The Love That Has Returned

The Love That Has Returned
Chap 30 *cemburu?



Zhi yang kembali ke kediamannya, dia masuk ke kamarnya dan menyendiri di dalam kamarnya. "yang dikatakan Xiu ying itu benar, tidak ada yang perduli kepadaku...... hiks...hiks...semua orang meninggalkan ku, ibu aku merindukanmu"


"tok.....tok....."


"jiejie.....! ini aku, aku membawa sesuatu untuk mu...". panggil seorang anak laki-laki dari balik pintu kamar Zhi yang


"pergilah!! aku tidak ingin bertemu dengan mu!". ucap Zhi yang


mendengar Kakak perempuannya berkata seperti itu membuat Liu changhai terkejut, saat itu dia berusia enam tahun dan bersikap seperti anak laki-laki pada umumnya yang selalu ingin bermain dengan kakaknya.


"tapi aku membawa makanan kesukaan mu, tadi aku keluar istana untuk membelinya". ucap changhai dari balik pintu.


mendengar Liu changhai masih berada di balik pintu kamarnya, Zhi yang langsung membuka pintu kamarnya. "bukankah aku sudah mengatakannya, pergi dari sini!".


"tapi....jiejie, kenapa kau berkata seperti itu kepadaku?". tanya Liu changhai dengan ekspresi wajah seperti ingin menangis.


"jangan panggil aku jiejie! aku tidak suka kau memanggilku seperti itu!!". ucap Zhi yang dengan ekspresi wajah yang marah


"tapi kenapa?". tanya Liu changhai dengan mata yang sudah berkaca-kaca.


"ini semua karena ibumu, bibi pergi dari istana dan meninggalkan ku. aku tidak ingin memiliki adik sepertimu!!". tanpa sadar Zhi yang kecil mengatakan hal itu karena terbawa emosi mengingat kejadian yang dilakukan oleh permaisuri yang sudah mengusir orang yang disayanginya.


mendengar perkataan Zhi yang, Liu changhai tidak bisa berkata-kata dan hanya mendengarkan perkataan buruk Zhi yang. "kau pergi dari sini! aku membencimu dan tidak ingin melihatmu lagi!!". ucap Zhi yang sambil mendorong adik laki-lakinya itu sampai makana yang dipegang oleh Liu changhai dengan tangan kecilnya itu terjatuh dan terbuang sia-sia.


"jiejie.......". gumam Liu changhai mengeluarkan air mata dari matanya.


"pangeran bangun lah, sebaiknya kita pergi dari sini". ucap salah satu pelayan wanita yang bersama Liu changhai.


mendengar cerita yang panjang dari Li mei Zhi yang merasa sedih dan terbawa suasana.


"jadi, itu sebabnya aku tidak pernah melihat dia pernah berpapasan dengan ku saat aku berjalan di istana". ucap Zhi yang melihat kearah Liu changhai.


Zhi yang pun segera pergi dari kamar kediamannya yang ditempati oleh Liu changhai, Zhi yang berjalan di kediamannya menuju kearah kamarnya, tanpa sadar dia meneteskan air mata dari wajahnya.


"kenapa tiba-tiba aku merasakan apa yang disarankan oleh Zhi yang dan merasa sedih karena Liu changhai". gumam Zhi yang sambil mengusap air matanya.


Tiga Minggu berlalu


Zhi yang sudah bersiap untuk pergi ke tempat perlombaan yang akan diadakan di dalam istana, dia berjalan bersama dengan Li mei dan Ming Huo menuju lapangan perlombaan.


"bagaimana penampilan ku?"


"putri terlihat sangat cantik"


"sungguh? ternyata tidak salah aku memintamu membelikan baju untukku, kau memang yang terbaik". ucap Zhi yang memuji Li mei dengan mengacungkan kedua jempol nya sehingga itu membuat Li mei yang melihatnya merasa bingung.


