The Love That Has Returned

The Love That Has Returned
chap 5 *menemui kaisar



Istana Timur tempat tinggal kaisar


"yaoshan menghadap Ayahanda untuk membicarakan sesuatu". ucap yaoshan, dia menemui ayahnya untuk membicarakan tentang adiknya setelah melihat keadaan Zhi yang


" Aku sudah tau apa yang ingin kau katakan, aku melakukan semua itu demi kebaikan adikmu".


"Tapi ayahanda bukankah anda sudah tau jika Zhi yang menyukai putra perdana mentri feng"


"Kau juga tau yang sebenarnya, dia tidaklah menyukai putra menteri feng tapi hanyalah obsesi semata. sebagai seorang ayah aku tidak ingin merusak kehidupan putri ku hanya karena sebuah obsesi".


Yaoshan menundukkan kepalanya setelah mendengar perkataan ayahnya, dia merasa bersalah atas perubahan sifat adiknya selama ini. Yaoshan berpikir jika dia memohon atas putra menteri feng adiknya akan bahagia.


"Yaoshan mengerti, semenjak Ibunda pergi


zhi yang tidak bisa merasakan kasih sayang seorang ibu, ayahanda dan diriku juga tidak bisa menemuinya karena tidak memiliki waktu luang sehingga Zhi yang menjadi seperti sekarang, sebagai kakak aku hanya bisa memikirkan kebahagiaan nya saja". Ucap liu yaoshan yang berpikir jika dia penyebab sifat adiknya berubah.


"Ini juga karena kesalahan ayahanda yang tidak memperhatikan nya sebagai seorang ayah". Ucap kaisar dengan perasaan bersalah


Seorang kasim pria paruh baya menghampiri kaisar dan putra mahkota. Kasim itu berkata ada seorang putri yang ingin bertemu.


"Yang mulia putri Zhi yang ingin bertemu dengan anda".


"Dia sudah datang, suruh dia masuk"


"Zhi yang, memberi hormat kepada kaisar".


Semua orang yang di dalam ruangan terbelalak melihat Zhi yang yang memberi hormat kepada kaisar dengan benar dan sopan selayaknya seorang putri, yang mereka tau selama ini putri Zhi yang tidak pernah ingin menemui kaisar dan selalu mengabaikan panggilan nya, tapi kali ini dia berbeda.


"Aku dengar beberapa hari ini kau sedang tidak sehat dan tidak keluar dari kamar, bagaimana keadaan mu sekarang ". Ucap kaisar yang menanyai keadaan putrinya.


"Zhi Yang baik-baik saja sekarang, ini semua berkat perhatian ayahanda".


"Apakah kau merasa sedih, karena aku menjodohkan orang yang kau sukai kepada saudarimu?". Tanya kaisar


"kenapa aku harus merasa sedih untuk orang yang tidak pernah aku lihat !". Batin Zhi yang


"Zhi yang tidak bersedih, karena itu sudah menjadi keputusan ayahanda. Zhi yang merasa tuan muda feng memang pantas untuk meimei". Setelah mendengar semua ucapan Zhi yang, kaisar merasa jika hari itu putrinya terlihat berbeda. Karena yang dia tau jika sesuatu hal tidak sesuai dengan keinginannya , putrinya akan marah dan melakukan sesuatu yang buruk.


"Apakah kau sungguh baik-baik saja?". Tanya yaoshan


"Kakak aku baik-baik saja, kau tidak perlu khawatir kepada ku".


Setelah percakapan yang sangat panjang Zhi yang dan Li mei kembali ke istananya.


"Huh.... aku sangat bosan". ucap Zhi yang sambil menghela nafas.


"Putri makanan nya sudah datang". waktu makan siang, seperti biasa li mei membawa makanan yang berlebih untuk Zhi yang


"Seperti nya aku lupa memberitahukan mu, mulai besok kurangi porsi makanku".


"Tapi putri biasanya tidak....". Ucap li mei yang terhenti karena zhi yang


"bukankah aku sudah mengatakannya, jadi ikuti saja perkataanku dan jangan membuat ku mengulangi nya lagi sekarang kau makanlah dengan ku. Aku tidak ingin menjadi gemuk karena makanan yang banyak ini"


"Tapi saya seorang pelayan jadi tidak pantas makan bersama seorang putri". ucap Li mei dikejutkan kembali oleh perubahan sifat Zhi yang.


"Bukankah hanya kita berdua saja yang ada di ruang ini, jadi makanlah". Ucap Zhi yang, Di dunia modern dia tidak pernah merendahkan bawahannya ataupun membedakan nya karena di matanya semua manusia memiliki status sosial yang sama.


"menurutmu apakah aku putri yang sangat buruk, tadi aku lihat semua orang yang aku temui ekspresi nya terlihat sangat aneh". Sambil memakan makanannya Zhi yang mengajak ngobrol li mei.


"Putri memang terkenal dengan sebutan pembuat onar, tapi bagiku ku Putri adalah orang yang sangat baik". Ucap li mei sambil tersenyum kecil diwajahnya. Li mei tau jika semua orang tidak menyukainya putri yang dilayaninya dan dia tidak ingin membuat putri yang dilayaninya merasa sedih jika dia memberi tahukan nya.


"Benarkah, bagaimana aku memperlakukan mu dimasa lalu".


"Emmm Putri memperlakukanku sangat baik".


"Sungguh??". tanya Zhi yang


Zhi yang tidak percaya dengan melihat ekspresi li mei, dengan melihat ekspresi Li mei dia sudah tau jika putri Zhi yang Yang sesungguhnya tidak memperlakukan semua orang dengan baik tak terkecuali pelayanan terdekatnya.


"Li mei berapa umur mu sekarang?". Tanya zhi yang


"Tahun ini saya akan berumur tujuh belas tahun putri". Jawab Li mei


"waktu itu kau bilang sudah bersama ku sejak umur delapan tahun. sepertinya kaisar orang yang tidak baik, bukankah seharusnya istana tidak memperkerjakan seorang anak kecil". Ucap zhi yang tak acuh


"Putri tidak boleh berkata hal yang buruk tentang kaisar seperti itu, kaisar adalah orang yang baik jika bukan karena kaisar aku tidak akan berada di istana, saat itu putri memaksa untuk membawaku dari jalanan dan kaisar mengizinkannya".


Li mei memberi tahu jika dulunya dia bertemu di jalan dengan putri Zhi yang, yang sedang diluar istana bersama sang ratu dan kaisar, lalu dia memaksa untuk membawa Li mei ke istana untuk menjadi teman bermainnya. sejak saat itu Li mei menjadi pelayan yang tumbuh bersama dengan putri Zhi yang.