
Hari Ini Gadis Jadwal Kuliahnya Sore, Jadi Dia Berangkat Agak Cepat Sekalian Mampir Untuk Ngambil MobilnyaDi Bengkel, Pas Nyampe Bengkel Gadis Di Kasih Tau Kalau Mobilnya Mungkin Besok Pagi Baru Bisa Diambil Soalnya Masih Ada Yang Belum Beres, Gadis Terpaksa Naik Taksi Lagi Untuk Kekampus, Lagian Nanti Kalau Pulangnya Malam Ada Ulfa Yang Bisa Dia Mintai Tolong Buat Antarnya Balik Kerumah,. 20 Menit Nyampe Kampus, Karena Dari Rumahnya Ke bengkel Hanya Memerlukan Waktu 10 Menit, Gadis Membayar Ongkos Taksi Lalu Berjalan Menuju Ruangan, Setalah Tinggal Beberapa Meter Menuju Ruangannya Gadis Berjalan Sambil Menundukan Kepala Memperhatikan Hp Ditangannya, Dia Bahkan Lagi2 Ngak Sadar Kalau Depan Pintu Ada Bintang Yang Lagi Berdiri, Dannnnnn.....
Bhukkk
-"Aw Sakit". Sambil Memegang Jidadnya Dan Hpnya Terjatuh, Gadis Melihat Siapa Yang Ditambraknya Lagi2 Dia Menabrak Orang Yang Sama Otomatis Gadis Langsung Mundur Dengan Tiba2 Dan Hampir Saja Terjatuh Kalau Tidak Di Tangkap Sama Bintang. Gadis Mengumpat Dalam Hatinya Kenapa Dua Hari Ini Dia Slalu Sial Dan Menabrak Orang Yang Sama Dan Kenapa Bukan Orang Lain Saja Kenapa Harus Dia, Gadis Kesal Dengan Harinya Yang Sial..
BINTANG: -"Loh Kayanya Suka Banget Yah Nabrak2 Orang Atau Memang Loh Modus, Memang Sengaja Mau Nabrak Aku". bintang Dengan Percaya Dirinya Berkata Seperti Itu. Gadis Dalam Hati Merkata "Untung Ajah Loh Ganteng Dan Aku Menyukai Loh, Kalau Ngak Aku Bakal Ketawa Terbahak2 Dengar Loh Ngomong Kaya Gitu".
BINTANG: -"Loh Ngak apa2kan".Sambil Nyerahin Hpnya Gadis. Gadis Hanya Nganggukin Kepala Lalu Mengucapkan Kata -"Maaf Tadi Aku Ngak Hati2". Lalu Masuk Dalam Ruangan Dan Duduk Di Bangkunya,.
Bintang Curi2 Pandang Kearah Gadis, Gadis Tidak Berani Menatap Bintang Dia Takut Karena Mengingat Ucapan Dion Kemarin Uang Mengatakan Kalau Bintang Tidak Akan Melepaskannya Lagi Kalau Menabrak Bintang Lagi, Sedangkan Barusan Dia Baru Ajah Menabrak Bintang. Dalam Hati Gadis Berdoa Moga Ucapannya Dion Kemarin Hanya Kebetulan. Diruangan Itu Baru Ada Gadis Sama Bintang,. Gadis Bingung Kenapa Yang Lain Belum Juga Datang Terutama Ulfa, Ulfa Bahkan Ndak Ngebas Chatnya Gadis Semakin Buat Gadis Risau saja. Gadis Sama Bintang Ngak Menyadari Kehadiran Dion Didepan Pintu,.
DION: -" Ehem". Deheman Dion Mengkagetkan Gadis Dan Bintang -"Loh Berdua Kok Berdua'an Di Kelas Jangan2 Kalian".Dion Berucap Dengan Suara Menggantung.
BINTANG: -" Apaan Sih Datang2 Ganggu Orang Ajah, Ngak Tau Apa Kalau Aku Lagi Mau Berduaan Sama Gadis". Dia Berbicara Sambil Berjalan Kerah Gadis Yang Masih Ajah Duduk Bingung Dengan Sikap Bintang Sok Akrab Padanya. -" Iyakan Gadis". Sambil Mengusap Pucuk Rambut Gadis, Wajah Gadis Langsung Merah Bak Kepiting Rebus ππ, Bagaimana Bisa Bintang Bersikap Manis Padaku, Apakah Bintang Menyukaiku OMG Rasanya Jantungku Udah Mau Copot Dari Tempatnya, Wadidauw Napasku Sesak Sekali, Tuhan Aku Mau Ke Toilet Sekarang,.
