The Love That Has Returned

The Love That Has Returned
Chap 34*serangan sekelompok penjahat



"kenapa kuda ini tidak mau berhenti, ada apa dengan kudanya". gumam Zhi yang terus melajukan kudanya yang tidak bisa dihentikan.


"hiyat..... hiyat........"


dari arah belakang Wang Chunying berusaha mengejar Zhi yang, akan tetapi Zhi yang terlalu jauh dari nya.


"aaaaa..........!!"


"brukk..........!"


secara tiba-tiba kudanya berhenti dengan menaikan tubuh nya, sehingga Zhi yang terjatuh dan terguling kebawah jurang kecil.


"awww..........."


dari kejauhan Wang Chunying melihat kuda Zhi yang tanpa adanya Zhi yang, yang menungganginya, lalu dia berhenti karena melihat satu panah Zhi yang yang terjatuh.


Wang Chunying pun segera turun dari kudanya dan mengambil panah tersebut, Wang Chunying melihat ke segala arah hutan mencari keberadaan Zhi yang.


"putri...........!".


"Zhi yang....!".


teriak Wang Chunying berkali-kali sampai membuatnya mengucap nama Zhi yang.


"aku ada disini..........!!". teriak Zhi yang dari arah bawah


Wang Chunying yang mendengar suaranya langsung melihat kearah bawah dan melihat Zhi yang dari atas.


"kau baik-baik saja.....?!!". tanya Wang Chunying berteriak dari atas


"kenapa dia tidak menjawab ku". ucap Wang Chunying yang khawatir terjadi sesuatu kepada Zhi yang.


Wang Chunying pun memikirkan sesuatu agar bisa menolong Zhi yang, lalu ia teringat jika ada tali untuk mengikatkan hewan perburuan. Wang Chunying pun segera mengambilnya dari tubuh kudanya, lalu ia mengikat tali tersebut di sebuah pohon besar.


"putri kau ada dimana...?!". panggil Wang Chunying yang tidak melihat keberadaan Zhi yang


"bukankah tadi kau memanggil namaku, tapi kenapa sekarang kau memanggilku dengan sebutan formal seperti itu". ucap Zhi yang menunjukkan wajahnya dari arah samping dibalik pohon.


"a-aku...bagaimana keadaanmu?!". ucap Wang Chunying langsung menghampiri Zhi yang


"kau bisa melihatnya, sekarang aku terlihat sangat berantakan"


"oh ya, kau bisa memanggilku dengan namaku, sebenarnya aku juga tidak suka dipanggil dengan sebutan formal seperti itu".


kata Zhi yang malu-malu mengatakannya.


"baiklah". ucap Wang Chunying merasa senang mendengar perkataan Zhi yang, lalu ia melihat kearah tangan Zhi yang dan langsung memegang nya.


"tanganmu terluka!"


"aku baik-baik saja, ini hanya goresan saja". ucap Zhi yang menarik tangannya akan tetapi ditahan oleh Wang Chunying.


"tanganmu tidak baik-baik saja, lihatlah! tanganmu mengeluarkan darah dan ini, kau sebut goresan?!". sambung Wang Chunying sambil mengeluarkan sapu tangan dari dalam bajunya.


Zhi yang yang melihatnya merasa tersentuh dan matanya terfokuskan kepada sapu tangan yang bergambar kupu-kupu di bagian sudutnya, Zhi yang mengingat nya jika sapu tangan tersebut adalah sapu tangan yang Wang Chunying keluarkan saat kejadian dia bertemu dengan Liu changhai adiknya.


"kau benar, sapu tangan ini sangat penting bagiku". Sambung Wang Chunying sambil membalut luka Zhi yang dengan sapu tangan nya.


"lalu kenapa kau memberikan nya kepada ku?" tanya Zhi yang penasaran


Wang Chunying tidak menjawab pertanyaan Zhi yang dan mengabaikannya sambil mengikat sapu tangan nya.


"sudah selesai, sebaiknya kita segera pergi dari sini". ucap Wang Chunying membantu Zhi yang berdiri dan memapahnya, lalu Zhi yang pun hanya bisa memandanginya dengan heran karena perlakuan Wang Chunying yang menurutnya sangat aneh.


"sepertinya ini sapu tangan dari seorang wanita, itu sebabnya dia tidak menjawabnya". batin Zhi yang melihat kearah sapu tangan yang ada di tangannya itu


"berikan busur dan panahnya". Wang Chunying menyuruh Zhi yang untuk memberikan busur dan panah yang ada di tubuhnya.


Lalu mereka berdua pun berjalan ke arah tali yang tadi Wang Chunying ikat dan mereka berdua segera naik ke atas menggunakan tali yang Wang Chunying ikat di pohon. setelah mereka sudah berada di atas tiba-tiba sekelompok pria berpakaian hitam dan menutupi wajah mereka datang menghampiri mereka sambil membawa senjata di tangan mereka.


"mundur lah". Wang Chunying menyuruh Zhi yang untuk berlindung dibelakangnya dan memberikan busur yang dia pegang kepada Zhi yang.


"siapa kalian?!!". tanya Wang Chunying kepada sekelompok pria bersenjata.


"kau tidak perlu tahu! kau hanya perlu tahu bahwa nyawamu akan segera hilang". ucap salah satu pria bersenjata


"Wang Chunying, bagaimana ini". bisik Zhi yang kepada Wang Chunying yang merasa khawatir jika Wang Chunying tidak bisa mengatasi mereka sendirian.


"kau tenang saja, aku tidak akan membiarkan mu terluka". balas Wang Chunying dengan ekspresi dingin melihat kearah sekelompok pria bersenjata tersebut.


"Serang.....!!". ucap ketua kelompok bersenjata, lalu mereka langsung menyerang Wang Chunying secara bersamaan.


"swishh........."


"zrak............."


"zrak............."


melihat Wang Chunying bertarung seorang diri membuat Zhi yang khawatir dengannya dan merasa takut jika Wang Chunying akan terluka.


"bagiamana ini....aku harus membantunya"


Zhi yang pun langsung mengangkat busurnya dan bersiap untuk melepaskan panahnya ke arah orang yang menyerang Wang Chunying.


"bang...........!"(tembakan panah)


"bang...........!"


"akhhh........."


"akhh............"


melihat panah yang menyerang kearah penjahat, membuat Zhi yang menjadi pusat perhatian. salah satu dari sekolompok orang tersebut berlari dengan cepat dengan meluruskan pedangnya kearah Zhi yang.


Zhi yang pun hanya bisa berdiri kaku melihat pedang yang mengarah kepadanya dan menjatuhkan busur yang dia pegang.


"tidak........". gumam Zhi yang melihat kearah pedang yang mengarah kepadanya.


"jleb...........". (suara menusuk)