Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 66



Apa alasan lo ?


...----------------...


" Gue sebenarnya juga nggak tau kenapa gue seperti ini , tapi yang gue rasa gue merasa panas dan sakit saat mendengar dia direndahkan bahkan saat gue dengar dia kekasihnya Tian , gue merasa tidak rela dan cemburu ". jawab Arkan jujur


" Apa lo suka sama adek gue "?. tanya Kenzo


" Gue gak tau dengan perasaan gue sendiri , yang gue tau gue merasa nyaman saat berdekatan dengannya ". jawab Arkan


" Kalo lo memang suka sama adek gue tidak masalah , tapi lo jangan pernah melakukan hal yang seperti tadi , gue gak mau adek gue menjauh dari gue lagi karena lo adalah sahabat gue ". ucap Kenzo dingin


" Gue sama bang kenzo baru aja tadi malam berbaikan dengan princes , kita berdua tidak ingin mengecewakan nya , jadi tolong lah mengertilah dengan keadaan kami berdua , karena kami masih berjuang untuk mendapatkan perhatian penuh dari princes ". ucap Kenzi memohon


" Maaf ". ucap Arkan menyesal


" Tapi gue , Dian , bang Kelvin dan bang kevin bahkan bang Angga , belum tentu kami izinkan Lo punya hubungan dengannya , karena bagaimana pun juga dia adek perempuan kecil kami satu-satunya , walaupun sekarang dia udah dewasa tetap saja dia adalah adek kecil kami yang selalu kami jaga dan kami lindungi , kami tidak ingin dia mendapatkan laki laki yang belom tentu baik untuk dia ". ucap Tian menyindir


" Dan asal lo tau , baby tidak hanya memiliki kami berdua bang Kevin bang Kelvin dan bang Angga , dia banyak memiliki Abang tetapi kalian tidak mengetahui nya , karena Abang nya yang lain hanya memantau keadaannya dari jauh , dan Lo jangan pernah main-main dengan baby , karena abangnya yang lain lebih berbaha dari pada kami , apalagi abang dia yang berada di negara Z , dia adalah Abang tertua di antara gue , Tian , bang Kevin , bang Kelvin dan bang Angga ". ucap Dian memperingati.


" Sebanyak itukah princes memiliki Abang "?. tanya Kenzo lesu.


" Lo tenang aja Kenzo , walaupun dia banyak memiliki Abang , tetapi di hati dia hanya kalian berdua lah Abang dia yang sesungguhnya , Lo kan sekarang sudah tau dia siapa , pasti Lo faham kenapa dia banyak memiliki Abang , gue tau di antara kalian pasti sudah ada yang mengenali , baby apalgi kalian ". ucap Tian menunjuk ke arah Angel ddk.


" Memangnya ada apa dengan Queena "?. tanya Faruk yang sadari tadi diam bertanya kepada Tian dan Dian.


" Kalian pasti akan tau sendiri ". jawab Dian santai


" Terus kita cari Queena kemana ini sekarang "?. Tanya Angel khawatir.


" Tidak usah di cari , karena dia sudah pulang duluan ". jawab Tian santai


" Pulang dari mana , orang mobil dia masih di parkiran ". celetuk Aninda tak percaya .


" Dia yang kasih kabar ke kami kalo dia sudah pulang di jemput bang Angga ". ucap Dian menimpali menatap angel ddk.


Angel ddk yang di tatap pun mengerti maksud Dian dan Tian , mereka berlima pun pamit pulang duluan karena ada kepentingan mendadak , kebetulan sekolah juga sedang sepi , kepergian Angel ddk membuat arkan ddk curiga.


Tidak berapa lama Angel ddk pergi , Tian dan Dian juga pergi , membuat Arkan ddk semakin curiga dengan gelagat mereka semua.


" Sebenarnya ada apa dengan mereka "?. tanya Ardan heran.


" Gue juga gak tau , tapi yang jelas tadi gue lihat setelah waktu Tian ngomong tentang Queena , gue lihat matanya Tian seperti memeberi kode gitu ". jawab Faruk


" Gue juga lihat ". jawab Kenzo


( apa Lo tau Kenzi kira kira mereka kenapa ? ) tanya Kenzo memebatin.


( gue rasa sepertinya akan terjadi sesuatu kepada princess bang , apalgi dia seorang mafia , apa mungkin dia lagi ada musuh ?) tanya balik Kenzi


( apakah mungkin ? semoga saja tidak terjadi apa apa dengannya ) batin Kenzo


" Sekolah pada sepi , gue balik duluan ". ucap kenzo datar dan dingin diikuti kenzi.


" Kita juga balik Arkan ". ucap Ardan berdiri dan di susul oleh Faruk dan Arkan.


Di tempat llain **


Queena sedang berada di ruang tengah menunggu kedatangan Angel ddk , Tian beserta Dian di temani Angga.


" Dek lo kenapa dari tadi marah-marah gak jelas "?. tanya Angga


" Gue cuma lagi kesel sama orang aja kok bang ". jawab Queena


" Hm dekk ". panggil Angga


" Kenapa bang "?. tanya Queena


" Kenapa lo balapan lagi , udah lama lo gak balapan "?. tanya Angga


" Nanti ? kapan "?. tanya Angga lagi


Belum sempat Queena menjawab , Angel dan yang lain sudah datang.


" Sudah pada datang lo pada "?. tanya Angga


" Lo gak lihat , kalo kita sudah di sini "?. ucap Tian sewot


" Wah ada dua tamu tak di undang ". celetuk Angga


" Kami berdua di undang ". Jawab Dian datar


" Siapa yang mengundang Lo kemari "?. tanya Angga mengejek


" Dia ". ucap Tian dan Dian bersamaan menunjuk ke arah Queena.


" Benaran dek "?. tanya Angga


" Hm ". jawab Queena


" Lo gak kangen sama mereka bang "?. tanya Queena kepada Angga.


" Memang siapa mereka , sampai gue harus kangen sama mereka berdua "?. tanya Angga bingung dan menunjuk ke arah Dian dan Tian.


" Mereka sepupu bang Kevin dan bang Kelvin bang namanya Tian dan Dian ". jawab Aninda yang sudah mulai jengah dengan cerososan Angga.


Belom sempat Angga ngomong sudah di potong oleh Queena.


" Langsung aja ". ucap Queena berlalu pergi meninggalkan semuanya dan pergi ke arah ruangan nya.


Mereka semua mengikuti Queena ke arah ruangan pribadinya.


Sesampainya mereka di sana , Queena dan yang lainnya membahas tentang maksud apa Queena menyuruh mereka ke markas.


" Kita nanti malam akan menyerang mafia Devil of Death , adalah kelompok yang sangat terorganisir , mereka berpakaian rapi mengenakan kemeja dan jas , dikatakan bahwa mereka memiliki hampir 25.000 anggota dengan 250.000 afiliasi di seluruh dunia.


Anggota geng itu terlibat dalam pembunuhan lintah darah , perdagangan narkoba serta tindak kejahatan terargonisir lainnya.


Leander Devil of Death sering memaksa dan merenggut paksa kesucian para wanita-wanita yang masih virgin , jadi kita kesana untuk membantu mereka keluar.


Gue akan bagi tugas kalian , Angel , fanesa dan Dian kalian menyelamatkan para wanita-wanita yang berada di penjara bawah tanah sebelah kanan samping penjara tahanan para musuh.


Farah tugas kamu menembak para musuh dari jarak jauh , gue bang Angga dan Aninda akan masuk ke pintu utama markas , untuk Leander nyaa biar gue yang urus , apa kalian mengerti ". ucap Queena tegas dan berwibawa.


" Mengerti Queen ". ucap mereka serempak.


" Baikalah ayo kita bersiap siap dan berangkat ". ucap Queena.


Beberapa menit kemudian mereka sudah siap dengan pakaian mereka masing-masing , Queena mengenakan jubah kebesarannya yang bertulisan Leander black diamond berlambang bunga mawar hitam.


.


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }