Sad Ending

Sad Ending
Episode 6



_BINTANG POV


Setelah Selesai Ngantar Gadis Aku Langsung Pulang Rasanya Hari Ini Lelah Sekali. Sampai Rumah Aku Langsung Siap2 Buat Mandi Dan Aku Sempatkan Untuk Dulu Buat Mengirim Pesan Pada Gadis Walaupun Aku Malas Untuk Mengirim Pesan Tapi Ini Demi Taruhan Itu, Aku Tidak Mau Kalah Sebelum Bertanding Dengan Sahabat Konyolku Itu, Ini Harga Diriku Yang Harus Aku Jaga Tak Lupa Dengan Senyum Karismatikku Hehe...



"Hmm... Gadis Yah". Aku Merebahkan Tubuhku Diatas Tempat Tidur Sambil Memejamkan Mata Malas Dan Membalas Chat Dari Gadis..


POV END



2 Minggu Telah Berlalu Hubunganku Dengan Bintang Makin Dekat Walaupun Belum Ada Yang Spesial Tapi Aku Suka Dekat2 Dengan Laki2 Pujaan Hatiku Itu Hihii.


"Selamat Pagi Mam, Pa". Aku Menyapa Kedua Orang Tuaku Dengan Sangat Bahagia, Itu Jelas Terlihat Diwajahku Mama Sama Papa Keliatan Bingung Melihatku Senyam Senyum Sendiri Dari Aku Turun Dari Tangga..


"...."


"Mam, Pa Kok Diam".


"Eh... Sepertinya Anak Papa Sedang Berbahagia Hari Ini. Ada Apakah Gerangan?". Mama Hanya Tersenyum Melihat Ekspresiku Karena Pertanyaan Papa..


"Papa Sudah Jangan Menggodanya Lagi Atau Dia Ngak Bakal Menghabiskan Sarapannya". Ucap Mama


"Heheh Mama Paling Ia The Best". Jawabku Dengan Kekehan.


"Yah Sudah Cepat Habiskan Sarapanmu, Sepertinya Ada Seseorang Yang Sedang Menunggumu Didepan Sayang". Papa Mendengar Klason Motor Bintang, Wajahku Langsung Memerah. "Lain Kali Ajaklah Temanmu Masuk Jangan Cuman Nunggu Didepan Saja". Lanjut Papa


"Iyah Pah".


DRRRR DRRRR


Hapeku Berdering Tanda Ada Pesan Yang Masuk, Aku Langsung Melihat Hapeku Dan Membalas Chat Itu Dengan Cepat..


"Aku Sudah Depan Rumah Loh, Cepatan Gih Keluar Aku Malas Nungguin Lama2". Bintang


"Iya Tunggu Bentar Aku Pamit Dulu Sama Ortu". Gadis


"Mah.. Pah Gadis Pamit Yah". Mencium Pipi Orang Tua Bergantian.


"Iyah Sayang Hati2". Ucap Mama Sama Papa Barengan. Selesai Pamit Aku Langsung Berlari Keluar


"Jangan Lupa Ajak Mampir Lain Kali". Papa Meneriaki Untuk Mengingatkan Aku Lagi Kalau Lain Mengajak Bintang Mampir..


"Iyah... Iyah... Iyah Siappp Papaaaa". Balas Teriak Juga Tapi Tidak Sampai Tersengar Juga Sama Tetangga. Aku Melihat Bintang Sedang Duduk Diatas Motornya Kesal Juga Aku Sama Ni Cowo Dia Yang Mau Bareng Aku Kekampus Tapi Dia Juga Yang Bilang Malas Nungguin Aku Lama2 Ishtt. Untung Ajah Aku Menyukaimu Kalau Tidak Jangan Harap Aku Mau Barengan.


"Ayok Cepat Kenapa Naik Masih Berdiri Disini Sampai Kapan?". Bintang


"Eh am Hm Maaf Hehe". Gadis


30 Menit Kemudian Kita Sampai Juga Diparkiran Kampus, Aku Langsung Turun Dan Ingin Bergegas Menuju Ruanganku Duluan Tiba2 Tanganku Ditahan Sama Bintang.


"Tunggu, Kita Barengan". Ucap Bintang Sepertinya Dia Kesal Terlihat Diwajahnya Mungkin Karna Aku Berniat Menuju Ruanganku Tampa Dia Barusan..


"Oh Ok". Jawabku, Setelah Dia Parkirkan Motornya Kita Berjalan Barengan


"Loh Kenapa Tadi Kok Gak Mau Tungguin Aku, Dan Langsung Mau Jalan Duluan?". Bintang


"Eh Bukan Gitu A...Aku Hanya". Jawabku Gelagapan Karna Bingung Mau Jawab Apa


"Lupakan". Potong Bintang, Aku Langsung Terdiam. Tiba2 Dari Belakang Kita Terdengar Suara Orang Berseru Membuatku Kaget.


"Wow... Sudah Ajah Nih". Dion


"Loh Udah Kaya Hantu Ajah Tiba2 Ada Dibelakang Orang". Gadis


"Loh Siap2 Ajah Menuju Kekalahan Loh Hahaa". Ucap Bintang Sarkas Pada Dion, Aku Hanya Memperhatikan Dua Orang Itu Entah Kekalahan Apa Yang Mereka Bicarakan Dan Kemenangan Apa Yang Bintang Dapatkan.


"Yah Elah Bro Loh Kaya Baru Kenal Gue Kemarin Ajah. Tenang Ajah Masih Ada Satu Bulan+ Lagi". Balas Dion Dengan Senyum Seringainya Dan Menatap Kearahku.


"Kalian Lagi Bicarakan Apaan Sih Dan Kenapa Loh Malah Melihat Kearahku?". Tanyaku Pada Dion Dan Bintang


"Bukan Apa2 Ini Urusan Laki2". Bintang


"Oh Ini Hanya Urusan Taruhan Saja". Dion


"Taruhan? Taruhan Apaan?". Tanyaku Penasaran Aku Melihat Mereka Saling Menatap Lalu Kembali Menatapku Bersamaan Aku Semakin Penasaran. "Apa?". Lanjutku Bertanya.


"Seperti Yang Bintang Katakan Tadi Ini Urusan Antar Lelaki". Jawab Dion Sambil Menepuk Bahu Bintang Dan Berlalu Dari Hadapanku Dan Bintang. Bintang Hanya Mengangkat Bahunya Dan Mengajakku Untuk Lanjut Menuju Ruangan..


"Iyah Say Udah Dong Peluknya Gak Bisa Napas Nih". Gadis


"Hahaa Maaf Beb". Ulfa


"Dasr Gadis Konyol"Batin Dion Pada Ulfa Sedangkan Bintang Tidak Perduli Dengan Tingkah Mereka.


"Beb Loh Barengan Sama Bintang Lagi?". Ulfa


"Ya Seperti Yang Loh Liat Ulf". Gadis


"Gimana Hubungan Loh Sama Dia, Udah Ada Perkembangan Atau Masih Pendekatan?". Ulfa


"Masih Pendekatan". Jawabku Santai Karena Memang Kenyataan Seperti Itu.


Jam Kuliah Selesai Dan Aku Berencana Nebeng Sama Ulfa Soalnya Aku Tidak Melihat Bintang Disekitarku.


"Dis Loh Bareng Bintang Gak Pulangnya? Kalau Ngak Pulang Bareng Aku Ajah Yah Kitakan Dah Lama Gak Pulang Bareng". Ulfa


"Gak Tau Nih Lagian Aku Ngak Liat Bintang". Terdiam Sesaat "Aku Bareng Kamu Ajah Deh Ulf, Oyah Nanti Mampir Di Toko Buku Dulu Yah". Gadis


"O..KK" Belum Ulfa Selesai Mengucapkan Kata Oke Sudah Dipotong Sama Bintang


"Gadis Pulang Bareng Aku Hari Ulfa Lagian Aku Juga Mau Mampir Ditoko Buku". Bintang


Aku Melihat Ekspresi Ulfa Yang Nampak Kecewa Pada Bintang Yang Tiba2 Datang Sedangkan Ulfa Ingin Pulang Bareng Aku..


"Yah Udahlah Kalau Gitu Aku Duluan" Ulfa


"Ulfa Tunggu Ini Ngak Apa2kan Kalau Aku Pulang Bareng Sama Gadis". Bintang


"Iyah Gak Papa Jangan Lupa Antar Sampai Rumah Yah Awas Kalau Loh Berani Ngapain"in Gadis". Ancam Ulfa Dan Membuat Bintang Terkekeh


"Siap Tidak Aka. Terjadi Apa2 Sama Sahabat Loh Gue Jamin". Balas Bintang Sambil Memberi Hormat. Terkadang Aku Melihat Dia Bertingkah Konyol, Cuek, Cool, Datar, Dingin. Aku Menatap Punggung Ulfa Sampai Tak Terlihat Aku Merasa Bersalah Pada Gadis Karna Memang Sudah Lumayan Lama Aku Tidak Pulang Bareng Dia..


"Loh Mau Ketoko Buku Juga, Mau Beli Buku Apa?". Gadis


"Engak". Jawabnya Singat Jelas Dan Padat


"Terus Tadi Kamu Bilang Mau Kesana Juga". Gadis


"Kan Eloh Mau Kesana Yah Udah Aku Bilang Ajah Mau Ketoko Buku Juga Biar Ulfa Ndak Terlalu Keberatan". Bintang


"..."


" Jangan Tanya Lagi Kita Langsung Pulang". Bintang


Aku Hanya Membalasnya Dengan Anggukkan Kepala Dan Berjalan Tiba2 Bintang Menarik Tanganku Dan Menggenggamnya Menuju Parkiran Aku Hanya Terdiam Dan Mengimbangi Langkah Kakinya.


TOKO BUKU


"Loh Mau Beli Buku Apa?". Bintang


"Novel" Gadis


"Novel? Loh Suka Baca Novel?". Bintang


"Iyah Sangat Suka Malah". Gadis


"Oh". Bintang


"Apa Yang Kamu Suka?". Gadis


"Tidak Ada". Balasnya Singkat


"Ah Masa Sih" Tanyaku Heran Masa Iyah Gak Ada Yang Dia Suka.


"Udah Selesaikan Langsung Pulang Ajah". Bintang


"Ok Tunggu Bentar Aku Bayar Dulu". Aku Berjalan Menuju Kasir.


SAMPAI JUMPA DI NEXT EPISODE GUYS


JANGAN LUPA JEMPOL/FAVORIT AND


COMENT😘😘