The Fools

The Fools
Prolog



Awal yang indah tidak menjamin akhir yang indah.


Kata yang mungkin tepat untuk menggambarkan kehidupan seorang Viola Leony yang sering dipanggil Vee itu. Dia


merasa awal pertemuannya dengan Erbiolan Ersent atau yang ia panggil Bio merupakan takdir yang indah menurutnya, namun itu menjadi awal dari segalanya.


Semua itu berawal dari datangnya orang dari masa lalu Bio. Orang yang mengubah Bio seperti orang lain di mata


Vee, kata indah sudah mulai pudar dalam kehidupan Vee. Kata bodoh mulai bersinar terang di dalam kehidupan Vee, dimana terlukis dengan anggun luka-luka yang belum pernah ia rasakan selama hidupnya. Bio adalah orang pertama yang membuatnya bisa merasakan indahnya cinta dan sakitnya luka yang telah ditanam olehnya.


Setelah mencoba bertahan dan menyerahkan semuanya kepada takdir tuhan, Vee memutuskan untuk berhenti, merelakan dan pergi menjauh. Namun, setelah lima tahun ia melupakannya dan menjalani kehidupan barunya. Takdir mengantarkan dirinya dengan masa lalu, luka kembali datang dan tangis mulai menyapanya kembali.


Saat laki-laki yang sangat ia cintai meninggalkannya untuk selama-lamanya dan tidak akan pernah bersamanya lagi, masa lalu datang untuk memberi kisah yang diharapkan indah. Permainan yang telah terhapus mulai tertulis kembali. Dengan perjanjian bodoh yang ia ciptakan sendiri, ia harus menanggung semuanya. Berpura-pura dan menahan semuanya, ia terlihat kuat dan sangat rapuh. Dia kembali terperangkap dengan orang yang sama, dia menjadi orang bodoh lagi.


Sampai kapan Vee harus berada dalam keadaan seperti ini, menanggung semua permainan yang ia ciptakan dan kepedihan yang selalu menyapanya setiap saat. Vee tahu semua yang ia lakukan memang sebuah kebodohan yang telah dibuatnya sendiri. Namun, perlahan-lahan ia mencoba untuk mengambil duri tajam yang sudah ia tancapkan untuk menyembuhkan luka-luka yang sudah membekas, Vee mulai tersadar dan ingin memulai semuanya dari awal. Ia memang tidak bisa melupakan semuanya, tetapi ia ingin mencoba untuk berdamai dan menerima.


Cinta dan luka berawal dari kebodohannya, disaat Vee ingin mempertahankan ternyata dia ingin melepaskan. Semua kisah memang akan ada akhir, akhir bahagia itu sangat diharapkan oleh semua orang, sedangkan akhir yang sedih pasti sangat dibenci dan banyak orang yang tidak menginginkannya. Begitu juga dengan Vee, yang berharap kisahnya berakhir dengan indah.