The Whole World In A Smartphone Card

The Whole World In A Smartphone Card
17



Saat Julian baru saja tertidur, Julian kembali membuka matanya karena bau disekitarnya berbeda dengan pewangi kamar hotel yang dia tempati.


Julian melihat sekitar dan dia saat ini tidak berada di kamar hotel.


"Ini… di mana?" gumam Julian sambil melihat sekeliling.


'Hutan? Kenapa aku bisa ada di hutan'


[Master! Syukurlah Master baik-baik saja!]


"Sena? Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Julian yang kebingungan.


[Saat Master tidur, ada energi aneh yang masuk ke dalam tubuh Master yang membuat tubuh dan jiwa Master terpisah]


"Jadi, kita sekarang berada di mana?"


[Jiwa Master terlempar ke dimensi lain]


"Eh?"


"Hm, jiwa dunia lain"


Julian terkejut dan lari menjauh ketika tiba-tiba mendengar suara dibelakangnya.


Saat Julian melihat sosok yang berbicara tadi, Julian langsung membeku di tempat.



'Na-naga!'


[Master, kau juga seekor naga]


'Aku melupakan itu'


"Bagaimana bisa kau tiba di sini?" tanya naga itu.


"Aku juga tidak tahu, yang aku ingat aku sedang tidur, ketika bangun aku sudah berada di sini" ucap Julian.


"Kau memiliki jiwa yang tidak biasa"


"Eh?"


"Kau akan langsung 'lenyap' di perbatasan penghubung dimensi jika jiwa mu tidak kuat"


"Mungkin karena aku seekor naga?" ucap Julian dengan nada bertanya.


"Naga? Apa kau menggunakan skill perubahan untuk berubah menjadi manusia?"


"Ya"


"Hm, perlihatkan wujud naga mu"


'Sena, bagaimana caraku berubah?'


[Master hanya perlu membayangkan wujud naga Master, dan Master akan langsung berubah]


'Wujud naga-ku? bahkan aku tidak tau bagaimana wujud dari naga-ku!'


[Master hanya perlu membayangkan wujud naga yang Master inginkan]


Julian kemudian mencoba membayangkan wujud naganya.


Perlahan sebuah cahaya mengelilingi Julian, kemudian cahaya itu membesar dan membentuk sebuah wujud.



...(Thor bingung milih bentuk naganya ಥ_ಥ)...


.......


.......


.......


[Perubahan wujud terdeteksi, wujud naga sudah didaftarkan sebagai 'Dragon Transformation']


[1 dari 3 slot transformasi sudah digunakan]


'Sena, apa maksudmu slot transformasi?'


[Master bisa berubah menjadi apa saja jika menggunakan slot transformasi, tapi sekali berubah, tidak bisa diulang atau diganti dengan yang lain, jika Master ingin menambah slot, master harus meningkatkan level Master]


Saat Julian berbicara dengan Sena, tanpa Julian sadari, naga yang tadi berbicara padanya langsung mendekat.


Mata dari naga di dekat Julian saat ini memancarkan sesuatu yang aneh.


[⚠️ PERINGATAN!!! BAHAYA!!!⚠️]


Julian kemudian melirik ke arah naga sebelumnya, naga itu semakin mendekat Julian.


'Sena, apa yang terjadi?!'


[Master, sepertinya dia ingin memiliki anak darimu (●’3)♡(ε`●)]


'Apa-apaan dengan emoticon mu itu!!!' teriak Julian dalam pikirannya.


Julian kemudian mengepakkan sayapnya, dan menjauh dari naga itu.


Tapi naga itu tiba-tiba ada di hadapannya.


[Master, naga yang ada di hadapan Master saat ini adalah naga dengan tipe kecepatan, jadi lebih baik Master menyerah saja]


'Tidak!!!'


Julian meraung, dan suaranya hampir terdengar di seluruh dunia itu.


Julian terus melarikan diri, dan berubah menjadi manusia, tapi tetap saja bisa ditemukan oleh naga itu.


Entah sudah berapa banyak desa dan kota yang sudah mereka hancurkan.


[Master! Berhentilah! Banyak desa dan kota yang hancur, dan tidak sedikit juga yang mati!]


'Sena! Bawa aku pulang!' teriak Julian dalam pikirannya.


[Master, masih membutuhkan waktu 10 menit untuk membuka portal kembali, jadi bertahanlah!]


[Semangat! ᕙ(@°▽°@)ᕗ]


Julian hanya tersenyum kecut melihat sistemnya ini.


Julian sudah pasrah dan berhenti ketika melihat lautan luas di depannya.


'Laut…'


...[Perpindahan di mulai dalam…]...


...[10]...


...…...


...…...


...[8]...


...…...


...[7]...


...…...


...[6]...


...…...


...[5]...


...…...


...[4]...


...…...


...[3]...


...…...


...[2]...


...…...


...[1]...


...…...


Tiba-tiba ada yang menggigit tangan Julian, itu adalah naga yang mengejarnya.


Cahaya menyelimuti Julian dan naga itu, dan mereka menghilang diikuti butiran cahaya yang bertebaran di sisi lautan itu.


Julian terbangun, dan mendapati dirinya masih berada di kamar hotel.


[Master! Naga itu ada di Dimensional World!]


"Hah?!"


[Master! Naga itu mengamuk! Para hewan sudah dipindahkan, tapi Dimensional World bisa hancur jika terus begini! (╥﹏╥)]


"Sena, kirim aku ke Dimensional World"


Sebuah portal hitam tiba-tiba muncul di belakang Julian, dan Julian tersedot masuk ke dalam portal.


Dalam sekejap mata Julian muncul di atas langit, dan terjun bebas menuju tanah.


Julian langsung memunculkan sayap naganya.


Julian sebenarnya terkejut karena tiba-tiba muncul di atas langit dan sedang terjun bebas, bahkan Sena tidak memberitahunya.


Julian langsung melesat terbang mencari keberadaan naga yang sebelumnya terus mengejar Julian.


Julian menukik turun ke bawah, dan terlihat hutan dengan pohon yang sudah tumbang dan hancur.


Terlihat juga sebagian hutan yang terbakar dilalap api sampai menjadi abu.


Saat Julian sedang melihat sekitar, Sesuatu tiba-tiba menghantam punggungnya, dan membuat Julian langsung terjun menghantam tanah dengan keras.


Sesuatu juga tiba-tiba menindih tubuhnya, dan membuat Julian tidak bisa bergerak.


"Be…rat" gumam Julian.


Ya, yang menindih Julian adalah seekor naga.


"Akhirnya aku menemukanmu"


Julian tiba-tiba merinding ketika merasakan aura besar yang dikeluarkan oleh naga itu.


'Berakhir sudah' pikir Julian pasrah.


Level Julian sebenarnya sudah mencapai ribuan, alasannya karena aksi kejar-kejaran sebelumnya antara Julian dan naga itu.


Julian ditandai sebagai dalang dari hancurnya sebagian dunia itu, dan hilangnya nyawa ribuan manusia serta hewan.


Hanya Sena yang mengetahui jika level Julian sudah tinggi, tapi karena sistem sedang memproses pemindahan jiwa Julian untuk kembali, jadi tidak ada notifikasi apapun yang didengar oleh Julian.


'Sena, aku ingin bertanya'


[Tanyakan saja ( ╹▽╹ )]


'Sebelumnya kau mengatakan jika ada sebuah energi aneh yang masuk ke dalam tubuhku, dan membuatku terbawa ke dimensi lain. Tapi, energi apa itu?'


Sebelumnya Julian tidak terlalu memikirkannya karena otaknya tiba-tiba blank ketika berada di dimensi lain, seperti menghadapi ujian sekolah.


[Itu… (٥↼_↼)]


'hm…'


[Sebenarnya ketika sistem mengecek energi itu, energi itu adalah jiwa dari Guardians yang menjaga inti Bumi]


'Tunggu Sena, bisakah kau melakukan sesuatu dulu dengan tubuhku dulu, rasanya aku mulai tidak bisa bernapas'


Sena yang mendengar itu langsung berubah menjadi wujud anak kecilnya.


Kemunculan tiba-tiba Sena membuat naga itu langsung menunduk melihat ke arah Sena.


"Naga jelek, apa yang kau lakukan pada Ayahku! Cepat lepaskan Ayahku! Dasar Naga j@l@ng!"


"Ho~, Semut seperti mu berani mengataiku" Naga itu memandang Sena dengan tatapan merendahkan.


"Kalau begitu, aku tidak akan pernah merestui mu dengan ayahku!" ucap Sena.


naga itu terdiam ketika mendengarnya.


.......


.......


.......


.......


.......


..._______________________________________________...


Maaf dah sebulan lebih gak update, keluarga lagi ada musibah waktu itu, waktu tanggal 5 September Kakek thor meninggal.


Jadi, ya otak langsung gak bisa mikir apa-apa lagi waktu itu (´ . .̫ . `).


Maafkeun author ya, gomen…