Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 32



Rumah sakit


...----------------...


Di sekolah Kelvin sangat panik dengan apa yang terjadi dengan Queena sekarang.


masih saja menghubungi Angga.


Tak berselang lama handphone nya bergetar pertanda pesan masuk dan itu dari Angga.


💬 ( Bang Kelvin segera ke rumah sakit xxxx Queena sedang berada di rumah sakit )


Setelah membaca pesan dari Angga , Kelvin bergegas menghubungi kevin , Vera , Liza dan sahabat nya queena melalui grup.


Grup kesayangan Queena


💬 Bang Kelvin ( Kalian semua cepat ke rumah sakit xxxx Queena sedang berada di rumah sakit , dia tertembak dua kali )


💬 Kak Vera ( apa !! kenapa bisa ? baiklah gue akan segera kesana 😥)


💬 kak Liza ( adek gue )


💬 Bang kevin ( gue segera kesana )


💬 Angel ( kami segera kesana bang , kak )


Di kelas Queena


" Guys kita pamit pulang duluan ya , tolong izinin kita kita ". ucap Angel yang sudah menangis


" Lo kenapa angel ? kenapa Lo nangis ? ". tanya Farah khawatir


" Kalian buka grup kesayangan queena ". ucap Angel yang masih terisak


Mereka bertiga pun mulai membuka grup dan mereka terkejut kemudian mereka bertiga pun ikut menangis.


" Bagaimana bisa terjadi "?. tanya Lida yang juga terisak


" Ayo nunggu apa lagi , buruan kita kesana "?. ucap aninda yang juga menangis


Semua yang berada di dalam kelas pun bingung .


" Ada apa dengan kalian semua "?. tanya Ardan bingung dengan tingkah sahabat Queena yang menangis sesengukan.


" Queena di rawat di rumah sakit xxxx , dia terkena tembak dua kali ". ucap Angel menangis histeris.


" APA ". teriak Arkan ddk dan satu kelas


" Ayo kita kerumah sakit sekarang ". ucap kenzi yang sudah meneteskan air mata nya.


Sinta yang me dengar kan percakapan angel ddk dan arkan ddk pun tersenyum senang.


( Akhirnya setelah sekian lama gue ingin melukainya akhirnya dia terluka dengan sendirinya , semoga aja dia tidaj bisa diselamatkan biar nggak ada oenganggu lagi di kehidupan gue dan nyokap gue , sehingga gue tidak usah bersusah payah untuk melenyapkan nya ) batin Sinta tersenyum smirk


" Apa benar yang gue dengar , kalo queena sekarang di rawat karena tertembak ".


" Iya itu benar ". jawab Sinta tersenyum semirk


" Wah kalo begitu kita tidak perlu bersusah payah untuk mecelakai nya ". ucap Bella


" Semoga dia tidak bisa di selamatkan ". ucap fely menyergai


" Semoga saja ". ucap Sinta


Sedangkan di dalam mobil Arkan


Kenzo dan kenzi tidak henti hentinya menangis.


" Kalian berdua tenang lah , semoga tidak terjadi apa-apa dengan Queena ". ucap Ardan menenangkan sahabatnya itu


Faruk yang kasihan melihat Kenzo dan kenzi menangis juga ikut menenangkan mereka.


" Gue yakin Queena pasti kuat ". ucap Faruk yang juga ikut menenangkan mereka berdua.


" Kalian tau kan Queena adek kandung kita , dia itu adalah princes kami berdua satu-satu nya ". tangis kenzi pecah


" Kami baru saja dipertemukan dengannya setelah 3 tahun lama nya , dan di saat dia sudah mulai menganggap kami abangnya walaupun dia masih belum seutuhnya menganggap kami Abang , kami sangat senang , dan kesenangan kami hanya sementara , kenapa dia yang terus-terusan merasakan sakit dia tidak pernah merasakan kebahagian , tidak pernah sama sekali ". ucap kenzo berteriak histeris


Sedangkan arkan yang sedang menyetir hanya bisa diam dan tidak menyangkal akan terjadi sesuatu pada Queena.


( Gue mohon ya tuhan selamatkan Queena , gue sangat menyayangi nya ) batin Arkan.


Yahh arkan sudah menyadari perasaannya pada Queena , perasaan sayang dan perasaan cinta , karena Queena satu satunya perempuan yang mampu merobohkan pertahanannya dan mampu membuat jantungnya berdetak kencang saat berdekatan dengannya bahkan sekedar melihatnya.


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }