
Sekitar tiga jam perjalanan Alexa sudah berada di ruang bawah tanah yang penuh dengan berbagai jenis minuman alkohol memabukkan. Botol botol minuman keras tersusun rapi dalam setiap sudut rak disana.
Suasana terasa mencekam sepi dan gelap, ternyata ruangan ini memang didesain sebagai gudang penyimpan minuman keras ilegal.
Mata Alexa mulai mengerjap saat tangan kanan pria paruh baya menyentuh wajahnya dengan kasar.
Pelan pelan Alexa mencoba membuka mata, Alexa berusaha mengumpulkan tenaganya untuk menyadari dimana keberadaan dirinya sekarang.
"Apa kau masih mengingatku nona manis?"
Ternyata sosok Bayu yang menjadi dalang dari aksi penculikan Alexa.
Sejak Bayu mendapatkan perlakuan kasar dan tamparan dari Alexa, membuat Bayu tidak habis pikir untuk mencari celah agar dapat menyeret Alexa ke dalam gudang miras miliknya.
"Dasar tua bangka!"
Bibir tipis Alexa mendesis geram setelah kesadarannya sudah sepenuhnya kembali.
Alexa akhirnya mengerti kalau aksi brutal dari kedua penculik itu ternyata suruhan Bayu.
Menyaksikan raut wajah Alexa yang penuh kebencian terhadap dirinya membuat Bayu semakin tertarik dan terobsesi dengan tubuh Alexa.
Gairah Bayu semakin meningkat membayangkan kenikmatan yang akan Alexa berikan untuknya.
Bayu sengaja menculik Alexa untuk menjadikan Alexa sebagai pemuas nafsunya dan sekaligus membalas perlakuan yang Alexa berikan malam itu di club malam milik Marcel.
Bahkan imajinasi liar Bayu sudah bekerja dengan begitu kotor, membayangkan bagaimana tubuh Alexa akan berada di bawahnya.
Sungguh lelaki paruh baya yang sangat menjijikkan di mata Alexa, lebih tepatnya di mata semua wanita waras yang tak silau akan uang.
"Semakin kau meronta, semakin aku tak tahan manis."
Jemari Bayu kini membelai lembut pipi Alexa, namun dengan sigap tangan Bayu sudah Alexa tepiskan dengan kasar, sampai sampai kedua bodyguard suruhan Bayu sudah tak sabar ingin memukul Alexa.
Seketika itu juga tangan Bayu langsung memberikan kode pada suruhannya untuk tidak berbuat lebih pada Alexa, mengingat kondisi Alexa yang harus fit untuk memuaskan nafsunya.
Alexa berusaha bangkit dari posisi duduk yang tergeletak di lantai, bahkan Bayu sampai berjongkok untuk menatap dan berbicara dengan Alexa.
Saat Alexa berusaha bangkit, tangan Bayu langsung mencengkram bagian leher Alexa dengan kuat.
"Mau lari kemana sayang?"
Tanya Bayu dengan bibir yang mendesis seperti ular berbisa.
"Kamu tidak akan bisa lari dari ruangan ini sebelum melayani hasratku. Telah lama aku mendambamu sayang, tidak usah berpura pura untuk jual mahal di hadapan ku."
Kalimat yang Bayu ucapkan sangat membuat hati Alexa geram. Otaknya berputar mencari ide untuk bisa menghubungi Satria, namun tas milik Alexa sudah hilang entah kemana?
Handphone milik Alexa pun ia simpan di dalam tas. Kalau pun Alexa berusaha melawan Bayu dan antek anteknya, sudah dipastikan sangat tidak mungkin, karena tenaga Alexa tak sebanding dengan mereka.
"Aku siap melayanimu tuan."
Entah ide dari mana yang Alexa dapatkan, tiba tiba saja kalimat itu lepas dari bibir Alexa, dan seketika senyum nakal merekah dari bibir Bayu.
"Tapi apa anda akan membiarkan kedua cecunguk itu mengganggu aktivitas kita?"
Bayu terkekeh mendengar ucapan Alexa, lalu dikibaskan tangan kanan Bayu sebagai isyarat pada kedua anak buahnya untuk meninggalkan dirinya bersama Alexa.
Bisik Bayu tepat di telinga Alexa, rasanya itu sangat menjijikkan bagi Alexa.
Kemana Satria?
Batin Alexa semakin berkecamuk merindukan kekasihnya, berharap Satria akan datang menolongnya.
Padahal terakhir mereka saling berbalas chatting saat Alexa hendak berjalan menuju toko swalayan sore tadi, bahkan Alexa sangat mengerti tingkah Satria yang sangat posesif jika pesannya tak kunjung ia balas.
"Apa boleh saya izin ke kamar mandi dulu tuan?"
Alexa mulai berusaha menjalankan siasatnya, sayangnya Bayu terlalu pintar untuk Alexa bodohi. Kepalanya menggeleng sebagai isyarat penolakan akan permintaan Alexa.
Tubuh Alexa bergetar menahan rasa takut yang diciptakan oleh Bayu akibat jarak mereka yang terlalu dekat, tangan Bayu meraih tengkuk Alexa berusaha mencium bibir tipis Alexa, namun Alexa segera memalingkan wajahnya, karena ia tak sudi diperlakukan seperti ini oleh Bayu.
Dengan sekuat tenaga Alexa menendang bagian vital Bayu yang sudah menegang, membuat pria paruh baya itu meringis kesakitan.
Kemudian Alexa berusaha lari dari cengkraman Bayu, sayangnya baru saja Alexa sampai di pintu, Bayu segera menarik tubuh Alexa, dan membawanya ke ujung ruangan yang sudah tersedia kasur king size untuk aktivitas ranjangnya.
Alexa masih meronta, berusaha melepaskan diri dari Bayu yang sedang mencari sesuatu dibalik saku celananya.
Ternyata Bayu mencari suntikan yang entah apa isi cairan di dalam suntikan tersebut.
"Kamu akan melayang menikmati malam bersamaku sayang."
Alexa menjerit histeris merasakan jarum suntik yang menusuk lengan kanannya, rupanya suntikan itu berisi obat perangsang agar Alexa mampu memuaskan Bayu secara alami, seolah melakukan aktivitas *itu tanpa unsur paksaan.
"Sebentar lagi obatnya akan bereaksi sayang, dan kamu akan menjerit nikmat bersamaku disini."
Kini posisi tubuh Bayu sudah siap mengunci tubuh Alexa, mengungkung Alexa berada di bawah tubuhnya.
Alexa masih bisa meronta, masih berusaha meloloskan diri dari Bayu, bahkan derai air mata mulai mengalir di pipi Alexa, dia membayangkan kalau malam ini hidupnya akan hancur setelah melepaskan keperawanan pada lelaki tua bangka yang mungkin umurnya tidak jauh dengan mendiang ayahnya.
Tiba tiba terdengar suara pintu didobrak sangat keras, menampilkan pria tampan bertubuh atletis mengenakan setelan jas hitam.
Mata pria itu begitu geram saat melihat aksi panas yang akan dilakukan oleh Bayu.
Bayu pun ikut terkejut saat melihat pintu ruangan rahasianya dibuka paksa oleh seseorang.
Siapa yang tahu tempat ini?
Batin Bayu bertanya tanya, bahkan Satria putranya pun tidak mengetahui tempat laknat yang dimiliki oleh Bayu.
Lalu siapa pria itu?
Kembali batin Bayu bergumam penasaran.
Bayu semakin penasaran dengan pria yang sudah berani merusak rencana kejinya, begitupun dengan Alexa.
Apakah dia sosok dewa penolong yang Tuhan kirim untuk Alexa?
Atau pria itu masih sekelompok dengan Bayu yang sama sama ingin menikmati malam bersama Alexa?
••••
Klik like ya ♡♡