoMei.


"Kau ini terlalu banyak tanya..." Ujar An Xie Tian.


An Xie Tian lalu menghela nafas dan menceritakan kejadian saat dia bertemu Pei,si ibu Lion snow Wings dan anaknya,Ice Fang.


XiaoMei yang mendengar cerita itu semakin kagum dengan tuannya.


Jika sebelumnya Nonanya sangat lemah dan payah, kini dia bahkan bisa menaklukkan hati seekor Lion snow Wings yang terkenal dingin.


Walaupun An Xie Tian memiliki sifat dingin yang sama seperti Ice Fang, tapi apakah An Xie Tian akan cocok dengan hewan spiritual dengan elemen inti Es ini?


An Xie Tian yang paham betul apa yang sedang dipikirkan pelayannya lalu membuka mulut.


"Tak perlu khawatir, inti Elemen milik Ice Fang cocok- cocok saja denganku, jadi kau tidak perlu khawatir." An Xie Tian paham kenapa pelayannya khawatir.


Karena jika elemen inti Sumonere dengan hewan spiritual miliknya tidak cocok maka akan merugikan bagi keduanya bahkan membahayakan nyawa masing-masing.


"Em, baiklah nona. Nubi mengerti..." Ujar XiaoMei semangat.


' Apakah elemen inti milik nona adalah Es?'


An Xie Tian hanya mengelus Ice Fang sambil tersenyum.


"Kau tidak perlu terlalu takut dan kaku padaku, Ice Fang. Menurutku, kau bukan peliharaan, tapi teman baruku." Ujar An Xie Tian tersenyum.


.


.


.


"Nantikan dengan sabar Chapter selanjutnya ya...


Sekali lagi, jangan lupa untuk like, coment dan follow aku juga ya...^^"


"Untuk kesamaan nama,tempat dan beberapa alur cerita saya ucapkan maaf sebesar-besarnya^^"


.


.


.


Tbc...