The Love That Has Returned

The Love That Has Returned
chap 7 *Mencari pengawal pelindung



"ambillah semua uang ini". ucap liu yaoshan


"Kakak ini terlalu banyak". Zhi yang menunjukkan ekspresi yang terkejut saat melihat banyak uang yang diberikan untuk nya.


"Ambillah aku tidak membutuhkan semua uang ini".


"Tapi putra mahkota ini.....". Tang jian pengawal putra mahkota yang terhenti ucapannya karena tatapan yaoshan.


"Zhi yang tahu jika kakak menyayangi ku,


tapi aku tidak butuh uang sebanyak ini. jadi, aku akan mengambil sebanyak yang aku butuhkan".ucap Zhi yang


"Aku senang karena kau sudah menerima ku kembali sebagai kakak mu, yang ku inginkan hanyalah kebahagiaan mu. jadi katakan saja jika kau membutuhkan sesuatu kakak mu ini akan memberikannya". Sambil mengelus kepala Zhi yang dengan lembut.


"kakak tenang saja jika aku membutuhkan sesuatu aku pasti akan datang menghampiri mu, ka terimakasih atas uang ini kalau gitu aku pergi dulu". ucap Zhi yang tersenyum lebar, lalu Zhi yang mengambil uangnya nya dan segera pergi.


keesokan harinya.


"Li mei cepat lah, acara pertunangan nya dimalam hari. jika semua orang tidak melihat ku maka kita dalam masalah". Zhi yang yang menunggu di depan pintu.


"Iya putri, tunggu sebentar aku sedang memasukkan uangnya ke kantong".


Mereka berdua segera pergi keluar istana menggunakan kereta kuda biasa karena Zhi yang tidak ingin semua orang tau jika dia seorang putri.


Di tengah jalan kota yang dipenuhi pria dan wanita serta anak kecil yang memakai pakaian zaman kerajaan, terlihat banyak pedagang yang menjual barangnya. lalu toko dan restoran yang berderet.


"Li mei kita harus berpencar mencari informasi tentang pengawal rahasia untuk melindungi ku".


"tapi putri dimana aku harus mencarinya ". tanya Li mei yang kebingungan.


"kau cari saja dimanapun jika perlu tanya ke semua orang yang ada di jalan ". jawab Zhi yang


"sepertinya aku tidak bisa membawa pengawal istana bersama ku". ucap Zhi yang kepada li mei dengan nada yang sedikit serius.


"Tapi kenapa putri". Tanya li mei


"Bukankah aku sudah mengatakannya di jalan kau tidak boleh memanggil ku putri, saat diluar istana panggil aku nona. jika aku membawa pengawal maka mereka akan curiga jadi kau alihkan perhatian mereka dan temui aku di restoran ujung jalan". Ucap Zhi yang kepada li mei


"Baik! Nona". Li mei segera turun dari kereta kuda.


"Nona ingin membeli hadiah pertunangan yang banyak, jadi kalian berdua ikut lah dengan ku". Ucap li mei mengajak kedua pengawalnya dan menyisakan seorang kusir bersama Zhi yang.


"Aku ingin makan sesuatu, pergilah ke restoran ujung jalan ". Suruh Zhi yang kepada kusir nya lalu kereta jalan menuju restoran ujung jalan.


"kau tunggu lah disini". ucap Zhi yang kepada sang kusir.


Setelan sampai di restoran Zhi yang segera masuk kedalam dan menghampiri pemilik restoran.


"bos apa kau tau dimana aku harus mencari pengawal untuk melindungi orang" tanya Zhi kepada pemilik restoran


"saya tidak tahu nona". jawab pemilik restoran


"aneh, biasanya tempat seperti ini tahu banyak hal rahasia, sepertinya tempat yang aku datangi ini salah". batin Zhi yang


Lalu dia mendengar seorang pelanggan membicarakan tentang pengawal paviliun zirah hitam.


"aku dengar adikmu diculik". Ucap pelanggan itu.


"adikku sudah kembali ke rumah".


"bagaimana adikmu bisa ditemukan?". tanya salah satu dari mereka.


