The Love That Has Returned

The Love That Has Returned
Chap 17 *menangkap penjahat



Malam hari di pasar kekaisaran


Terlihat banyak toko dan restoran serta banyak pedagang di pinggiran jalan yang menjual berbagai pernak pernik, serta makan.



Ilustrasi Pasar dimalam hari.


"Dimana aku harus mencari toko obatnya".


Zhi yang berjalan menyusuri jalan untuk mencari toko, sesekali dia juga bertanya kepada orang di jalan karena dia belum mengetahui seluk-beluk tempat yang dia datangi untuk kedua kalinya.


Restoran ujung jalan


Terlihat Wang Chunying dan kedua pengawal nya yang sedang duduk sambil minum segelas teh yang disiapkan pelayan.


"Terus lah lihat ke segala arah dan jangan sampai terlewatkan sedikitpun". Suruh Wang Chunying ke pengawal nya.


"Tuan saya mendapat informasi bahwa dia sudah keluar dari restoran ini!". Ucap salah satu pengawal Wang Chunying yang tiba-tiba datang dari luar.


"Apa!!".


"cepat keluar kita cari orang itu! kali ini jangan sampai kehilangan dia lagi". ucap Wang Chunying memasang ekspresi wajah yang serius.


"Baik tuan" ucap kedua pengawal nya.


Wang Chunying serta pengawal nya pun segera keluar untuk mencari orang yang disebutkan didalam suratnya.


Saat dia keluar dari restoran langkah nya terhenti di depan bangunan restoran, karena seorang pria menghampiri nya.


"Kenapa kau datang kesini?". Tanya wang Chunying kepada pria yang ada didepannya.


"Aku sudah mengetahui informasi nya, dimana orang itu?". Tanya balik pria tersebut.


"Dia sudah pergi dari restoran ini, sekarang aku sedang mencarinya". Jawab Wang Chunying


Terlihat Zhi yang di kerumunan banyak orang, dia yang sudah mendatangi setiap toko tidak mendapatkan satu pun obat karena dia tidak tahu saat dimalam hari semua toko obat sudah tutup.


Lalu zhi yang menyusuri jalan yang dipenuhi oleh banyak orang yang berlalu-lalang, dari jauh zhi yang melihat dua orang yang dia kenal di depan restoran yang pernah dia datangi.


"Ming Huo?, Apa Yang dia lakukan disana? Tapi kenapa dia bersama wang Chunying? Apakah mereka saling mengenal?". gumam Zhi yang dipenuhi dengan berbagai pertanyaan di kepalanya .


"Sepertinya aku harus bertanya langsung kepada nya saat sudah di istana, sekarang aku harus mencari obat lagi untuk Li mei, mungkin saja masih ada toko yang buka".


Lalu dia segera pergi dari tempat itu, dari kejauhan Luo ying melihat Zhi yang yang sedang berjalan dan berdekatan dengan orang yang mereka cari, tanpa basa-basi luo ming langsung memberi tahu Wang Chunying.


"Tuan, Bukankah itu putri Zhi yang dan di depannya itu orang yang kita cari".


Mendengar hal itu Wang Chunying dan Ming Huo yang terkejut lalu melihat kearah Zhi yang.


"Sebaiknya kau kembali ke istana, biar aku yang menyelesaikan masalah disini". Ucap Wang Chunying tanpa ekspresi melihat ke arah Zhi yang dari kejauhan.


"Baiklah". Ucap Ming Huo segera pergi dari restoran.


Setelah melihat hal itu wang Chunying langsung menghampiri Zhi yang sekaligus menangkap orang yang dia cari yaitu seorang pria yang umurnya sekitar tiga puluh tahunan.


pria itu menoleh ke segala arah saat melihat kearah belakang terdapat wang Chunying yang berjalan kearahnya, dia pun terkejut dan ketakutan, Karena tidak ingin ditangkap oleh Wang Chunying, pria itu berusaha menyandera wanita yang ada di dekatnya yaitu Zhi yang, dia yang tidak tahu wanita yang dia sandera adalah seorang putri berani menodongkan senjata ke leher Zhi yang.


"Hei....apa yang kau lakukan? lepaskan aku". Ucap Zhi yang terkejut, lalu dia merasa ketakutan tapi berusaha untuk tetap tenang dan tidak gegabah karena itu menyangkut nyawa nya.


"apa lagi ini! sepertinya aku benar-benar sudah menyinggung banyak orang". batin Zhi yang


Semua orang yang melihat kejadian di tempat itu langsung ketakutan dan menjauhi mereka.


"Jangan mendekat! jika tidak akan aku bunuh wanita ini!!". Ucap pria itu.


"Wang Chunying". Batin Zhi yang melihat kearah Wang Chunying


"Lepaskan wanita itu, berani nya kau menyentuhnya!!". Ucap Wang Chunying dengan tatapan tajam ke arah pria itu.


"Luo ying!!".


"Baik tuan"


"Whoooosh!........"


"Akhhh............."


Mendengar tuanya Luo ying langsung bertindak, diam-diam dia menembakkan jarum kearah Pria yang menodong Zhi yang, saat pria itu lengah Wang Chunying segera menarik Zhi yang ke pelukannya dengan tanpa sadar dia memeluk Zhi yang dengan erat, lalu pengawalnya menangkap pria itu.


"Cepat bawa dia ke kediaman!". Suruh Wang Chunying kepada pengawal lainnya dengan keadaan Zhi yang yang masih ada dipelukannya.


"Kau... bisakah lepaskan aku dulu dari pelukan mu". Ucap Zhi yang tersipu malu karena dia tidak pernah dipeluk seperti itu bahkan oleh mantan kekasihnya di dunia modern


"Ohh maaf, karena aku kau harus mengalami hal seperti tadi, kau baik-baik saja?". Tanya Wang Chunying dengan ekspresi wajah yang khawatir.


"Ya aku baik-baik saja". Jawab Zhi yang


yang wajah nya sudah memerah karena Wang Chunying.


"Tapi kenapa wajah mu merah seperti itu". Tanya Wang Chunying dengan polosnya.


"Itu karena mu! aku jadi kepanasan, kau... memelukku dengan erat". Ucap Zhi yang mengalihkan pembicaraan.


"Maaf, aku tidak bermaksud seperti itu" .


"Tidak masalah, lagipula itu karena kau ingin menyelamatkanku. Jadi, aku tidak akan memperhitungkannya".


"Tapi apa yang sedang kau lakukan disini dan kenapa kau menangkap pria tadi?". Tanya Zhi yang.


"Dia adalah penjahat, jadi aku menangkapnya". Jawab Wang Chunying berbohong karena tidak ingin memberitahukannya kepada Zhi yang.


"ohh syukur lah, aku pikir dia orang yang ingin membunuhku". gumam Zhi yang


"bagaimana denganmu kenapa kau ada di tempat ini sendirian dan memakai pakaian seperti itu". tanya Wang Chunying sambil melihat penampilan Zhi yang dari atas kepala sampai kaki.


"Aku sedang mencari obat untuk Li mei, karena aku tidak bisa keluar sebagai seorang putri jadi aku berpakaian seperti ini". Jawan Zhi yang


"Kau sudah menemukan obat nya?"


"Belum, semua toko yang aku datangi sudah tutup". Jawab Zhi yang dengan ekspresi sedih.


"Kruk,kruk......". Zhi yang sambil memegang perutnya yang merasa lapar, karena belum sempat memakan makanan yang pelayanannya bawa tadi.


"Kau belum makan malam?". Tanya Wang Chunying dan Zhi yang yang menjawab dengan menggelengkan kepalanya.