
Saat pagi menjelang siang, Julian terbangun dari tidurnya.
"Ugh… Kepalaku pusing" gumam Julian.
[Selamat pagi menjelang siang, Master!]
Julian menatap datar layar transparan di depan wajahnya itu yang muncul tiba-tiba.
"Hmm, selamat pagi Sena" ucap Julian dengan suara serak khas orang bangun tidur.
[Ini hampir siang, Master]
"Jam berapa?"
[Pukul 10 lewat 13 menit dan 41 detik ^_^]
"Oh" Julian bukannya bangun, malah lanjut tidur.
>"Master! Bangun!"<
Suara Sena yang sudah lama dia tidak dengar saat ini terdengar menggelegar di telinganya.
"Berisik…"
>"Master bangunlah, ada misi sekarang, dan itu sudah ada dari pukul lima pagi, dan harus selesai pukul sebelas, jika gagal semua kekuatan yang Master miliki akan hilang dan Master akan di sambar petir sebanyak seratus kali"<
Kata-kata yang diucapkan Sena berhasil membuat Julian terbangun karena terkejut, bukan karena dia akan kehilangan kekuatan, tapi ketika mendengar dia akan di sambar oleh petir sebanyak 100 kali, tanpa kekuatannya sekarang, Julian akan benar-benar mati jika disambar petir sebanyak itu.
Julian langsung bangkit dan melesat ke kamar mandi, 10 menit kemudian Julian selesai mandi dan berpakaian.
"Sena, apa misinya?"
...≈≈≈≈≈★≈≈≈≈≈...
...~Misi Guardian~...
...Jadikan Naga Purba sebagai Familiar...
...Hadiah : ???...
...Lokasi : Tempat Inti Bumi...
...Batas Waktu : 36 menit...
...Hukuman Gagal : Seluruh kekuatan menghilang dan akan disambar petir sebanyak 100 kali...
...≈≈≈≈≈★≈≈≈≈≈...
Julian menatap datar layar transparan yang menampilkan misi yang harus dia kerjakan.
[Master, Naga Purba itu dulunya adalah pengikut dari Guardian yang sebelumnya, jadi itu tidak akan terlalu susah untuk Anda jika menggunakan wujud Guardian]
Tentu saja itu akan mudah jika Julian menggunakan wujud Guardian miliknya, judul misinya juga Misi Guardian (. ❛ ᴗ ❛.).
Julian hanya menghela napasnya, setelah itu menyuruh Sena untuk menteleport nya ke tempat Inti Bumi sebelumnya berada.
Dalam sekejap Julian sudah berada di sana.
Julian sangat terpukau dengan pemandangan sekitarnya, apalagi terlihat sebuah istana yang mengapung di udara.
"Aku seperti berada di dunia lain" ucap Julian.
[Semua yang ada di sini adalah buatan, seperti langit, awan, matahari, bulan, dan bintang. Sedangkan gunung, rumput, tanah, menara, rumah, pohon semuanya alami dan dibuat oleh sihir]
"Guardian" ucap Julian tiba-tiba.
[Ya, semua yang ada di sini dibuat oleh Guardian terdahulu, dan semuanya menghormati para Guardian]
"Naga itu ada di dalam Istana mengapung itu kan?"
[Ya]
Tanpa pikir panjang, Julian langsung menggunakan Guardian Mode, dan alam disekitarnya menyala terang, dan langit mulai menggelap, itu membuat Julian terkejut.
Cahaya bulan di sana menyorot tubuh Julian, dan Istana mengapung itu mulai bergetar, dan perlahan pintunya terbuka.
Sesosok Naga terlihat keluar dari pintu Istana yang terbuka itu, dan perlahan terbang mendekati Julian.
"Kau adalah New Guardian?" tanya Naga Purba itu.
Suara Naga Purba itu terdengar berat di telinga Julian.
"Ya, ada yang menyuruhku untuk datang ke sini" ucap Julian.
Naga Purba itu menatap tubuh Julian lekat, membuat Julian tidak nyaman.
"Kau memiliki darah Naga dalam tubuhmu, apalagi itu adalah darah True Dragon" ucap Naga Purba itu.
Saat Julian dan Naga itu sedang berbicara, Naga J4l4n9- maksudnya Purple Dragon (sebut saja begitu karena Naga itu berwarna ungu) memberontak ingin keluar dari Dimensional World milik Julian.
"Ya, mungkin karena itu juga aku memiliki sesuatu yang mirip tanduk di kepalaku ini" ucap Julian.
Julian sangat terganggu dengan Purple Dragon, Julian langsung membuat portal disampingnya, menarik ekor Purple Dragon dan melemparnya dengan kuat, sampai membuat Purple Dragon itu menabrak gunung yang tak jauh dari Julian dan Naga Purba berada.
