Sad Ending

Sad Ending
Episode 9



"Kita Kemana Dulu Nih?". Bintang


"Emh Kita Putar2 Ajah Cari Yang Menarik Untuk Kita Mainkan Gimana?". Gadis


"Boleh Juga". Bintang


Kita Putar2 Mencari Permainan B u a t Dimainkan Aku Melihat C a p i t Boneka A k u Langsung Menarik Tangannya Bintang Untuk Mendapatkan Satu Boneka Teddy Bear Buat Aku. Dia Berusaha Untuk M e n d a p a t k a n Boneka Itu Walaupun Beberapa Kali G a g a l, Padahal A k u Ingin Terlihat Romantis Seperti Orang2 Juga Yang Mendapatkan B o n e k a Untuk Kekasihnya Tapi S u n g g u h Bintang Sangat Payah Sekali. Kalau Tau Dia Ngak Bisa L e b i h Baik Aku Dapatkan Sendiri Boneka Itu Lagian Sangat Gampang Untukku Karna A k u S e r i n g Mendapatkan Boneka Di Permainan Capit Di Mall Lupakan Saja.


"Bintang Kita Main Yang Lain Ajah Yuk". A k u Mengajaknya Untuk Mencari Permainan Yang Lain.


"Tunggu Sekali Lagi, Aku Pasti Dapatkan


Boneka Itu Untuk". Bintang


Wah Anak Ini Sangat Percaya Diri Sekali Yah Bisa D a p a t k a n Boneka I t u Untukku P a d a h a l Dia Sudah Lima Belas Kali Gagal Astaga.


"Baiklah Aku Percaya Padamu Fighting". Aku


Memberinya Semangat S e m o g a Saja Dia


Mendapatkan Boneka Itu Aku A k a n Sangat Bahagia Banget Kalau D ia Dapat Bonekanya


"Yess.... Aku Dapat Ini Untukmu". Bintang


"Wah Kau Berhasil". Gadis


Aku Spontan S a j a Dengan Tidak Tau Malunya Langsung Memeluk Bintang Saking Bahagianya Dia Berhasil Dapatkan Boneka It Untukku. Sekarang Benar2 Seperti Pasangan Yang Romantis D i a Berusaha Dapat Boneka Itu Untukku Walau Awalnya A k u Tidak Yakin Dia Bisa M e l a k u k a n n y a Hehee, Akupun Tersedar D e n g a n Tingkahku Astaga Abk u Memeluk Bintang..


"Maaf A...aku Refleks Memelukmu Sungguh".


Gadis


Aku Benar2 Salah Tingkah Melihat Bintang Menatapku, Mungkin Dia Kaget


Karna Aku Memeluknya T i b a 2 Astaga


Wajahku Pasti Memerah S e k a r a n g


Karena Malu Dengan Tingkahku Sendiri


"Gak Apa2, Oyah Ini Bonekanya". Bintang


Memberikan Boneka Itu Padaku Dengan


Senyum Termanis Yang Pernahku Lihat


Diwajahnya.


"Terimakasih Sudah Berusaha Mendapatkan


Ini Untukku".Balasku Akupun Ikut Tersenyum


"Astaga Lagi2 Jantungku Berdebar2 Seperti


Tadi Sepertinya Aku Benar2 Butuh Dokter


T u n g g u Ajah Kau Jantung A k a n Aku


Periksa Kamu Besok Ke D o k t e r". Batin


Bintang Berperang Dengan Hatinnya.


"Ada A p a Kenapa Kamu Terdiam?". Gadis


"Tidak Ada Apa2, Mau Main Yang Lain Lagi?".


"Boleh Emh Naik Roal Caster Aja Yah". Gadis


"Apa Kau T i d a k Takut Ketinggian?". Bintang


"Tidak Sama Sekali Aah Jangan2 Kamu Lagi


Y a n g Takut Ketinggian?". Jawabku Dengan


Kekehan Tapi Tidak Bermaksud M e l e d e k


Bintang Sama Sekali.


''Apa..? Ayolah Masah Cowo Ganteng Kaya


Aku T a k u t Ketinggian, Ayo Aku Buktikan


Sekarang". Bintang Menantangku


Bintang Menarik Tanganku Dan Sekarang Kita Sudah Naik A k u Sangat Antusias Sekali Naik W a h a n a Ini, Sekarang Kita Berada di


Puncak Ketinggiannya Roal C a s t e r Entah


Setan Apa Yang M e m b u a t k u Kelepasan


Kalimat Laknat Y a n g Terucap Dimulut Yang


Tidak Tau Malu Ini Astaga..


"Kamu Tau Ngak Bintang Kata Orang, Kalau


Orang Yang B e r c i u m a n Diatas Puncak


Ketinggian R o a l". Belum S e l e s a i Aku


Mengucapkan Kalimat Laknat I t u Bintang


Sudah Memotong Omonganku.


"Kamu Kasih Kodekah?". Bintang Tersenyum


Padaku Tapi Senyumnya Astaga M e s u m


Sekali Menurutku.


