
Bintang P.O.V
Ingin Sekali Rasanya Aku Bertanya Kepada Ayah Perihal Perjodohan Itu, Ingin Tau Apa Alasanya? Kenapa Tiba2 Kepikiran Untuk Menjodohkanku? Macam Aku Ini Bujang Tua Yang Tak Laku Ajah Mau Di Jodoh2kan. Tapi Aku Menahan Rasa Ini Untuk Bertanya Selain Karena Sudah Berjanji Sama Adekku Andini, Aku Akan Tunggu Sampai Ayah Memberi Taunya Sendiri Soal Perjodohan Itu Nantinya, Dan Aku Akan Menunggu Dan Pertanyakan Semua Yang Ada Pada Benakku.
Tunggu Dulu Kenapa Aku Tidak Kepikiran Untuk Tanya Sama Ibuku Saja. Tapi Kok Aku Ragu Yah, Aku Yakin Ibupun Ngak Akan Mau Kasih Tau Kalau Aku Bertanya, Ayah Pasti Sudah Melarang Ibu Untuk Membuka Mulut Untuk Membocorkan Dulu Padaku Sebelum Ayah Sendiri Yang Memberi Tahukan Padaku. Grrrr Itu Akan Sia2 Dan Percuma Ajah, Ini Membuatku Frustasi Ajah.
Yah Tuhan Semoga Ayah Hanya Main2 Saja Soal Perjodohan Ini, Aku Belum Siap Jadi Papa Muda Sekarang Tuhan Setidaknya Tunggu Aku Sudah Berumurlah Baru Menikah.
Ayah Jangan Lakukan Perjodohan Ini Dan Membicarakan Denganku Sampai Kapanpun, Jadi Suami Dan Papa Muda Astaga Yang Benar Saja, Aku Masih Ingin Menikmati Hidup Tuhan.
P.O.V AND
😊😊
Malam Ini Aku Janjian Jalan Bareng Sama Bintang, Hmm Mungkin Jalan2 Di Taman Hiburan Aku Rasa Ini Akan Sangat Menyenangkan Karena Ini Pertama Kalinya Aku Keluar Sama Cowok Hehe Biasanya Juga Sama Ulfa Sahabatku Itu.
DRRRR...
DRRRR...
Chat Dari Bintang Masuk, Dan Sekarang Bintang Memutuskan Untuk Tidak Menggunakan kata Loh, Gue Lagi Sama Gadis Melainkan Aku, Kamu Ajah.
"Hiii... Dis Apa Kamu Udah Siap? Aku Jemput
Sekarang Yah (Emoji Senyum)". Bintang
"Hiii Juga, Iyah Aku Tunggu (Emoji Senyum Juga)". Gadis
Selesai Balas Chat Dari Bintang Aku Kembali Memastikan Apakah Aku Sudah Benar2 Cantik Dengan Penampilanku, Dan Tak Lupa Aku Menyemprotkan Parfum Yang jadi Wangi Ciri Khasku. Aku Mengenakan Dres Selutut Warna Favoritku Tentu Saja Hitam Dengan Sepatu Santai Warna Putih Tak Lupa Juga Aku Padukan Dengan Tas Kecil Warna Hitam Mix Merah Biar Tambah Chantik Styleku Malam Ini.
"Emh Sudah Sempurna Dan Harum Juga hehe". Aku Yakin Bintang Takkan Berpaling Melihatku Malam, Ini Semoga Saja Tuhan. Setelah Beberapa Menit Aku Menunggu Akhirnya Bintang Sampai Juga Di Rumahku.
Ting Tong
Ting Tong
"Oh Nak Bintang Ayo Masuk Dulu Biar Tante Panggilkan Gadis". Mamaku Yang Membukakan Pintu Untuk Bintang Dan Mempersilahkannnya Masuk Juga.
"Iyah Tante, Salam Tante Dan Terimakasih". Bintang
"Duduk Dulu Nak Bintang Tante Keatas Panggilkan Gadisnya". Mama Langsung Bergegas Keatas Menemuiku..
"Dis Turun Sudah Ditungguin Bintang Dibawah Nak". Sembari Membuka Pintu Kamarku.
"Mamaaa.. Mama Buat Gadis Kaget Deh".
Aku Bergegas Turun Dan Melihat Bintang Yang Lagi Duduk Di Sofa Diruang Tamu, Aku Menyapanya..
"Hiii".
"Hiii".
"Yah Tuhan Gadis Cantik Banget, Dan Apa Ini Kenapa Jantungku Berdebar2 Seperti Ini Apa Mungkin Aku Mulai Jatuh Cinta Sama Gadis, Akh Tidak2 Ini Tidak Mungkin, Ini Hanya Jantungku Yang Kurang Sehat Aja Besok Bakal Aku Periksa Ke Dokter Penyakit Dalam". Batin Bintang Dalan Hati
"Mah Kita Pamit Yah, Mama Ngak Papakan Gadis Tinggal Sebentar?". Gadis
"Ngak Apa2 Sayang, Tapi Ingat Hati2 Dan Pulangnya Sebelum Jam Sebelas Malam Ok".Mama
"Iyah Mama Gadis Tau Kok, Makasih Yah Mah". Gadis
"Tante Bintang Izin Ajak Gadis Jalan2 Yah Tante, Nanti Bintang Antar Pulang Sebelum Jam Sebelas". Bintang
BintangMinta Izin Sama Mama Karna Mengajakku Jalan2 Dan Mohon Pamit Juga, Aku Tidak Tau Kenapa Mama Sama Papa Bisa Percaya Dengan Bintang Karna Sebelumnya Ngak Ada Orang Tuaku Mengizinkan Aku Keluar Atau Jalan Sama Laki2. Apa Mungkin Karna Aku Sudah Dewasa Kali yah Makanya Orang Tuaku Mempercayai Aku Untuk Keluar Sama Laki2, Karena Sudah Bisa Jaga Diri Mungkin Entahlah Hanya Orang Tuaku Yang Tau, Dan Rasa Kepercayaan Itu Akan Slaluku Jaga Dan Tidak Akan Aku Merusaknya.
"Iyah Tante Percaya Sama Kamu Nak, Jaga Bintang Yah Dia Anak Tante Satu2nya". Mama
Bintang Mengangguk Dan Kitapun Pergi Keluar Sampai Depan Rumah Aku Melihat Mobil Terpakir Dengan Cantik, Jadi Bintang Kali Ini Ngak Bawah Motornya.
Dalam Mobil Bintang Menatapku Dan Memujiku.
"Dis Kamu Cantik Dan Manis Deh". Bintang
Dan Seketika Wajahku Meronah Mendengar Pujian Itu, Ternyata Apa Yangku Katakan Tadi Kalau Bintang Tak Bisa Berpaling Menatapku Karena Dari Tadi Dia Menatapku Terus Hahaa Ngak Apa2kan GR Sekali2,..
"Ha_ Hehee Gula Kali Manis, Yuk Langsung Ajak Kita Berangkat". Gadis
Aku Langsung Mengajaknya Pergi Jujur Saja Aku Sudah Tidak Tahan Lama2 Diliatin Bintang, Jantungku Sudah Berdetak Sangat Kencang. Angin Kali Yah Kencang Hehee, Aku Menarik Napasku Untuk Mengatur Napas Supaya Teratur Lagi.
"Aku Tidak Bohong Karna Memang Kamu Manis Dis, Aku Ingin Menjadi Semut Yang Bisa Terus Mengelilingimu Yang Manis Itu". Bintang
Apa? Tunggu Sebentar Sungguh? Bintang Pandai Sekali Ngegombal Aku Rasanya Ingin Sekali Tertawa Oh Astaga Humorku Anjlok Mendengarnya, Aku Pikir Cowok Dingin Kaya Bintang Tidak Bisa Ngegombal Sekalinya Tau Sendirilah Yah..
"Terimakasih Kasih Kita Berangkat Sekarang Deh Nanti Keburu Malam". Gadis
Aku Mengajaknya Sekali Lagi Dan Dia Mengiyakan Dan Menstanster Mobilnya Kita Berangkat Tidak Ada Obrolan Lagi Dalam Mobil Hanya Terdengar Musik Yang Diputar. Setengah Jam Kita Dijalan Akhirnya Kita Nyampe Juga Tempat Tujuan, Aku Buru2 Turun Begitu Banyak Orang Rameh Banget Pokoknya.
"Namanya Juga Tempat Hiburan Pasti Ramelah Gimana Dis". Reader Berkomentar
Sampai Jumpa Di Next Episode Reader
Tunggu Aku Disana Yah...