The Love That Has Returned

The Love That Has Returned
chap 3



*karena ini cerita tentang melintasi waktu jadi mc cewek nya aku buat dua nama, di dunia modern sama jaman kerjaan. Jadi nama panggilan nya zhi yang karena sekarang sudah melintasi waktu.


"Tunggu sebentar sepertinya aku melewatkan suatu hal, Ah.....namanya zhi yang. Apa Zhi yang!"


Yihua menyadari jika namanya itu terdengar tidak asing, melainkan itu adalah nama seorang putri kerajaan terdahulu, lalu yihua merasa terkejut karena yang dia tahu putri zhi yang meninggal di umur yang sangat muda yaitu dua puluh dua tahun dan sekarang zhi yang berada di umur delapan belas tahun.


"Jadi aku akan meninggal di umur dua puluh dua tahun jika aku masih berada di tempat ini, Apa yang harus aku lakukan".


"Putri...."


Terdengar suara wanita muda yang memanggil zhi yang dari luar pintu kamar.


"Siapa?".


"Ini saya putri seorang pelayan yang mengantarkan makan malam untuk putri, maaf putri saya terlambat membawa makanannya".


"Tidak masalah, Kau tunggu diluar tapi dimana li mei bukankah seharusnya dia yang mengantar makanan ku".


Zhi yang segera mendekati kearah pintu dan bertanya kepada seorang pelayan wanita, karena yang dia tau seharusnya li mei yang melayaninya.


"Li mei dia sedang dipanggil oleh kaisar putri".


"Ohhh baiklah, tinggalkan saja makanannya di depan pintu kau boleh pergi"


Zhi Yang menyadari tidak seharusnya mudah percaya kepada orang yang ada di dunia yang baru saja dia datangi. Jadi, dia menyuruh pelayan untuk tidak masuk ke kamarnya.


"Tidak seperti biasanya Putri seperti itu, biasanya putri akan marah jika seorang pelayan melakukan kesalahan, apalagi aku sudah telat membawa makanan". Batin seorang pelayan wanita.


setelah pelayan itu pergi Zhi yang segera mengambil makanannya yang ada dibalik pintu, dia merasa terkejut karena pelayan itu membawa banyak makanan yang hanya dimakan untuk nya.


"Kenapa porsi makanan nya sangat banyak, berat badan ku akan naik jika memakannya sendirian. dimana li mei kenapa dia belum kembali juga".


Zhi Yang tidak memakan semua makanan nya, karena dia merasa berat badannya akan naik jika memakan semua makanan nya. Di dunia modern dia sangat menjaga penampilan bentuk badannya serta wajahnya yang sangat cantik.


Tidak lama beberapa saat kemudian li mei datang menghampiri Zhi yang, li mei bercerita jika ayahnya sang kaisar menanyakan kabar Putri nya yaitu Zhi yang dan li mei berkata jika kaisar menyuruh untuk menemuinya.


"Kau tidak memberitahukan kepada kaisar jika aku lupa ingatan bukan?". Tanya Zhi yang kepada li mei karena khawatir li mei memberitahukan keadaan tentang nya kepada kepada kaisar.


"Aku lebih suka berpenampilan seperti ini, kau katakan saja kepada kaisar jika aku sedang tidak sehat jadi aku tidak bisa menemuinya dan mulai sekarang tinggalkan saja makanannya di depan pintu. aku ingin menyendiri untuk beberapa hari"


"Ta-tapi putri saya harus melayani anda".


Li mei berbicara sedikit terbata-bata lalu Zhi Yang menarik tubuh li mei untuk membawanya keluar dari kamarnya.


"Aku bisa melakukan semuanya sendiri, jadi kau tidak perlu melayani ku". ucap Zhi yang sambil melambaikan tangannya.


*Kembali ke tiga hari kemudian


setelah li mei pergi mengantarkan makanan, Zhi yang sedang berpikir apa yang harus dilakukannya di dunia yang tidak dia kenal dan dia juga tidak tahu apa penyebab meninggalnya putri Zhi yang.


Lalu dia memutuskan keluar dari kamarnya untuk melihat keadaan istana, dia melihat di sekitar kediamannya terdapat kolam yang di penuhi bunga teratai yang indah. matanya berbinar menikmati pemandangan itu sampai tidak menyadari jika ada seorang pria muda yang berpakaian tidak biasa menghampirinya bersama li mei.


"meimei!!"


*meimei : panggilan adik perempuan dalam bahasa China


"Aku sudah mendengar semuanya dari li mei". Ucap Liu yaoshan .


Zhi yang terkejut dan menoleh kearah mereka berdua, tiba-tiba Pria yang menghampirinya itu memeluknya dia merasa bingung, Zhi yang melihat kearah li mei yang berkata dengan suara kecil jika pria itu adalah putra mahkota tidak lain adalah Kakak laki-lakinya.


"Kau jangan memarahinya, aku yang memaksa nya untuk berbicara, kau tenang saja aku pasti akan membicarakan nya dengan ayahanda untuk membatalkan pertunangannya ". Ucap Liu yaoshan


"Ehh....apa! Itu tidak perlu"


Zhi Yang merasa lega karena li mei tidak memberitahukan apapun kepada Liu yaoshan


"Aku tidak ingin membuat putra mahkota terbebani karena ku, aku sudah menerima keputusan yang mulia kaisar". Ucap Zhi yang dengan memasang wajah yang tersenyum. Dia tidak tahu harus memanggil pria yang ada di depan nya dengan sebutan apa karena selama ini dia tidak pernah memiliki sosok seorang kakak.


"Apa yang kau katakan aku adalah kakak mu, jika itu kemauan mu maka baiklah, kalau begitu kakak pergi dulu". Ucap Liu yaoshan dengan tatapan sedih sambil memegang pergelangan tangan Zhi yang yang terluka.


"Aww......". batin Zhi yang menahan sakit karena luka nya yang belum sembuh, setelah itu kakak nya pun pergi dari pandangan nya.