
...----------------...
Rencana Kenzo dan kenzi
" Sebelum kita keluar dari rumah kita harus memastikan keadaan aman, dan kita juga harus sembunyiin semua berkas-berkas serta sesuatu yang penting dari rumah itu karena gue ngak mau mereka berdua menikmati harta keluarga alexander ". ucap kenzo sinis
" Gue setuju bang ,bagaimana besok pagi setelah kita pulang dari sini kita lihat keadaan mansion dulu , jika sudah keliahatan sepi kita cari semua berkas-berkas penting dan barang-barang yang berada di mansion tapi jangan sampai ketahuan dan berantakan setelah itu kita langsung pergi dari mansion dan gak usah bawa barang , yang perlu kita bawah hanya baju seragam sekolah saja , gmna bang ". usul kenzi menyergai
" Bagus juga ide Lo ". puji Kenzo yang juga
mnyergai
" Kita lihat saja sebahagia apa Dedy setelah kehilangan semua anaknya ". ucap kenzo lagi
Cukup lama mereka berbincang² dan akhirnya makanan mereka datang , mereka berdua pun makan dengan lahap karena sadari siang belom makan.
Setelah selesai makan mereka tertidur di sofa.
.
.
.
.
Di kediaman samudra
Arkan yang berada di balkon kamarnya sedang memikirkan Queena.
Dia bingun kenapa dia selalu memikirkan Queena.
"Sebenarnya Lo itu siapa ? gue tau Lo keluarga alexander putri semata wayang di keluarga alexander , tetapi gue bingung dari maksud lo di usir dan di fitnah , terus tentang balas dendam atas kematian nyokap Lo , yang gue tau dari Kenzo dan kenzi nyokap nya meninggal karena kecelakaan , terus kenapa juga Lo sangat membenci Sinta dan juga nyokap nya , dan Lo juga dingin bnget ke semua orang terkecuali dengan Abang angkat Lo , kakak angkat Lo dan juga sahabat Lo.
Gue yakin sepertinya beban hidup Lo sangat berat , sampai-sampai Lo kelihatan nya sangat frustasi tetapi Lo tutupi dengan wajah datar lo.
" Apakah ada yang Lo embunyiin ? gue ngerasa lo seperti perempuan misterius yang banyak sekali menyimpan rahasia". batin Arkan
Setelah lama dia larut dalam fikiran Queena , dia pun merasa ngantuk dan menutup jendela.
Tak berapa lama dia sudah tertidur.
.
.
.
.
Di kediaman alexander
" Mah aku punya kabar bahagia ". ucap Sinta girang kepada mamanya.
" Kabar apa itu sayang ? Sampai membuat kamu sangat senang sekali "?. tanya Diana
" Perempuan yang bernama Queena itu mah, aku dengar dari sahabat-sahabat nya di telpon seseorang terus mereka pada nangis mah , setelah aku perhatiin ternyata aku dengar , katanya Queena itu masuk rumah sakit mah ". ucap Sinta girang karna sangat bahagia.
" Benar mah , mamah tau gak perempuan itu masuk rumah sakit karena apa "?. tanya Sinta kepada mamah nya.
" Kenapa memangnya sayang "?. tanya Diana yang sudah mulai penasaran.
" Dia ketembak mah ". teriak Sinta yang snagat girang
" Apa ketembak "?. tanya Diana
" Hmm ". jawab Sinta mengangguk
" Huh semoga saja dia tidak selamat ". ucap Diana tersenyum miring.
" Aku juga berharap seperti itu mah ". jawab Sinta yang juga tersenyum miring.
" Apakah kamu tau dia di rawat dimana sayang ". tanya Diana
" Aku belum tau mah , dia di rawat di rumah sakit mana ". jawab Sinta
" Siapa yang di rawat "?. tanya Roy tiba-tiba yang membuat Sinta dan Diana gelagapan.
" Hmm , anu dad , teman aku yang di rawat dad , yah teman aku ". jawab Sinta gugup
" Iya mas , teman nya Sinta yang lagi di rawat , tapi Sinta masih belum tau dia di rawat di mana ". ucap Diana menimpali
( Huh yang benar aja dia teman gue ,gak sudi banget gue temanan sama tu perempuan **** ) batin Sinta
" Iya kan sayang "?. tanya Diana mengedipkan sebelah mata nya ke arah Sinta .
" Ah iya dad , mamah benar ". ucap Sinta membenarkan ucapan diana.
" Oh kalo begitu dad mandi dulu ya ". ucap Roy kepada Diana dan sinta.
" Iya mas , nanti sekalian aku siapin mas untuk makan malam ". ucap diana
Di dalam kamar Roy melamun , karena sadari tadi perasaan nya tidak enak , namun dia tidak tau apa yang membuatnya sehingga membuat perasaanya tidak enak.
( Apa ada terjadi sesuatu dengan keluarga ku? tapi siapa ? sedangkan kenzi dan kenzo sedang baik-baik saja , mereka bilang mereka lagi nginap di rumah temannya , lalu siapa ? apakah Adelia ? ) batin Roy
.
.
.
.
.
.
.
{ Bersambung }