GADIS: -"Aku Mau Ke Toilet". Gadis Beranjak Dari Tempat Duduknya Lalu Berlari Kearah Toliet, Dalam Toilet Gadis Tersenyum Bahagia Mendapat Perlakuan Manis Dari Bintang, Tapi Dia Masih Takut Apakah Yang Dikatakan Dion Itu Benar, Mengingat Kelakuan Bintang Yang Tiba2 Manis Padanya Hari Ini, Bintang Bahagia Campur Khawatir Dengan Apa Yang Dikatakan Dion, Terdengar Seperti Ancaman Bagaimana Kalau Bintang Balas Dendam Karna Dia Menabrak Dengan Keras Kemarin Ditambah Lagi Hari Ini, Tapi Masah Iyah Sih Bintang Sampai Segitunya, Gadis Malah tanya Jawab Dengan Suara Hatinya Sendiri, Yah Sudahlah Mungkin Aku Yang Terlalu Banyak Mikir Gadis Mengakhiri Membatimya."
AUTHOR: -''Kayanya Gadis Udah Masuk Jebakkan Bintang Nih Guys Gimana Dong Kan Kasian Tuh Baper Sendirianππ, Bintang Sih Jahat Bisa2nya Bikin Gadis Baper". Author Mewakili Kalian Reader.π.
Gadis Menarik Napas Dalam2 Untuk Mengatur Napas, Lalu Dia Keluar Menuju Ruangannya Kampusnya, Gadis Berdiri Depan Pintu Dia Tidak Melihat Bintang, Namun Sudah Banyak Anak2 Yang Lainya Dalam Ruangan Tiba2 Dibelakang Terdengar Suara Seseorang, yah Seseorang Yang Baru Ajah Membuatnya Sesak Napas.
BINTANG: -"Nyarih Aku Yah Dis". Sambil Mengusap Pucuk kepala Gadis Lagi Dan Lagi Bintang Mengusap Kepala Gadis. Lagi2 Wajah Gadis Memerah Seperti Kepiting Rebus, Gadis Dengan Cepat Menggeleng Dengan Salah Tingkah.
GADIS: -" Emh Bu...Bu...Bukan Aku Me.. Me.. Mencari Ul". Gadis Jawab Dengan Terbata2, Belum Juga Selesai Gadis Bicara Bintang Udah Main Tarik Ajah Tangan Bintang Untuk Duduk Dikursinya..
BINTANG: -" Yah Udah Ayok Duduk Loh Mau Berdiri Sampai Kapan Disini, Ulfa Hari Ini Ijin". Gadis Malah Terlihat Bingung Dan Pasrah Tangannya Di Tarik Sama Bintang Dalam Hatinya Gadis Senang Banget Bagaikan Melayang Di Atas Awan.
ππ
_____________________________________________
Aku Hari Ini Berangkat Lebih Cepat Dari Biasanya Ke Kampus, Aku Malas Dirumah Gak Ada Kerjaan, Aku Melaju Motorku Pelan Hingga Sampai Kampus, Aku Parkirkan Motorku Langsung Menuju Ruangan Kampusku, Kampus Masih Lumayan Rame, Tapi Tidak Dengan Ruanganku Seperti Masih Kosong Aku Masuk Dan Duduk Dalam Ruangan Sekitar 10 Menit Kira Aku Duduk, Lalu Beranjak Dari Dudukku Dan Berdiri Depan Pintu, Sekitar Beberapa Meter Didepan Ruangan Aku Melihat Gadis Berjalan Menuju Ruangan Berjalan Sambil Nunduk Perhatiin Hp, Aku Tidak Menegurnya Aku Membiarkan Gadis Menabrakku, Mengingat Hari Ini Hari Dimana Taruhanku Dimulai Dannnnn.....
