The Love That Has Returned

The Love That Has Returned
chap 35



"lapor.......!". seorang pengawal berlari ke arah tenda sang kaisar.


"lapor yang mulia"


"ada apa?". Tanya sang kaisar kepada pengawal tersebut.


"yang mulia, putri Zhi yang berada dalam bahaya, kuda yang ditungganginya.....". belum sempat pengawal menyelesaikan perkataannya, sang kaisar langsung berjalan keluar tenda.


"ayanda..."


"Yaoshan! dimana adikmu?". tanya kaisar yang melihat Liu Yaoshan berjalan kearahnya tendanya.


"ayah tenang saja, Wang Chunying sedang menolong Zhi yang dan Ming Huo juga sedang mengejar mereka". ucap Liu Yaoshan menjelaskan.


"syukurlah, ayah takut terjadi sesuatu sesuatu kepada adikmu". sambungan sang kaisar merasa lega mendengar perkataan Zhi yang.


dari kejauhan Xiu ying mendengar percakapan sang kaisar dan Liu Yaoshan dan hal itu membuatnya merasa senang.


"baguslah rencana ku berhasil, semoga saja dia tidak kembali". batin Xiu ying


"ayo kita pergi". Ucap Xiu ying membalikkan badannya.


"baik putri"


di tengah hutan yang sudah dipenuhi darah yang berceceran serta beberapa orang yang tewas karena perlawanan Wang Chunying tadi dan penjahat yang tersisa sudah pergi meninggalkan Wang Chunying dan Zhi yang.


"tidak.....hiks....hiks". lirih Zhi yang melihat keadaan Wang Chunying yang sudah dipenuhi banyak darah ditubuhnya


Lebih tepatnya Wang Chunying terluka akibat tusukan pedang yang dia terima demi menolong Zhi yang. lukanya pun sangat parah di bagian perut dan darah mengalir keluar keluar dari lukanya.


"aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi kepada mu.....". ucap Zhi yang sambil menyeka air matanya.


"sreek, sreek!"


Zhi yang merobek pakainya menjadi dua untai, lalu dia melipat pakaian yang dia sobek untuk menekan luka Wang Chunying agar darah nya tidak mengalir keluar dan bagian yang lainnya di ikatkan melingkari pinggangnya.


"Wang Chunying, sadarlah! kau harus baik-baik saja hiks....hiks...."


"apa yang harus aku lakukan? kenapa mereka belum datang". Zhi yang merasa panik dan takut melihat keadaan Wang Chunying.


dengan penglihatan yang sudah samar-samar Wang Chunying mendengar dan melihat apa yang dilakukan Zhi yang kepadanya, lalu dia memejamkan matanya.


Zhi yang ingin membawa Wang Chunying pergi ke tenda, akan tetapi Zhi yang tidak tahu bagaimana cara membawanya pergi, karena kuda yang dia tunggangi sudah menghilang dan juga satu orang penjahat yang tersisa membawa kuda Wang Chunying.


"Wang Chunying sadarlah!". teriak Zhi yang sambil menepuk pipi Wang Chunying yang ada di pelukannya


"kau, berisik sekali...". Wang Chunying tersadar dan membuka matanya melihat kearah Zhi yang.


mata mereka saling bertemu, dan wajah yang sangat dekat saling berhadapan satu sama lain, tiba-tiba Zhi yang memeluk Wang Chunying, ia merasa bersyukur melihat Wang Chunying sadar kembali.


melihat Zhi yang mengkhawatirkannya, seketika wajah Wang Chunying berubah terlihat senang dan tersenyum tipis dibalik pelukan Zhi yang.


"kau tenanglah, aku baik-baik saja"


"apa maksudmu baik-baik saja? lihatlah! kau mengeluarkan banyak darah, seharusnya kau tidak perlu menolongku sampai seperti ini". ucap Zhi yang.


"bagiku yang paling penting adalah keselamatan mu". ucap Wang Chunying dengan tatapan yang mendalam melihat kearah wajah Zhi yang


lalu Zhi yang segera membantu Wang Chunying berdiri dan memapahnya, mereka pun berjalan pelan-pelan menuju kearah tenda yang jaraknya begitu jauh, akan tetapi itu tidak akan berlangsung lama, karena dari kejauhan terlihat Ming Huo bersama beberapa pengawal menaiki kuda.


"Ming Huo, syukurlah". gumam Zhi yang tersenyum lebar melihat Ming Huo yang akan segera menolong mereka berdua


"putri!". panggil Ming Huo segera turun dari kudanya dan menghampiri putri yang dia layani.


Ming Huo pun terkejut melihat keadaan Wang Chunying dan zhi yang yang sudah dipenuhi banyak darah di bajunya.


"kalian, ini...apa yang terjadi?". tanya Ming Huo melihat kearah belakang yang sudah dipenuhi banyak darah dan orang yang terluka.


"sudahlah, nanti akan ku jelaskan, sebaiknya kita ke tenda terlebih dahulu". ucap Zhi yang dan menyuruh Ming Huo untuk membawa Wang Chunying.


"baiklah putri. kalian bereskan kekacauan ini". suruh Ming Huo kepada para pengawal untuk menyingkirkan kekacauan yang ada di depannya.


Ming Huo pun segera membawa Wang Chunying menaiki kuda bersamanya dibelakang, dan Zhi yang menunggangi kuda seorang diri.


"ayanda, mereka sudah datang". ucap Liu Yaoshan yang menunggu bersama sang kaisar.


"yang mulia". hormat Ming Huo kepada sang kaisar sambil memapah Wang Chunying.


"apa, yang terjadi kepadanya? cepat bawa dia ke tenda, Tang Jiang! cepat panggil tabib untuk mengobati Wang Chunying". tanya Liu Yaoshan terkejut dan menyuruh Tang jiang pengawal yang ada disisinya.


"baik, putra mahkota". Tang Jian sambil membantu Ming Huo memapah Wang Chunying ke tendanya


Zhi yang yang baru sampai segera turun dari kudanya, lalu menghampiri ayah dan Kakak laki-lakinya.


dari arah belakang Xiu Ying yang melihat Zhi yang langsung berjalan cepat menghampiri Zhi yang.


"jiejie, apa yang terjadi kepadamu?". Tanya Xiu ying yang berpura-pura mengkhawatirkan Zhi yang.


"kenapa dia harus kembali?". batin Xiu ying


"putriku, apa yang terjadi kepadamu? kenapa kau terluka seperti ini?". tanya sang kaisar yang mengkhawatirkan keadaan Zhi yang sambil memegang bahu Zhi yang.


"siapa yang berani melukai kalian? aku pasti akan menghukum mereka". Tanya Liu Yaoshan yang merasa marah melihat keadaan Zhi yang.


"meimei.....! apa yang terjadi kepadamu?". putri mahkota Han Yue yang khatir menghampiri Zhi yang.


"A-aku........"


"brukk!"


"Zhi yang!"


"Meimei!"


"jiejie!"


tiba-tiba Zhi yang pingsan di depan Ayahnya, mereka pun terkejut dan sangat khawatir.


"cepat bawa dia ke tabib!". ucap sang kaisar


lalu Liu Yaoshan pun menggendong Zhi yang dan membawanya untuk diperiksa oleh tabib.