Naga Purba terkejut melihat Julian melempar seekor Naga berwarna ungu itu.
"Leluhur!~" teriak Purple Dragon tiba-tiba, dan langsung menerjang Naga Purba yang ada dihadapan Julian.
[Wow~, aku tidak tau jika Naga J4l4n9 itu adalah keturunan dari Naga Purba yang kuat dan bijaksana]
Julian menatap Purple Dragon sedatar-datarnya, ketika dia terlihat memeluk Naga Purba dengan ekornya yang bergoyang senang, seperti seekor anjing yang senang mengetahui majikannya pulang.
"Kau keturunan ku?" tanya Naga Purba.
"Ya, lihat ini!" ucap Purple Dragon sambil memperlihatkan ekornya yang memiliki tanda bulan sabit berwarna emas.
'Aku baru melihatnya' pikir Julian ketika melihat tanda bulan sabit di ekor Purple Dragon.
"Haha, kau benar-benar keturunanku" ucap Naga Purba senang ketika melihat keturunannya berada di depan matanya.
Julian yang melihat itu hanya mengeluarkan aura gelap karena dia seperti tidak dianggap.
"Maaf Tuan Guardian, jika saya mencampakkan Anda" ucap Naga Purba sambil membungkuk.
"Buat kontrak Familiar denganku" ucap Julian to the point.
"Baiklah, saya akan melakukan seperti yang Anda inginkan" ucap Naga Purba sambil menundukkan kepalanya, Julian langsung menyentuh kepala Naga Purba itu dan sebuah kontrak Familiar langsung terikat.
"Lex Rown Qinzeir, akan melayani New Guardian sampai salah satu diantara kami mati" ucap Naga Purba bernama Lex itu, dan perlahan berubah menjadi bentuk manusia.
...≈≈≈≈≈★≈≈≈≈≈...
...~Misi Completed~...
...Hadiah telah tersimpan di dalam Inventory...
...≈≈≈≈≈★≈≈≈≈≈...
Dihadapan Julian terlihat seorang pria dengan Rambut berwarna putih kebiruan, mata berwarna emas, tanduk kokoh yang berada di atas kepalanya, dan sebuah jubah berwarna biru tua dan putih dengan hiasan tepi berwarna emas, semakin memancarkan aura bijaksana darinya.
"Keturunan ku, kau juga harus membuat kontrak dengannya" ucap Lex.
"Baiklah" ucap Purple Dragon pasrah.
Purple Dragon langsung menundukkan kepalanya, dan Julian langsung melakukan apa yang dia lakukan sebelumnya kepada Lex.
"Naron Rown Qinzeir, akan melayani Anda sampai salah satu diantara kami mati" ucap Purple Dragon, Naron.
Naron juga langsung berubah menjadi wujud manusia miliknya.
Julian mengangguk, Julian dapat merasakan ketika dia melakukan kontrak dengan mereka , kekuatannya meningkat drastis.
"Master, apa Inti Bumi berada di tangan Anda?" tanya Lex dan diangguki oleh Julian.
"Syukurlah, saya kira Inti Bumi hilang dan jatuh ke tangan yang salah" ucap Lex.
Julian langsung mengeluarkan Inti Bumi yang berada di dalam Inventory miliknya.
Inti Bumi itu bercahaya di tangan Julian, Lex tersenyum ketika melihat Inti Bumi itu, sedangkan Naron terkesima dengan cahaya dari Inti Bumi yang ada di tangan Julian.
Naron ingin menyentuh Inti Bumi tapi tangannya langsung dipukul keras oleh Lex.
"Roh Penjaga Inti Bumi tidak menyukai jika Inti Bumi yang dia jaga disentuh oleh wanita" ucap Lex.
'Roh Penjaga?'
[Master tidak tahu jika Inti Bumi itu memiliki Roh Penjaga di dalamnya?]
'Kau tidak pernah memberitahu ku, Sena'
[Hehe, maaf Master, saya lupa memberitahu mu, Roh Penjaga Inti Bumi itu seorang wanita jadi dia lebih suka dekat dengan pria]
Oke, hal ceroboh yang selalu dilakukan Sistemnya itu membuat Julian ingin mengganti sistemnya dengan sistem lain.
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
...________________________...
...Kenapa sih Indosat sama Tri malah ngasih kuota tiktok 10gb kenapa nggak reguler aja biar bener-bener kepake, apalagi thor saat ini gak punya duit buat beli kuota, uang jajan thor aja cuma 20rb seminggu 🗿, ಥ╭╮ಥ...
...Lex Rown Qinzeir...
...Naron Rown Qinzeir...