Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 92



Markas black diamond


...----------------...


Di dalam mobil , tepat nya di jalan raya , Queena mengemudi mobil nya dengan kecepatan tinggi , dia ingin cepat-cepat sampai ke mansion untuk berganti pakaian , karena dia ingin bersiap siap untuk pergi ke markas.


30 menit Queena telah sampai ke mansion nya , dia bergegas masuk ke dalam mansion dan berlari menuju ke kamar.


Queena mengganti bajunya dengan memakai pakaian serba hitam , serta baju kebesaran nya yang bertulisan black diamond.


" Sudah saat nya kalian yang akan merasakan apa yang telah gue rasakan selama ini , sudah cukup waktu yang gue berikan selama ini untuk kalian bersenang-senang bahkan kalian merasakan serasa berada di surga , namun gue akan membuat surga kalian menjadi neraka yang sangat kejam dan tidak akan kalian lupakan selama nya , gue akan memberikan kalian kenang kenangan yang sangat indah sehingga kalian tidak akan melupakan nya "! ucap Queena tersenyum devil.


" Momy , sebentar lagi Queena akan membalaskan dendam momy "! gumam Queena menyergai.


Queena berjalan keluar dari kamar nya menuju lantai bawah , dan saat ia ingin memasuki mobilnya , dia melihat dua mobil memasuki mansion , dia sudah tau siapa yang berada di dalam kedua mobil itu.


Saat sudah terparkir di samping mobil Queena , pintu kedua mobil itu terbuka dan turun lah dua laki-laki dan dua perempuan.


Mereka berempat mendekati Queena yang berdiri di samping mobil nya.


" Lo mau kemana dek "? tanya Liza lembut.


" Keluar "! jawab Queena singkat , dia langsung memasuki mobilnya dan berlalu pergi.


" Sampai kapan dia menghindar seperti itu , sebenarnya apa ada sesuatu yang di tutupin sehingga dia menjadi seperti ini "? tanya Liza sedih menatap kepergian mobil Queena yang sudah menghilang dari pandangan mereka.


" Lo sabar aja Liza , nanti setelah dia pulang kita bicarakan baik-baik dengan dia masalah ini "! jawab Vera.


" Lo benar Vera , kita harus tau alasan dia menjauh dari kita , dan gue rasa dia seperti sengaja menghindari kita , apakah kalian juga merasakan nya "? tanya Liza kepada mereka bertiga.


" Iya gue juga merasakan nya "! jawab Vera yang kini raut wajahnya berubah menjadi sendu.


" Sayang , kamu tenang lah , nanti kita bicarakan baik-baik ini dengan dia , aku juga sedih melihat dia seperti ini , bukan hanya kamu saja "! ucap Kevin menenangkan Vera.


" Baiklah akan aku tunggu dia pulang "! ucap Vera di angguki liza.


" Terimakasih "! ucap Vera dan Liza sambil tersenyum ke arah suami mereka masing-masing.


Sedangkan di tempat lain.


Kini Queena sudah sampai di markas nya , dia berjalan dengan aura yang sangat mencekam , sehingga membuat semua orang yang berada di markas merasakan dingin , padahal hawa di markas saat ini sangat lah gerah , namun saat Queena memasuki markas dengan aura yang sangat mencekam membuat hawa yang awalnya gerah menjadi dingin , membuat mereka merinding begitu juga dengan Tian dan Dian yang sadari tadi menunggu Queena.


" Dimana dia "? tanya Queena dingin tanpa melihat ke arah Dian dan Tian.


" Mereka sudah kami bawa ke ruang bawah tanah Queen , dan dia masih pingsan karena tian memasukkan obat bius yang di suntikkan nya ke pada wanita itu "! ucap Dian sopan.


Mereka akan berbicara dengan formal saat di depan para mafioso dan para musuh.


.


.


.


.


.


{ Bersambung}


Jangan lupa like, komen dan rute bintang lima 🤗


Vote sebanyak banyaknya guys 🤗🤗


mohon dukungannya 🙏🙏


Selamat membaca 🤗


mohon maaf jika ada kesalahan 🙏🙏