
Terungkap
...----------------...
Kenzo dan kenzi masih terdiam karena mereka masih mencerna semua kata kata yang di lontarkan dari mulut Queena , setelah mereka sadar , mereka semua sangat sangat terkejut.
" APA ! KAMU MAFIA "?. kaget Kenzo dan Kenzi.
" Hm ya , aku adalah seorang mafia , lebih tepatnya Leander mafia Black diamond , mafia yang paling di takuti seluruh dunia , bahkan mereka semua yang ingin mengusik ketenangan mafia black diamond harus berfikir dua kali ". ucap Queena santai dan menyergai.
" Kenapa kamu jadi masuk dunia bawah Queena "!. bentak Kenzo
" Karena aku ingin membalas dendam ". jawab Queena enteng.
" Tapi tidak harus masuk dunia bawah Queena "!. bentak Kenzo kembali.
" Aku kan sudah bilang ke kalian , jika kalian tidak ingin menganggap ku adek kalian lagi bahkan ingin menjauh dari ku , aku tidak masalah , tetapi jangan pernah ikut campur dalam urusan ku , dan meminta agar aku meninggalkan mafia ku , karena itu tidak mungkin , aku adalah seorang Leander dan aku punya tanggung jawab besar di mafia ku ". jawab Queena dingin
" Aku juga udah terbiasa tanpa kalian , jadi mudah saja untuk ku meninggalkan kalian lagi ". ucap Queena datar dan dingin.
Kenzo yang mendengar Queena ingin meninggalkan mereka lagi menjadi takut karena ia tidak ingin ditinggalkan lagi oleh princes satu-satunya.
" Jangan ! kamu tidak boleh meninggalkan Abang lagi , Abang mohon "!. mohon Kenzo
" Oke , Abang tidak akan ikut campur bahkan tidak memintamu untuk meninggalkan mafia kamu , tapi Abang mohon kamu jangan pernah meninggalkan Abang lagi ". ucap Kenzi yang juga memohon
" Apakah yang kalian bicarakan serius "?. tanya Queena memastikan.
" Sangat sangat serius ". jawab mereka berdua
" Thank you very much my brother ". ucap Queena memeluk kedua abang nya.
Kenzo dan kenzo juga membalas pelukan Queena.
" Hmm Queena ". panggil Kenzo
" Iya Abang ". jawab Queena yang masih memeluk Kenzo dan kenzi.
" Apakah Abang boleh memanggil mu princes lagi seperti dulu "?. tanya Kenzo hati-hati
" Tidak masalah Abang , karena aku memang princes kalian ". ucap Queena tersenyum
" Tapi apakah aku boleh meminta sesuatu kepada kalian "?. tanya Queena ragu
" Apa yang kamu inginkan princes pasti Abang berikan ". ucap Kenzi
" Aku hanya ingin saat kita di dalam sekolah , aku dan Abang bersikap seperti biasa , karena aku tidak ingin Sinta melihat ku dan Abang dekat malah membuat dia semakin yakin bahwa aku adalah Adelia ". ucap Queena memohon
" Abang gak usah pura pura polos , Abang pasti tau maksud aku ". jawab Queena cemberut
" Jangan cemberut dong princes , nanti jelek tau ".goda kenzo
" Iya sayang Abang ngerti kok maksud kamu ". ucap kenzi terkekeh
" God ". jawab Queena mengacungkan jempolnya.
" Aku hanya tidak ingin dia mengetahui identitas ku sekrang , karena belom waktunya ". ucap Queena menyerigai.
" Jangan tersenyum seperti itu princes , membuat Abang ngeri saja ". ucap Kenzo dan kenzi datar.
" Peach ✌️ Abang Kenzo Abang Kenzi ku yang ganteng ". goda queena agar abangnya tidak marah.
" Pesan Abang , kamu berhati-hati lah sayang , karena Abang tidak ingin kamu kenapa-napa , apalagi abang dan kamu harus tetap menjaga jarak ". ucap kenzo sendu
" Bersabar lah Abang , sedikit lagi pasti kita akan bisa ngumpul seperti dulu lagi ". ucap Queena meyakinkan kedua abangnya.
" Sampai kapan princes "?. tanya Kenzi sedih
" Aku tidak bisa menjanjikan kapan waktu itu akan datang bang , tapi aku akan berusaha agar secepatnya kita bisa ngumpul lagi ". ucap Queena tersenyum.
" Kalo begitu Abang pamit pulang ya sayang, dan kamu hati-hati di jalan , Abang juga ingin kapan - kapan kamu ajak ke mansion kamu ". ucap kenzi
" Oke abang hati- hati di jalan , suatu saat Abang pasti akan aku undang ke mansion ku ". ucap Queena bersemangat
" Kalo begitu Abang duluan , by princess ". pamit Kenzo dan kenzi mencium kening Queena dan di balas Queena mencium kedua pipi abangnya.
Mereka Bertiga pun pulang ke mansion masing-masing dengan perasaan yang sangat bahagia karena bisa dekat kembali walaupun harus drama berpura pura tidak memiliki hubungan darah saat di sekolah sesuai dengan permintaan Queena.
.
.
.
.
.
.
{ Bersambung }