Sad Ending

Sad Ending
_Ketiga



Hari Ini Aku Benar" Malas Untuk Berangkat Kuliah Apalagi Mobilku Rusak Dan Sedang Berada Di Bengkel Untuk Di Perbaiki, Wajahku Masih Saja Lesu Padahal Aku Udah Mandi, Setelah Selesai Siap2 Aku Ngechat Ulfa Untuk Jemput Aku Hari Ini Dan Memberi Tahu Mobilku Rusak,.


To Ulfa_



"Ulfa Jemput Aku Donk, Mobilku Rusak Nih Masih Diperbaiki Di Bengkel" Lalu Langsung Turun Untuk Sarapan Dilantai Bawah, Aku Melihat Mama Tapi Tidak Melihat Papa,.



GADIS: -''Pagi Mama,... Emh Ma Papa Mama Kok Tumben Ndak Keliatan". Bertanya Sambil Duduk Di Depan meja Makan.



MAMA: -"Oh Papa'mu Udah Berangkat Baru Aja". Membalas Pertanyaan Anak Semata Wayangnya Itu Sambil Memberi Gadis ayam Goreng.



GADIS: -"Oooooo". Berkat oh Doank, Lalu lanjut Bertanya -"Kok Tumben Ma, Biasanya Papa Sempati Sarapan Bareng".



MAMA: -"Katanya Ada Urusan Penting Di Kantor Yang Harus Diselesaikan Dengan Cepat, Sayang". Sambil Melihat Anaknya



GADIS: -"Papa Sibuk Ea Mah" Mamanya Hanya Menjawab -"Iya Sayang, Selesaikan Sarapan'mu Lalu Berangkat Kuliah Bukanya Jadwal Setengah Sembilan Pagi ".



Gadis Hanya Menganggukkan Kepala Tanda Mengiyakan Kata2 Mamanya..


Setelah Selasai Makan Gadis Langsung Pamit Ke Mamanya Untuk Pergi Kuliah, Karena Didepan Sudah Terdengar Suara Klakson Mobilnya Ulfa, Gadis Berlari Kecil Untuk Nyamperin Ulfa Yang Udah Menunggunya.



GADIS: -"Loh Kok Ngak Masuk Ulf". Gadis Bertanya Ke Ulfa. Ulfa Hanya Tersenyum Sambil Berkata



ULFA: -"Cepatan Naik Nanti Kita Telat, Gak Usah Basa Basi". Gadis Langsung Terkekeh Mendengar Ocehan Temannya.



30 Kemudian Gadis Sama Ulfa Udah Nyampe Depan Kampus, Dan Mereka Langsung Turun Dari Mobil Lalu Segera Naik Ke Ruangan Mereka Lantai Atas Sambil Bercanda Ria, Gadis Saking Gagal Fokusnya, Gadis Bahkan Tidak Memperhatikan Jalan Didepannya Dan...




Bhukkk



-"Awh.." Gadis Meringis Kesakitan Karna Menabrak Seseorang Yang Ada Didepannya.


Bintang Hanya Diam Sambil Menatap Perempuan Yang Menabraknya Dengan Keras, Tidak Lupa Dengan Tampang Wajah Dinginnya Bak Es kutub Itu, Kemudian Bintang Bicara Sesuatu.



BINTANG: -"Punya Matakan" Bertanya Sambil Menaik Turunkan Alisnya.



GADIS: -"Ma... ma... maaf Aaa..aku Tidak Sengajak". Menjawab Dengan Sedikit Gugup. Lalu Dion Menyahut..



ULFA: -"Eh Loh Ngak apa2 Dis" bertanya Dengan Panik. Gadis Membalas Dengan Gelengan Kepala.



DION: -"Loh Masah Ngak Liat Sih Gadis, Bintang Sebesar Pohon Beringin Gini Masih Loh Nabrak Juga". Sambil Terkekeh Meledek Gadis. Gadis Hanya Tersenyum Kaku Lalu Perlahan Mundur Menjauh Dari Bintang Yang Masih Berdiri Didepannya.



GADIS: -"Sekali Lagi Maaf". Sambil Berlalu Melewati Bintang. Dion Lagi2 Beledek Gadis Dengan Berkata.



DION: -"Gadis Loh Harus Hati2 Lain Kali, Nanti Kalau Loh Nabrak bintang Lagi, Gue Yakin Loh Ngak Bakal Dilepas Lagi". Sambil Tertawa Garing. -"Iyakan Bintang". Lalu Bertanya Ke Bintang Lagi. Bintang Bukanya Jawab Malah Bersikap Masah Bodoh Dengan Ocehan Dion, Dan Melangkah Pergi Keruangan Dimana Ruangan Itu Yang Sama Gadis Menuju..




2 Jam Telah Berlalu, Mata Kuliah Pertamanya Habis Tinggal Nunggu Mata Kuliah Keduanya, Tapi Masih Satu Jam Lagi Jadi Gadis Mengajak Ulfa Untuk Bergi Kekantin Kampus Buat Makan Atau Sekedar Nongkrong Sambil cek Tugas Hari Ini..










_____________________________________________



_Bintang Anggara



Selesai Mata Kuliah Aku Langsung Ngajak Dion Kekantin Kampus, Dion Iya2 Ajah Ikut Ajakanya Aku, Dengan Mengekori Aku Dibelakang Bang Main Ular2an. Sesampainya Dikantin Aku Milih Duduk Dipojok Dan Ngak Tahu Kenapa Mataku Langsung Tertuju Kearah Perempuan Yang Duduk Disebelah Masih Agak Jauh Dari Aku, Aku Melihatnya Tampa Sengaja Aku Tersenyum, Tiba2 Dion.



DION: -"Loh Lagi Ngak Kesambetkan, Kok Loh Senyum2 Sendiri". Merasa Aneh Melihat Bintang Senyum2 Sendiri.




DION: -"Emh Bintang Loh Mau Ikut Tahuran Ma Gue Ngak". Sambil Ngakat2 Alis Tebalnya.



BINTANG: -"Taruhan Apaan, Kalau Cuman Taruhan Uang Sejutaan Aku Malas". Sambil Memainkan Hpnya. Dion Langsung Menjawab.



DION: -"Kali Ini Bukan Uang Melainkan Motor". Menunggu Jawaban Dari Bintang -"Bagaimana Loh Setuju Ngak".Masih Menunggu Jawaban Dari Bintang.



BINTANG: -"Ok, Tapi Taruhannya Apa Dulu".Masih Sibuk Dengan Hp, Dion Menjawab.



DION: -"Gadis". Belum Juga Selesai Dion Menjawab Bintang Langsung Memotong Pembicaraannya Dion.



BINTANG: -"Apa Gadis.? Maksud Loh.?".Dengan Wajah Setengah Heran Mendengar Nama Gadis Disebut Dion. Dion Kembali Lagi Menjawab.



DION: -" Iyah Gadis Dan Loh Gak Salah Dengar Kok, Makanya Dengarin Gue Ngomong Sampai Selesai Jangan Main Potong2 Ajah". Bintang kembali Nyahut Lagi -"Kan Aku Kaget Din Dengar Loh Sebut Nama Gadis, Ok Loh Lanjut Apa Yang Mau Loh Omongin". Lalu Diam Untuk Mendengarkan Omongannya Dion.



DION: -"Ok Gini Loh Hanya Punya Waktu 2 Bulan Saja Untuk Mendapatkan Hatinya Gadis". Terdiam Sebentar Dan Melanjutkan Lagi Kata2nya -"Kalau Loh Udah Dapatin Hatinya Gadis Terus Loh Pacarin Tu Gadis, Selama Waktu Yang Ditentukan Yaitu 2 bulan Tadi". Menarik Napas Lalu Masih Melanjutkan Kata2nya. -"Setelah Gadis Jatuh Cinta Sama Loh Harus Putusin Gadis Secara Sepihak, Kalau Loh Berhasil Motor Gue Buat Loh Dan Gue Akan Jadi Babu Loh Selama Sebulan, Tapi Kalau Loh Sampai Jatuh Cinta Betulan Sama Gadis Loh Taukan Apa Yang Harus Loh Lakuin, Bagaimana Loh Tertarik".Menatap Bintang Dengan Tatapan Penuh Tantangan. Tapi Bintang Masih Bingung Lalu Bertanya.



BINTANG: -"Kenapa Harus Gadis, Apa Tidak Ada Yang Lainkah Yang Bisa Dijadikan Objek Taruhan Kita.?" Tatapan Sangat Tajam Kearah Dion, Meminta Penjelasan Lebih Detail



DION: -" Kenapa Loh Takut, Kalau Loh Bakal Jatuh Cinta Betulan Sama Gadis". Bertanya Balik.



BINTANG: -"Sorry Aku Ngak Bisa Jadiin Orang Sebagai Bahan Taruhan".



DION: -"Hahaha,.. Kalau Loh Ngak Takut Loh Jatuh Cinta Sama Gadis Berarti Loh Pengecut Bintang". Berkata Dengan Tertawa Lepas, Bahkan Tidak Perduli Dengan Anak2 Lain Menatap Kearahnya. Mendengar Kata2 Dion Yang Mengejeknya Membuat Ego Bintang Langsung Naik 99%. Dalam Hati Bintang Berkata -"Iyah Yah Ngapain Juga Mikirin Perempuan Itu".



BINTANG: -"Ok fiiks Aku Terima Tantangan Loh'. Sambil Mengulurkan Tangan Kearah Dion Sebagai Tanda Setuju. Dion Lagi2 Tertawa Menerima Uluran Tangan Bintang.



DION: -"Ok Fiiks, Mulai Besok Taruhan Kita Berlaku". Dengan Senyum Sok Tampanya Itu. Bintang Hanya Ikut Senyum, Tapi Dalam Hatinya Masih Ajah Bertanya2 -"Kenapa Dia Jadi Orang Jahat, Bagaimana Kalau Gadis Kecewa Dan Membencinya, Bagaimana Perasaan Gadis Nantinya Aarrgg". Frustasi Sendiri.



DION: -"Loh Ingat Ngak Ada Kata Mundur Ini Fiiks Taruhanya, Kalau Loh Berniat Untuk Mundur Itu Sama Saja Loh Akui Loh Kalah Taruhan Sama Gue". DionBerucap Dengan Menaik Turunkan Alis Tebalnya.



BINTANG: -"Kita Liat Ajah Nanti". Lalu Mengajak Dion Kembali Keruangan Kampusnya.











_____________________________________________



Maaf Yah Guys Kalau Masih Typo2



Hehe' Kan Aku Masih Belajar Nih,.



Kalau Kalian Ada Masukan Atau Saran



Bisa Langsung Koment Yah,.



Minta Supportnya Yah Biar Saya Bisa



Terus Melanjutkan Cerita Ini Makasih..😊