"Ah Ehehe Tidak AKu Hanya Asal Bicara Saja


Lupakan". Sumpah Rasanya Mukaku Seperti


Tertampar Mendengar B i n t a n g Berkata


S e p e r t i Itu. Bodoh Bodoh bodoh Sangat


"Kau Yakin? Aku Pikir Kau Mau Memberiku


Kode". Bintang


Tidak Bisakah Bintang Berhenti Bicara


Lagi P a d a k u Astaga Aku S u n g g u h Malu. Aku Tertunduk Sekarang B e n a r2


Tertunduk.


"Kok Diem S i h?". Lanjut Bintang Bertanya


Padaku Tentu Saja Aku Tidak Akan Jawab


A t a u p u n Menatap Bintang Sekarang.


Bintang Meraih D a g u k u Untuk Menatap


W a j a h k u, Aku Merasakan Jantungku


Berperang Didalam Sana Aku Sesak Napas


Sekarang Aku Sulit Sekali Mengatur Dengan


Baik, Oh Tuhan Tolong Aku Hiks. Aku Bisa


Merasakan Napasnya B i n t a n g Dedepan


Wajahku.


Satu Detik


Dua Detik


Tiga Detik Kemudian


Cup


Deg


Sebuah Kecupan Mendarat Dibibirku Aku


Kaget Dan Melolotkan Mataku Lebar2, A k u


Tidak Percaya Dengan Apa Yangku Rasakan


S e k a ra n g. Aku M e m b e k u Seketika.


"Bukankah Ini Yang Kamu Maksud Dis?".


Bintang


Bintang Bertanya Padaku Tampa Ada Rasa Dosanya Sama Sekali Padahal Dia Mengambil First kissku Masih Sempatnya Dia Tersenyum


Mesum K e a r a h k u. Aku Tidak Bisa Berkata Apa2 A k u Gugup Karena Ini Pertama Kalinya


Bagiku.


"Dis Liat Aku!". Bintang


Aku Masih Nunduk Ini Memalukan Karena aku Sendiri Yang Mengatakan Soal Ciuman


Itu Pada Bintang.


"Gadis Aku...". Bintang Kembali Berbicara Dan Aku Menengok Kearahnya Tapi Dengan Wajah


Yang Sulit Aku Ekspresikan.


"Apa Kamu Belum Pernah Berciuman Sebelum


nya?". Bintang Lagi2 Bertanya Karena Tadi Dia Melihatku Langsung Saja Memegang B i b i r Setelah D i a Menciumku. Dan S e k a li Lagi Aku Menyentuh B i b i r k u Mendengar D i a B er t a n y a Seperti l t u. Aku M e n j a w a b


Dengan Polos Tampa Berbohong Dan Malu2 .


"Ti...dak I...tu Ciuman Pe..pertamanya Aku".


Aku Tidak Mengerti Kenapa Dia Rajin Sekali Tersenyum Tapi Senyum Yang Sangat Mesum Sekali, Bintang Meraih Wajahku Dan Menciumku Sekali Lagi Aku Tidak Merespon Karena Aku Tidak Tau Bagaimana Cara Berciuman Disela2 Kiss Ini Dia Memintaku Untuk Membalas Ciumannya Tapi Bagaimana Cara Membalasnya Dia Memintaku Untuk Melumat Bibirnya Juga Dan Aku Melakukannya Walau Masih Sangat Gugup Untuk Itu.


Aku Merasakan Bibirku Digigit Dasar Nakal Dan Reflek Aku Membuka Mulutku Sepertinya A n a k Nakal I n i Tidak M e n y i a 2 k a n Kesempatan U n t u k Mengabsen Kedalam Seluruh Mulutku Kurasakan Lidahnya Bermain D i d a l a m Sana Dengan B e b a s, Akupun Perlahan Membalas Seakan2 Sudah Paham Dan Mengerti Soal Ini Atau K a r n a Ini Hanya Naluri Saat Semua Berciuman W a l a u p u n Pertama Kalinya?.


"Lumayan Tapi Masih Sangat Berantakan".


Bintang


Aku Hanya Tersenyum Tentu Saja Masih


Berantakan Ini Adalah Ciuman Pertamaku


Bagaimana Sih Heheh...


"Kamu Suka?". Bintang


"Aku Tidak Tau". Aku Menjawab Dengan Sejujur2nya.


"Kamu Akan Tau Dan Akan Menyukainya,


Aku Akan Mengajari". Bintang


Apa? Mengajariku Yang Benar Saja Emang Dia Guru L e s Belajar Berciuman Supaya Menjadi Mahir Barciuman Ada2 Saja.


"Jadilah Guru Yang Baik". Gadis


"Dan Jadilah Murid Yang Patuh Juga". Bintang


S E M O G A R E A D E R S A Y A N G


S U K A Y AH......😊😊


Like/Coment/Favorit Supaya Aku Terus


Semangat Untuk Mencari Inspirasi


Buat Kelanjutan Novel Ini😚😚