Bhukkk
Lagi Badan Itu Menabrakku Hpnya Terjatuh Dia Sepertinya Kesakitan Terdengar Dia Merintih Sambil Memegang Jidadnya, Dia Mendongkak Untuk Melihat Aku Seketika Dia Langsung Mundur Dengan Tidak Hati2 Dan Hampir Saja Terjatuh Kalau Tidak Segerah Aku Tangkap. "Perempuan Bodah". Bagaimana Begitu Kaget Sampai Tidak Perduli Keselamatannya. Aku Menggodanya Dengan Pentanyaanku Diam Terdiam Menggeleng Dan Minta Maaf Lalu Berlalu Dihadapanku Menuju Kursinya, Aku Memperhatikan Diam2 Saat Dia Duduk Ada Rasa Yang Mengganjal Dalam Hatiku Mengingat Aku Menjadikan Bahan Taruhan Lagi2 Aku Merasa Bersalah,. Tiba Dion Dari Arah Pintu Mengkagetkanku Dengan Suaran Dehemannya Dia Meledekku Dengan Gadis, Kali Ini Aku Membuat Gadis Itu Salah Tingkah Karna Aku Mengusap Pucuk Kepalanya Dengan Lembut, Aku Dapat Melihat Bagaimana Wajah Itu Berubah Merah Seperti Kepiting Rebus,π Dengan Suara Pelan Dia Bilang Mau Ke Toilet Beranjak Bangun Lalu Berdiri, Setelah Dia Pergi Aku Keluar Lumayan Lama Mungkin Dia Mengusir Rasa Canggungnya, Aku Melihat Dia Kembali Keruangan Tapi Tidak Langsung Masuk Dia Malah Berdiri Di Pintu Mungkin Dia Mencari Seseorang Atau Mungkin Ulfa Sahabat, Aku Berharap Kalau Dia Mencariku Mungkin Terdengar Konyol Tapi Itu Yangku Inginka. Aku Berdiri Tepat Dibelakang Dia Sambil Memegang Bahunya Dan Aku Bertanya -"Nyari Aku Yah Dis". Sambil Mengusap Pucuk Kepalanya Lagi Dan Lagi Aku Memperhatikan Wajahnya Yang Memerah Lagi Aku Tersenyum, Dan Menarik Tangannya Untuk Duduk Dikursinya,
_____________________________________________
Aku Melihat Gadis Langsung Keluar Setelah Jadwal Kuliah Selesai, Sedangkan Aku Masih Ngobrol Dengan Dion Panjang Lebar, Dan Aku Pulang Duluan Meninggalkan Dion Menuju Parkiran Motor, Saat Aku Melihat Gadis Masih Berdiri Aku Tidak Tau Dia Nunggu Siapa Aku Nyamperin Gadis.
BINTANG: -"Nungguin Siapa Dis". Gadis Kaget Dengar Suara Itu Tapi Dia Bisa Langsung Kontrol Diri. Gadis Tersenyum Lalu Menjawab.
GADIS: -" Emh Ngak Lagi Nunggu Siapa2".
BINTANG: -" Loh Bawah Mobil."? Bertanya Sambil Mengerutkan Alisnya,
GADIS: -" Mmm... Engak Mobilku Masih Rusak Mungkin Besok Baru Bisa Di Pake, Aku Masih Pake Taksi". Gadis Menjawab Dengan Ragu,.
BINTANG: -"Yah Udah Loh Ikut Aku Ajah Daripada Pake Taksi". Bahkan Tampa Sadar Bintang Menarik Tangan Gadis Untuk Ikut Pulang Bersamanya Pake Motor. Gadis Bukannya Naik Malah Terdiam -"Kenapa Loh Takut Aku Apa2in, Loh Tenang Ajah Aku Ngak Sebrengsek Itu Kok, Aku Janji Akan Bawah Pulang Sampai Rumah". Gadis Tersenyum Lalu Berkata -"Kamu Janji". Bintangpun Tersenyum -"Iyah Janji, Terus Nunggu Apalagi Cepat Naik, Mau Aku Gendong Naik Juga Nih". Gadis Langsung Tersipu Malu..
Thanks Yah Kalian Udah Mau
Baca Cerita Ini, Jangan Bosan Nunggu
Kelanjutannya Yahπ