Zhi yang yang tau Li mei merasa bingung mengatakan "ini maksudnya bagus, hebat! hehe ....."


"bagus......". ucap Li mei sambil mengikuti tangan Zhi yang.


"tapi putri...." kata Li mei tiba-tiba menghentikan langkahnya.


"yaa" balas Zhi yang menoleh ke arah Li mei


"jika bukan kau, lalu siapa yang memilih Nya"


"saat saya sedang memilih baju untuk putri, tiba-tiba jenderal Wang menghampiri saya dan bertanya apakah saya sedang membeli baju untuk putri, lalu saya menjawab ya setelah itu jenderal Wang langsung milih baju wanita dan memberikannya kepada saya".


"oh jadi dia yang memilihnya, bagus juga seleranya". gumam Zhi yang tanpa sadar tersenyum tipis dan melanjutkan perjalanan nya.


kediaman Wang Chunying


tampak Wang Chunying yang sedang bersiap untuk pergi ke istana, seperti biasa dia selalu memakai pakaian berwarna hitam dan berpenampilan gagah.


"bagaimana, kau sudah mempersiapkan apa yang aku katakan" ucap Wang kepada salah satu pelayan prianya, di dalam kediaman Wang Chunying hanya dipenuhi oleh para pria, hanya didalam dapur saja terdapat pelayan wanita. Wang Chunying juga terbiasa melakukan segala sesuatu hanya seorang diri.


"sudah tuan". jawab sang pelayan tersebut.


Wang Chunying pun segera pergi ke istana untuk menghadiri perlombaannya ditemani dengan salah satu pengawal kediamannya.


Tempat perlombaan berlangsung


semua bangsawan muda dan para kesatria sudah berdatangan untuk menghadiri perlombaannya, terdapat tempat duduk berdasarkan kedudukan masing-masing para bangsawan yang sudah datang serta tempat duduk putri dan pangeran, karena kaisar tidak menghadiri acaranya maka putra mahkota yang akan mewakili ayahnya yang seorang kaisar.


Zhi yang yang sudah sampai di tempat acara diadakan jalan menuju tempat duduknya, akan tetapi dia dihentikan karena panggilan seorang pria yang memanggil namanya.


"Zhi yang...!".


Zhi yang pun menoleh kearah belakang."Feng Chang!"


"kau terlihat sangat cantik". ucap Feng Chang sambil memandangi Zhi yang dengan tatapan yang dalam.


"ada apa dengan nya" Batin Zhi yang merasa bingung atas pujian Feng Chang


"terimakasih". balas Zhi yang dengan senyuman tipis.


"apa kau juga mengikuti acara perburuan?" tanya Zhi yang.


"yaa, aku akan mengikuti perburuan dan akan memenangkan nya" jawab Feng Chang dengan senyuman di wajahnya


"kau sangat percaya diri sekali, tapi...itu bagus".


dari kejauhan terlihat Wang Chunying yang sedang memperhatikan Zhi yang dan Feng Feng Chang sedang berbincang, seperti biasa Wang Chunying hanya melihat ke arah Zhi yang yang sedang tersenyum kepada Feng Chang, melihat hal itu Wang Chunying menghampiri mereka.


"putri, tuan Feng kau juga ada disini" ucap Wang Chunying menyapa.


"Yaa, tentu saja aku harus ada disini" balas Feng Chang dengan tatapan tidak sukanya kepada Wang Chunying


melihat Wang Chunying dan Feng Chang berbincang itu membuat Zhi yang berpikir jika mereka ingin memulai perdebatan sehingga itu membuat Zhi yang ingin segera pergi dari hadapan mereka, akan tetapi saat Zhi yang ingin berbicara Wang Chunying langsung mendahuluinya.


"Kalau begitu saya tidak akan menggangu percakapan kalian". ucap Wang Chunying dengan wajah datarnya.


lalu Zhi yang juga segera pergi dari hadapan Feng Chang dan menuju kearah tempat duduk yang sudah disediakan.