Sandara

Sandara
Alat untuk balas dendam



"Menikahlah denganku Alexa."


♡ (Sebelumnya) ♡


Jantung Alexa terasa seperti mau pecah saat mendengar permintaan Jevan barusan. Sekuat tenaga Alexa berusaha mengatur nafasnya, berusaha untuk tenang di hadapan Jevan.


"Maaf sebelumnya pak Jevan, saya tidak mengerti akan maksud dari ucapan bapak barusan?"


Alexa masih tidak habis pikir akan permintaan Jevan.


Menurut Alexa ini hal konyol, bahkan sangat konyol. Seseorang yang belum dia kenal dengan mudahnya meminta dirinya untuk menikah.


Jangan jangan ada maksud terselubung dibalik lamaran Jevan.


Batin Alexa masih menyimpan curiga terhadap Jevan.


Jevan masih tetap tak bergeming, sesaat tidak ingin menjawab pertanyaan Alexa. Otaknya berputar memikirkan cara agar Alexa mau menerima lamarannya.


Jevan masih memikirkan cincin yang melingkar di jari manis Alexa, karena itu bukan sembarang cincin.


Terlihat jelas cincin itu dibentuk dari berlian mahal, sudah dipastikan Alexa bukanlah gadis biasa.


Kalaupun benar itu cincin pengikat Alexa, sudah dapat dipastikan oleh Jevan kalau lelaki yang sudah menyematkan cincin di jari manis Alexa bukanlah lelaki dari keturunan biasa.


"Saya menolak tawaran bapak karena tujuan saya datang kesini sepenuhnya hanya untuk bekerja, sama sekali tidak ada niatan lain. Lagi pula menikah muda bukanlah mimpi saya pak."


Menyaksikan reaksi Jevan yang masih tak bergeming membuat Alexa angkat bicara, dan menegaskan bahwa dirinya menolak permintaan Jevan.


"Are you sure?"


Hanya itu respon yang terlontar dari bibir coklat milik Jevan. Dahinya mengernyit dan tersenyum smirk, dan masih dalam posisi duduk santai bersender di kursi kebesarannya.


"Saya yakin dengan ucapan saya pak."


Jawaban Alexa begitu mantap, tekadnya yang belum ingin menikah muda semakin kuat, apalagi ada hati Satria yang harus dia jaga sepenuhnya.


Rasanya sangat tidak mungkin bagi Alexa untuk menghianati cinta Satria.


"Kalau suatu saat keadaan memaksamu untuk menikah denganku bagaimana?"


Entah kenapa Alexa merasa kalau Jevan sedang mengintimidasi dirinya.


Ucapan Jevan seperti bentuk ancaman untuk Alexa, bisa saja Jevan akan memaksa Alexa untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.


"Apa bapak mengancam saya?"


Alexa yang menyadari posisinya sedang berada di bawah tekanan langsung menegaskan dengan begitu fulgar.


Bukan Alexa namanya kalau dia dengan mudah dikendalikan oleh orang lain mengenai urusan pribadinya, sekalipun itu sosok Jevan.


Membahas pernikahan adalah ranah pribadi, asumsi Alexa untuk mengimbangi keberanian Jevan pun semakin tinggi.


"Saya tidak mengancammu nona Lexa. Ada kata yang harus kamu garis bawahi dari ucapan saya barusan."


"Saya bilang 'kalau suatu saat', itu artinya tidak ada unsur paksaan sedikitpun."


Jevan menjelaskan detail ucapannya, kemudian menjeda kalimatnya sesaat.


"Atau kamu sudah memberikan hatimu sepenuhnya pada pemilik cincin di jari manismu?"


Alexa pun reflek menatap cincin di jari manisnya, lalu tertunduk malu. Otaknya langsung menyusur pada sosok Satria yang beberapa hari ini masih belum dia temui akibat kesibukan masing masing, kerinduan pun muncul dalam batin Alexa pada kekasihnya.


Mendengar pertanyaan Jevan barusan, membuat senyum merekah dari bibir tipis Alexa, tergambar bayangan Satria yang sudah mengisi hatinya.


"Putuskan dia!"


Cecar Jevan lagi.


Jevan memang terkenal sebagai sosok pemimpin yang otoriter. Apapun yang menjadi keinginannya harus terpenuhi, begitupun ketertarikannya dengan Alexa.


Sejak awal melihat Alexa di club malam milik Marcel, tiba tiba rasa penasaran Jevan semakin tergugah. Namun pernyataan Jevan kali ini sulit untuk Alexa terima, dan tidak mampu Alexa tolerir lagi.


"Bapak gak bisa gitu dong, ini urusannya personal pak, bukan perihal pekerjaan."


Alexa mulai berani menentang keinginan Jevan yang memintanya memutuskan Satria.


Andai Jevan tahu kalau kekasih Alexa adalah adik sepupunya,


apakah Jevan akan setega itu?


atau justru semakin tega?


Mengingat Satria adalah putra Bayu Firmansyah.


Salah satu alasan Jevan ingin menikahi Alexa adalah tujuannya untuk membalas dendam pada Bayu, dengan cara merebut wanita yang Bayu sukai.


Jevan sangat mengerti kalau Bayu sangat tertarik dengan Alexa, bukan hanya itu saja, wajah Alexa yang begitu mirip dengan mantan kekasihnya membuat Jevan seperti menemukan bayang bayang masa lalu.


Jevan berharap mantan kekasihnya akan kembali setelah tahu dirinya sudah menikahi Alexa.


Ternyata ketertarikan Jevan pada Alexa hanya untuk dijadikan alat Jevan untuk balas dendam pada Bayu dan juga mantan kekasihnya.


Apakah takdir akan memihak Jevan?


Atau Jevan lah yang akan ditertawakan oleh takdir?


••••


Klik like and comment ya 😉


♡♡