
Waktu sudah menunjukkan tengah malam ini waktunya Aku melakukan aksinya, ia ingin pergi ke pusat kota untuk menemukan buku yang ia inginkan, ia tidak bisa meminta para pelayan karena hal itu akan mengundang ke curiga mereka, ia ingin membeli buku sihir hitam, ia ingin mempelajari lebih dalam tetang sihir hitam, karena di sini belajar sihir hitam merupakan sebuah ke jahatan, jadinya ia akan membelinya secara diam - diam di toko buku tua, tempat biasanya ia membeli buku yang ia inginkan.
Aku tidak ingin terlalu rumit dalam perjalanan sehingga ia akan mengunakan sihir telepotasinya , agar mempermudah perjalananan, dan di sinilah ia berada di depan toko buku tua.
" Tok... Tok... Tok... "
" Crek.. " ( Suara pintu terbuka ).
Tampaklah sosok lelaki tua baya, yang tidak terlalu tua, yang kaget akan kedatangan Jean, tapi dengan cepat ia merubah ekspresinya menjadi normal ,lalu tersenyum manis pada Jean.
" Ada apa adik manis, datang ke toko saya malam - malam ?" tanya pemilik toko itu dengan ramah.
" Saya ingin membeli buku " jawab ku menatap mata pemilik toko itu dan juga sebagai isyarat, bahwa ia sangat membutuhkannya.
"Baiklah sepertinya kau sangat membutuhkannya, silahkan masuk " ujar pemilik itu, lalu membukakan pintu dan menyuruhnya masuk kedalam.
Aku masuk kedalam, lalu langsung memilih - milih buku yang ia ingin beli dan juga buku yang ia cari, sampai ke dalam ia tidak menemukan buku yang ia cari, hanya buku yang menurutnya menarik saja.
" Apa ada gudang buku lama di sini? " tanya ku ke pemilik toko.
" Ada, emang buku apa yang ingin anda beli! " tanya penjaga itu balik.
" Itu saya ada, tapi tidak di perbolehkan, karena sangat berbahaya " ujar pemilik toko itu, melihat Jean dengan tatapan aneh dan sedikit curiga.
" Saya menginginkannya, apa bisa saya membelinya? " tanya ku, tampa memedulikan ke curigaan dan tatapan aneh si pemilik toko.
" Baiklah sepertinya kau bisa menggunakannya dengan bijak " ujar pemilik toko pasrah, ia bisa melihat masa depan cerah di anal kecil ini, anak ini mungkin akan menjadi orang hebat suatu hari nanti, lihat saja umurnya yang kecil ini dia bisa bersikap seperti orang dewasa beda sekali dengan anak kecil lainnya, jadi ia akan memberikan saja kepada anak itu, alasan lainnya karena ia tidak ingin menyimpan buku itu terlalu lama karena banyak orang jahat di luar sana yang mencarinya, bahkan dulu ada yang mengincarnya, tapi ia selamat atas dukungan kaisar terdahulu.
" Tunggu sebentar, saya akan mengambilnya " ujar pemilik toko itu lagi, lalu pergi untuk mengambil buku itu, jean hanya mengangguk ,lalu membuka beberapa buku yang menurutnya cukup menarik, setelah beberapa menit akhirnya pemilik toko itu kembali dengan beberapa buku tebal yang di bawanya.
" Ini buku yang kau minta, dan sekalian ini juga ada buku lainnya, yang mungkin kau akan tertarik " ujar pemilik toko, yang meletakkan di atas meja.
" Baiklah terimakasih, ini uangnya, ku harap cukup " ujar ku yang menyerahkan satu kantong kecil yang berisi uang di dalamnya.
Pemilik toko, mengambil uang tersebut lalu memeriksanya, dan betapa kagetnya saat ia melihat isi dalam kantong itu yang teryata semuanya terdapat 10 koin emas, ia pikir hanya koin tembaga, teryata dugaannya salah.
" Ini terlalu banyak, saya tidak dapat menerimanya " tolak pemilik toko itu sambil menyodorkan kantong yang berisi koin itu.
" Ambil saja, anggap saja anda telah mempercayai saya untuk memiliki buku ini, dan juga saya ingin meminta tolong agar anda bisa menjaga rahasia tentang kedatangan saya ke sini untuk membeli buku ini " ujar ku sambil menyimpan buku - buku itu dalam ruang jiwanya.
Pemilik toko membulatkan matanya saat melihat itu, ia tidak menyangka teryata anak sekecil ini sudah bisa mengendalikan sihir.