
hari perburuan telah tiba, perburuan dilaksanakan di hutan perbatasan Antara ibukota Qing dan kota Ying, semua orang antusias untuk mengikuti acara perburuan, para bangsawan muda yang telah memenangkan lomba memanah berdatangan ke tempat perburuan yang sudah disiapkan tenda untuk masing-masing bangsawan.
sebelum acara perburuan dimulai sang kaisar mengadakan acara perjamuan di hutan yang terbuka, semua orang sudah berada di tempat duduknya masing-masing. kecuali satu orang yaitu Zhi yang.
"dimana Zhi yang, kenapa dia belum datang?". kaisar menanyakan putri nya yang belum terlihat.
"ayahanda, sepertinya Meimei masih bersiap". saut Liu Yaoshan menjawab ayahnya.
tiba-tiba orang yang mereka bicarakan pun datang bersama kedua bawahan yang selalu bersamanya, mata semua orang tertuju melihat kearah Zhi yang karena penampilannya yang terlihat berbeda sambil membawa busur dan panah yang diberikan oleh Wang Chunying.
"jadi dia mengikuti perburuan nya! tapi itu bagus, jadi aku tidak perlu bersusah payah memikirkan bagaimana cara membalasnya". batin Zhi yang dengan senyuman menyeringai.
semua orang yang ada di tempat terkejut karena hanya Zhi yang seorang perempuan yang mengikuti acara perburuan.
"kau sudah datang, duduk lah". ucap sang kaisar kepada putrinya
Zhi yang pun menempati tempat duduknya yang sudah ada beberapa makanan di mejanya.
"apakah ini sebuah kebetulan, aku duduk berhadapan dengannya lagi". batin Zhi yang melihat kearah meja wang Chunying yang ada di depannya itu.
lalu Wang Chunying juga melihat kearah Zhi yang sambil meminum secangkir minuman yang ada di tangannya, mata mereka saling bertemu dan bertatapan satu sama lain.
Zhi yang menyadari jika mereka saling bertatapan langsung mengalihkan pandangannya dan menjadi salah tingkah dengan mengambil makanan yang ada di depannya lalu memberikannya kepada Li mei yang ada di belakangnya.
"putri, kenapa kau memberikan kue ini kepadaku?" tanya Li mei yang merasa bingung karena tingkah Zhi yang.
"untuk mu! ini juga, Ming Huo makanlah". ucap Zhi yang sambil mengambil kue dan memberikannya kepada Ming Huo.
Ming Huo pun merasa bingung lalu saling bertatapan dengan adiknya Li mei.
Wang Chunying tersenyum kecil karena melihat tingkah Zhi yang. Feng Chang yang melihat tingkah Zhi yang karena Wang Chunying merasa cemburu dan tidak suka jika Zhi yang berinteraksi dengan Wang Chunying.
"aku pasti akan memenangkan perburuan ini dan membuat mu kembali kepadaku". batin Feng Chang melihat kearah Zhi yang.
semua orang yang ada di acara perjamuan pun menikmati makanannya sambil berbincang, suasana nya dipenuhi dengan kebahagiaan para bangsawan muda yang tidak sabar untuk melakukan perburuannya.
setelah mereka menyelesaikan perjamuan, kaisar pun berkata bahwa orang yang memiliki binatang perburuan paling banyak maka orang tersebut adalah pemenangnya dan berhak mendapatkan hadiah darinya. lalu kaisar mengisyaratkan bahwa acara perburuan telah dimulai.
"Li mei, kau tidak perlu ikut denganku dan tunggulah di tenda".
"baiklah putri". ucap Li mei menganggukkan kepalanya.
"itu sudah menjadi tugas ku, jadi kau tidak perlu memerintah ku seperti itu". ucap Ming Huo berpura-pura tidak akur seperti sejak awal dia bertemu dengan adiknya.
"sudahlah, kalian ini kenapa selalu bertengkar. Ming Huo dimana kudaku?".
"saya akan segera membawa kudanya kemari putri"
tempat kuda Zhi yang berada. ada dua orang pengawal pria yang gerak-geriknya terlihat mencurigakan mendekati kuda Zhi yang yang sedang memakan rumput, tiba-tiba salah satu dari mereka mengeluarkan kantung yang berisikan bubuk, lalu menaburkannya ke rumput yang dimakan kuda Zhi yang.
Meraka merasa jika ada seseorang yang berjalan mendekati mereka, lalu mereka segera pergi diam-diam sebelum orang yang mendekati mereka melihat apa yang dilakukannya.
"rupanya kau disini". ucap Ming Huo menghampiri kuda Zhi yang dan mengelus punggung nya.
beberapa saat kemudian, Ming Huo menghampiri Zhi yang dengan membawa kudanya, lalu Zhi yang pun segera menaiki kudanya dan berjalan ke dalam hutan dengan Ming Huo serta diikuti beberapa pengawal dibelakangnya.
semua bangsawan segera memasuki hutan tak terkecuali putra mahkota yang berjalan bersama Wang Chunying.
"putri, lihatlah ada seekor rusa disana"
Zhi yang melihat seekor rusa yang tidak jauh dari tempatnya berada, lalu dia pun bersiap untuk melepaskan panahnya ke arah bintang yang dia lihat itu.
"putri panah mu tepat sasaran"
"yang mulia putri anda hebat sekali"
ucap para pengawal yang memuji keahlian Zhi yang, lalu merasa langsung menghampiri binatang buruan tersebut.
Zhi yang pun tetap berada di tempatnya yang menunggangi kuda, dari kejauhan Zhi yang melihat seekor rusa lalu mengejar nya, akan tetapi rusa yang dia kejar terus berlari dan kehilangan jejaknya, tanpa dia sadari kudanya terus melaju dan tidak bisa dia kendalikan.
"loh, kenapa kudanya berjalan terus dan tidak bisa dikendalikan". ucap Zhi yang merasa panik.
"Ming Huo......!!". teriak Zhi yang memanggil Ming Huo untuk menolongnya.
"putri..., cepat ambil kuda!".
di tengah hutan tidak jauh dari tempat Zhi yang berburu, Wang Chunying dan putra mahkota yang sedang melihat hewan perburuannya tiba-tiba mendengar teriakan Zhi yang dan Ming Huo. mereka berdua terkejut mendengar nya.
"Meimei, sepertinya sesuatu terjadi kepadanya"
"putra mahkota, biar saya yang menghampiri mereka". ucap Wang Chunying tanpa basa-basi langsung menaiki kudanya dan melajukan kudanya yang ditunggangi nya kearah suara Zhi yang berasal.