Sad Ending

Sad Ending
SAD ENDING# *BAB 11*



Tak ada luka cinta yang mudah untuk disembuhkan,akan sangat sulit untuk mengobati perasaan dan hati.


Hal yang paling menyakitkan dalam percintaan adalah saat kita melihat orang yang kita cintai sedang bercinta dengan orang lain dan ia mengaku sudah tidak mencintai kita lagi.


Sunggu itu sangat menyakitkan, tapi apalah daya semua sudah terjadi. Cinta, kasih sayang, adalah rasa yang tumbuh direlung hati setiap makhluk hidup, mengobrak-abrik benteng pertahanan hati, membuat perasaan lebih dominan dibanding logika, membutakan segala pikiran membuat kita berfikir dengan cinta. Dan saat cinta dan kasih sayang, mengkhianati akan ada kehancuran dalam jiwa, seakan tertusuk barbagai belati menusuk hati, melepaskan pikiran yang terjerat oleh cinta, membuat logika lebih dominan, mengubah segala-galanya.


Cinta kata yang indah penuh dengan berbagai macam makna, tapi juga mampu berubah menjadi berbagai bencana dalah jiwa. Cinta tak bisa dipaksa ia akan tumbuh disetiap hati. Cinta menawarkan begitu banyak kebahagian, tapi cinta juga memeliki resiko akan kehancuran hati. Siap tak siap kita akan merasakan rasa sakit akibat cinta, tapi setiap manusia yang mengenal cinta dan sudah kembali terjerat akan cinta mereka tidak akan jera akan rasa sakit yang pernah memenjara jiwa mereka. Mereka akan kembali menjadi budak dalam cinta, karna cinta mempu memikat dengan segala tawaran kebahagiaan dan kenikmatan dunia.


Mungkin kita melihat Emi baik-baik saja akan hatinya, karna keretakan hatinya tak dapat kita lihat hanya ia dan tuhan saja yang tahu betapa hancur dan terpukulnya hati Emi. Namun ia menutupi keretakan hatinya dengan tersenyum, tertawa bersama sahabat-sahabat nya. Itulah obat yang perlahan-lahan mampu mengobati hati yang terluka. Kecewa, marah, dan sedih, bergabung menjadi satu menghancurkan warna-warni dalam hati dan membuatnya menjadi gelap dan tak berarti. Itulah perasaan bagi yang dikhianati oleh cinta. Tapi ingat lah tuhan tidak akan membiarkan hambanya terlalu dalam terpuruk dalam rasa sakit cinta, ia akan menghidupkan dan memberikan warna-warni dalam hati dan menghadirkan cinta yang membahagiakan, asalkan kita ikhlas dan menerima semua rasa sakit itu dengan sepenuh hati.


Dan dokter terbaik dalam menyembuhkan penyakit hati adalah para sahabat. Ia sahabat adalah dokter terbaik dalam penyakit hati. Sahabat akan memeriksa kita dengan menjadikan dirinya pendengar yang baik saat kita mencurahkan segala rasa sakit dihati kita, dan akan memberi obatnya dengan menghibur kita melalui canda dan tawanya. Dan hal itu lah yang dilakukan sahabat-sahabat Emi, mereka menjadi perawat dan dokter terbaik dalam mengobati hati emi yang saat ini sedang penuh dengan luka.


Tawa, senyum yang manis terpancar jelas dalam diri emi saat ini. Walau tak bisa dipungkiri ada dibagian sorot matanya yang menggambarkan bahwa ia masih sedang terluka. Tapi sahabat-sahabat emi tidak menyerah mereka terus berusaha untuk membuat emi merasa baik-baik saja. Sudah beberapa saat mereka berkumpul disebuah cafe didesa mereka malam ini, pengunjung yang datang cukup ramai, namun setelah beberapa menit mereka menghibur Emi terasa ada yang kurang diantara mereka dan itu baru mereka sadari dan yang kurang ternyata......


"Ini Raina dan Amelia kok lama banget sih?" Kesel Emi yang sudah lama menunggu kedatang saudara dedemitnya.


"Hmmm tunggu aja, kalo mereka datang mereka harus teraktir kita, sesuai kesepakatan yang datang telat harus bayar" kata Layla yang sudah senyum menyeringai, karna makan gratis huahaha.


"Asikkk makan geratis kita, aduh aduh aku mau pesan apa ya, yuk yuk pesan cepat biar nanti Raina dan Amelia yang bayar" Heboh mega membolak-balikkan menu makanan dimeja mereka. Sedangkan yang lainnya juga tersenyum kemenangan dan juga ikut antusias memilih makanan yang ingin dipesanya.


"Tapi kalo mereka gak jadi datang gimana, siapa dong yang bayarin pesanan kita" Sela dela disaat keantusiasan Sahabat-sahabat nya. Seketika mereka menghentikan kegiatannya dan kembali menyandarkan lemas tubuhnya pada kursi cafe yang mereka duduki.


"Tenang aja paling bentar lagi mereka datang" ucap Dinda, yang membuat sahabat-sahabat nya kembali sedikit bersemangat.


"Ya udah kita pesan minuman aja lah, sambil nunggu dua dedemit itu datang, sekalian dapat wa'fi gratis" ucap Mega, ia memanggil pelayan cafe untuk mendekat kearah mereka yang sedang duduk di out door cafe. Mereka sengaja memilih lokasi ini sengaja katanya biar bisa melihat pemandangan cacing alaska hehehe, sekalian cuci mata.


(Oh iya pasti kalian pernah dong dengar kata 'cacing alaska' hehehe, itu loh...... Iya itu... Pahamkan heheheh, udah udah jangan dibayangin terlalu lama heheh nanti ngiler loh, heheh😅)