
Dalam Perjalanan Pulang Mengantar Aku Kerumah Bintang Memberitahuku Kalau Dia Lapar Karena Memang Dia Belum Makan Dari Tadi Sore, Jadi Aku Menyarankan Untuk Makan Di Restaurant Yang Ada Didepan Jalan Yang Kita Lalui Nanti Dia Hanya Mengangguk Tanya Setuju. Sekarang Bintang Lagi Melihat Menu Makanan Apa Yang Mau Di Pesan Sepertinya Dia Sudah Menentukkan Mau Makan Apa.
"Dis Loh Mau Makan Apa". Bintang Bertanya Padaku Sambil Menunjukkan Menu Makanan Dibuku Itu. "Aku Makan Ini Aja Dan Minumnya Mineral Aja". Jawabku. "Ok Tunggu Aku Pesan Dulu". Jawabnya Lalu Pergi Untuk Memesan Makanan. Dia Kembali Dan Lalu Duduk Berhadapan Lagi Denganku Seperti Tadi Awal Kita Masuk, Aku Meliahat Dia Mengeluarkan Hp Di Saku Jaketnya.
"Dis Minta Nomor Hp Loh, Kan Aku Belum Punya Nomor Loh". Mintanya Padaku. "Apa Nomor Hp Aku". Tanyaku Kaget Sambil Menunjuk Diriku Sendiri, Aku Ngak Percaya Aja Kalau Bintang Minta Nomor Hpku, Aku Rasa Ini Sebuah Keajaiban Karnaku Yakin Pasti Banyak Cewe Yang Ingin Berada Diposisiku Sekarang..
"Yah Elah Baper Sendirian Loh Dis Ngak Ngajak Reader Juga". Author π
"Emangnya Disini Ada Orang Lain Yangku Ajak Bicara Selain Kamu". Bintang Tanya Balik Sama Aku. "Yah Ngak Ada Sih, Aku Kira Salah Dengar Aja Makanya Aku Tanya Balik". Jawabku Sekananya Aja. "Oyah Nomorku 085388825***". Aku Lanjut Memberi Nomorku Pada Bintang, Seorang Waitris Datang Membawa Pesanan Kita Dengan Tersenyum.
"Selamat Menikmati Mba, Mas". Ucapanya Dengan Wajah Yang Dibuat Sok2 Manis Yang Bikin Aku Kesal Karena Dia Menatap Bintang.
"Terimakasih" Ucapku yang Barengan Dengan Bintang, Waitris Itu Semakin Saja Membuatku Tambah Kesal Karena Dia Lagi2 Menunjukkan Senyum Menggoda Kearah Bintang. "Dasar Cewe Jelalatan Ndak Bisa Apa Liat Cowo Ganteng ish". Aku Bicara Dalam Hati Udah Kaya FTV Indoes Sudah Aku Guys Pake Bicara Dalam Hati Segala Heheeππ. "Mba Boleh Pergi". aku Meminta Waitris Itu Pergi Dari Hadapanku Kalau Tidak Dia Bakal Bikin Aku Semakin Kesal Padanya, Dengan Senyum Palsu Yangku Tunjukkan Kearahnya. Eee Tunggu Dulu Apakah Aku Cemburu?.
Aku Baru Sadar Kalau Bintang Lagi Memperhatikan Tingkah Dan Ekspresiku, Aku Memicingkan Kedua Mataku Menatap Kearahnya. "Kenapa? Apa Ada Yang Salah Dengan Wajahku". Tanyaku Padanya.
"Tidak Ada, Cepat Makan Mau Pulangkan?". Jawabnya Dengan Wajah Datar, Kemana Senyum Yang Dia Suguhkan Ke Waitris Tadi Kok Sekarang Wajahnya Tampa Ekspresi. "Untung Aja Loh Cowo Yang Aku Suka, Kalao Ngak Wajah Tampan Loh Udah Aku Tabok Pake Tangan Halusku Ni''. Batinku Bicara Bicara Kurang Ngajar Guys Untung Aja Bintang Ngak Dengar hehe..
"Selamat Makan". Ucapku, Setelah Mengucapkan Kalimat Itu Aku Makan Dan Dengan Diam Menikmati Makananku Hingga Habis Tak Tersisa Saking Menikmatinya Aku Bahkan Tidak Mendengar Ajakan Pulang Dari Bintang.
"Loh Dah Selesaikan Ayo Langsung Pulang". Aku Masih Tidak Menjawab. "Dis Loh Ngak Apa2kan?" Bintang Bertanya Sambil Menyentuh Bahuku, Otomatis Aku Langsung Kaget Setengah Mati Apalagi Dia Sudah Berdiri Tepat Disebelahku. "Loh Ngak Apa2kan Dis". Bintang Menanyakan Pertanyaan Yang Sama Padaku.
"Eee A. a. aku Ngak Apa2 Kok, Maaf". Ucapku Gelagapat, Karena Memang Aku Ngak Kenapa2 Aku Hanya Terlalu Menghayati Makananku Mungkin. "Yah Dah Ayok". Bintang Mengajakku Lagi. "Kemana" Tanyaku Seprti Tampangnya Orang Bego. Bintang Mengernyitkan Alisnya Kearahku.
"Yah Pulanglah, Loh Mau Tinggal Disini Mangnya?" Jawabnya. "Oh Sorry". Jawabku Dengan Senyum Konyolku Yangku Miliki.
"Sepertinya Aku Harus Pegang Tangan Loh Deh Dis Takutnya Loh Hilang Karena Melamun Di Tengah Jalan". Ucap Bintang Padaku Seakan2 Takut Terjadi Sesuatu Padaku Padahal Aku Baik2 Saja (BAPER LAGI). Tapi Wajahnya Sama Sekali Tidak Ada Senyumnya Heran Aku Sama Bintang, Apa Memang Orang Tampan Itu Jarang Senyum Dan Lebih Banyak Diam?.
Dalam Perjalanan Pulang Gadis Tidak Banyak Bicara, Kecuali Hanya Untuk Menunjukkan Arah Menuju Rumahnya. "Stop Disini Rumahku". Aku Meminta Bintang Untuk Berhenti Depanku Aku Turun Dari Motornya. " makasih Dah Antar Aku Pulang". Lanjutku Bicara, Bintang Hanya Menganggukkan Kepala.
"Sekali Lagi Makasih, Maf Merepotkankan". Aku Bicara Lagi Padanya. "Ngak Apa2 Masuk Sana, Aku Tungguin Sini Takutlah Loh Ngak Tau Pintu Masuk Rumah Lagi". Jawab Bintang Tapi Kali Desertai Dengan Senyum Yang Terukir Indah Diwajahnya, Bikin Aku Salah Fokus Aja Liat Senyumnya Itu Kemana Senyum Itu Dari Tadi kok Baru Muncul Sekarang Gitu.
"Ok Aku Masuk Dulu, Hati2 Dijalan". Ucapku Sambil Melangkah Menuju Pintu Depan Rumah, Aku Melihat Dia Pergi Setelah Sampai Aku Tak Melihatnya Sama Sekali, Aku Tersenyum Sepertinya Aku Makin Suka Sama Cow Ini Gumamku.
Aku Melihat Kedua Ayahku Diruang Tengah Sedang Nonton Tv Aku Memberi Salam. "Anak Papa Sudah Pulang Yah". Tegur Papa Padaku. "Iyah Pa". Jawabku Sopan. "Bagaimana Mobilmu Sayang?". Tanya Papa Lagi. "Besok Pa Kata Montirnya Tadi".
"Terus Anak Papa Pulanglah Diantar Siapa Dong Barusan". Tanya Papa Lagi. "Teman Kampus Pa, Oyah Pa Mama Mana?". "Mamamu Sudah Tidur Sayang" Jawab Papa padaku "Umh Kalau Gitu Gadis Naik Yah Pa, Mau Istrihat". Ucapku Sambil Mencium Pipi Kanan Papa, Papa Hanya Tersenyum Bila Aku Mencium Pipinya Karena Papa Slalu Menganggapku Putri Kecilnya.
Dalam Kamar Aku Langsung Merebahkan Padanku Diatas Ranjang Rasanya Nyaman Sekali Kalau Langsung Tidur Pikirku Tapi Itu Ngak Mungkin Melakukannya Sebelum Aku Membersihkan Badanku Dulu, Aku Bangun Lagi Dan Menuju Kamar Mandi Membersihkan Badan Setelah Selasai Dengan Ganti Baju Tidur Juga Aku Membaringkan Badanku Lagi, Aku Mau Main Hp Sebentar Rencananya Saat Aku Buka Hpku Ku Lihat Ada Chat Masuk Tapi Nomor Baru. "Siapa yah". Batinku, Aku Membuka Chat Itu Aku Langsung Senyum Bahagia Melihat Namanya Ditulis Di Akhir Isi Chat Itu. "Bintang".
_Bintang_
"Apa Loh Sudah Tidur Sekarang Dis?
Jangan Lupa Save Nomorku.
Eh Tunggu Yang Lebih Penting Jangan
Lupa Mimpiin Aku".
By Bintang
"Belum Kok, Iya Nanti Save Ndak Bakal
Lupa Kok".
"Aku Berharap Kalau Aku Bisa Mimpiin Kamu Tiap Tidurku Bintang". Aku Mengucapkan Kata Kata2 Dalam Hati Karena Aku Tidak Mungkin Mengatakan Hal Itu Pada Bintang, Aku Menunggu Balasan Chat Dari Bintang Tapi Sepertinya Dia Tidak Akan Membalas Pikirku. Aku Menyimpan Hpku Dimeja Sebelah Ranjanngku Beberapa Detik Kemudian Aku Mendemgar Bunyi Tanda Pesan Masuk, Aku Langsung Meraih Hpku Dengan Cepat Tapi Saat Aku Lihat Siapa Yg Ngechat Aku Sedikit Kecewa AlnyaYang Chat Itu Ulfa, Ulfa Mengungkapakan Rasa Kangen Dan Rindunya Padaku, Akupun Mengutarakan Hal Yang Sama Karna Jujur Aja Aku Kangen Sama Ulfa Seharian Ndak Melihatnya, Dia Tidak Mengakat Telpon Dariku Katanya Dia Lupa Nyimpan Hpnya Dimana Baru Ditemukan Sama Pelayan Rumahnya.Lumyan Lama Dan Ulfa Mengakhiri Obrolan Kita Lewat Chat Itu Katanya Dia Mw Tidur..
Aku Menyimpan Hpku Dan Berusaha Untuk Memejamkan Mata Eh Tiba2 Hpku Bunyi Ada Chat Masuk Lagi Aku Pikirnya Ulfa Lagi, Awalnya Malas Mau Aku Lihat Tapi Aku Penasaran Juga Akhirnya Aku Mengambil Hp Itu Dan Aku Cek Dong Guys Oh God Orang Yang Harapkan Membalas Chatku, Bahagia Lagi Dong Aku.
_Bintang_
"Sorry Yah Baru Aku Balas Tadi Selesai Chat Loh Aku Langsung Mandi Jadi Baru Selesai. Yah Sudah Sebaiknya LohTidur Gih Ngak Baik Begadang Malam Buat Kesehatan.
Night And Bye2..
Aku Langsung Membuka Chat Dari Bintang Pas Mendapat Notice, Dan Refleks Aja Aku Langsung Loncat2 Bahagia Senyam Senyum Tak Jelas Sendiri Aku Mencium Hpku Beberapa Kali "Muach.. Muach... Muach..." Ini Mungkin Efek Senang Campur Bahagia Yah Guys Jadi Sudah Kaya Orang Kesurupan, Aku Yakin Kalau Ada Orang Yang Melihat Tingkahku Ini Udah Pasti Aku Dikira Benaran Kesurupan hahaha...
_____________________________________________
"Apakah Para Reader Juga Akan Bertingkah
Seperti Gadis Juga Kalau Di Notice Sama
Orang Yang Kalian Suka? Atau Lebih Parah Dari
Gadis G U Y S..??ππ
_Oyah Jangan Makasih Buat Reader Yang Dah
Support Dan Dukung Author π
Maaf Bagi Reader Kalau Masih Banyak Typo
Dan Masih Berantakan π