"aku datang menemui orang paviliun zirah hitam, tidak sampai sehari mereka langsung menemukan adikku dan mereka juga bisa menjadi pengawal pelindung".


mendengar hal itu Zhi yang langsung menghampiri mereka.


"Tuan apakah kau tau dimana aku harus menemukan pengawal itu" tanya Zhi yang kepada pelanggan itu.


"Maaf nona untuk apa kau mencarinya?, tidak sembarang orang bisa menemui mereka". Ucap salah satu dari mereka


Seorang pria muda berpakaian hitam yang terlihat misterius menghampiri Zhi Yang.


"nona, aku akan memberi tahukan kepada mu". ucap pria misterius tersebut.


"benarkah?". Tanya Zhi yang tidak yakin.


"Ikutlah denganku". Ajak pria tersebut, mereka memasuki salah satu ruangan di lantai dua.


"Katakan di mana aku bisa menemukan pengawal itu". Tanya Zhi yang


"Orang yang ingin kau temui sudah ada di depan mu".


"Apa!!?". Terkejut karena orang yang dia cari ada di depannya spontan Zhi yang berdiri.


"Duduk lah. jadi, apa yang kau inginkan".


"aku ingin seorang pengawal yang memiliki ilmu bela diri yang tinggi untuk melindungi ku dari bahaya apapun, jangan khawatir akan aku bayar sebanyak yang kau mau".ucap Zhi yang sambil memperlihatkan uangnya.


"sepertinya dia gadis yang bodoh, mudah sekali percaya kepada orang yang tidak dia kenal". batin pria misterius itu


"tapi apakah kau benar orang paviliun zirah hitam?". Tanya Zhi yang merasa tidak yakin dengan.


"itu aneh, pelanggan yang ada di bawah itu bilang tidak mudah untuk bertemu dengan orang paviliun zirah hitam, tapi kenapa sekarang kau ada di depanku"


"ternyata dia tidak bodoh". batin pria misterius itu


"apa kau tidak lihat penampilan ku dan aku juga memiliki ilmu beladiri yang tinggi".


"aku tidak yakin kau memiliki ilmu beladiri yang tinggi". ucap Zhi yang .


"Apakah perlu aku menunjukkan nya?". tanya pria itu sambil menodongkan senjata nya di depan Zhi yang.


"Brakkk.........."


"Hei....apa yang kau lakukan kepada nonaku".


Karena terkejut mereka berdua langsung menoleh ke arah li mei.


"Kau!! mengagetkanku saja. dia adalah pengawal yang ingin bekerja dengan ku".


"Putri kau sungguh ingin memperkejakan nya?, dia tidak terlihat seperti orang baik".


Ucap li mei tidak yakin sambil melihat wajah pria tersebut.


"Jadi kau seorang putri?". tanya pria misterius tersebut yang berpura-pura tidak tahu jika Zhi yang adalah seorang putri.


"Yaa yang ada didepan mu adalah seorang putri, jadi kau harus hormat kepadanya". Jawab Li mei sambil menyilangkan tangannya.


"Li mei duduk lah". ucap Zhi yang menyuruh Li mei.


datang seorang pelayan pria yang membawa makanan untuk mereka dan pelayanan tersebut melihat ke arah pria misterius itu yang memberikan sebuah isyarat kepada nya.


"makan lah ini, kau pasti lelah mencari informasi untuk ku".


"putri apa kau yakin ingin memperkerjakan nya?". tanya Li mei yang berbisik dengan Zhi yang.


"memangnya kenapa"


"dia lebih terlihat seperti seorang pembunuh daripada pelindung, putri sebaiknya kita pergi saja dari sini". ucap Li mei sambil menarik tangan Zhi yang


"nona kau ingin pergi kemana!?". tanya pria misterius itu.


"Li mei tunggu dulu".


Li mei takut jika orang yang di temui Zhi yang adalah orang jahat, jadi dia segera membawa Zhi yang pergi. saat menuruni tangga mereka terhenti karena melihat sekelompok pria berbaju hitam menutupi wajahnya membawa senjata.