Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 23



Khawatir yang berlebihan


...****************...


" Kakak lo Queena "?. tanya angel


" Hm ". jawab queena


"


Maksudnya Lo punya kakak Queena "?. tanya Ardan


" Hm ". jawab queena lagi .


" Sa elah lo Queena jawaban lo hm hm mulu dah , mana paham gue ". ucap Ardan kesal


" Gini ya biar gue yang jelasin ". ucap aninda


" Queen itu punya dua Abang dan dua kakak angkat ". ucap aninda


" Abang angkat Queena ya bang Kelvin dan bang kevin ". sambung aninda


" Sedangkan kakak angkat Queena kak liza dan kak Vera ". sambung fanesa


" owh gitu ". jawab Ardan


" Tapi kok lo pada tau tentang Queena "?. tanya Faruk yang sadari tadi diam menyimak


" Karena kita udah sahabatan lama , dan kita juga sering ke rumah Queena bahkan nginep". jawab Angel


" Jadi bang kenzi dan bang kenzo tenang aja Oky ". ucap Angel yang paham dengan perasaan mereka berdua .


kenzi dan kenzo hanya mengangguk .


Tak berselang lama , Liza dan Vera masuk ke ruang UKS dengan tergesa-gesa .


" Sayang mana yang sakit dek , bilang sama kakak ". ucap Vera khawatir


" Dek , kenapa lo jadi seperti ini sih "?. ucap Liza yang juga sama khawatir nya seperti Vera .


Belum sempat Queena menjawab , pintu UKS kembali terbuka menampakkan dua orang laki-laki yang tergesa-gesah , Queena yang tau siapa mereka hanya bisa mendengus kesal , teman-teman Queena yang tidak mengerti pun menoleh ke arah pintu dan mereka bertambah kaget lagi terutama arkan ddk , karena mereka berlima pernah melihat dua laki-laki itu .


" Beby kenapa kamu bisa seperti ini sayang , kita kerumah sakit ya , Abang nggak mau kamu kenapa napa sayang ". ucap Kevin yang sangat panik , bahkan dia masih mengenakan baju formal .


" Hey sweety kenapa kamu gak bilang sama abang kalo kamu sakit hmm ? kalo kamu bilang Abang akan izinin kamu istirahat sayang ". ucap Kelvin khawatir


( apakah posisi gue dan bang kenzo akan tergeser ? ) batin Kenzi yang juga sedih


Queena yang mendengar batin Kenzo dan kenzi hanya bisa diam , sehingga kakak dan Abang nya sangat berisik sehingga Queena memberhentikan mereka semua .


" STOP ". teriak queena


" kalian pada kenapa sih , gue nggak kenapa napa , nggak usah berlebihan begini , gue bisa jaga diri gue sendiri , nggak perlu kalian sekhawatir gini sama gue , gue tau kalian semua menyayangi gue , tapi gue mohon kalian semua jangan berlebihan begini , dengan kalian seperti ini gue yang nggak enak sama kalian karena gue menganggu waktu kerja kalian , jadi gue mohon sama kalian terutama kak liza , kak Vera , bang kevin dan bang Kelvin tolong jangan seperti ini gue hanya kelelahan di bawa istirahat juga baikan ". ucap Queena


" Gue bisa pulang sendiri dan jangan ada yang ngikutin gue ". ucap Queena dan langsung pergi dari UKS meninggalkan mereka semua yang berada di sana .


Mereka semua yang melihat Queena pergi pun menjadi diam mematung.


" Kak , bang , kita tau kalian sangat menyayangi dan mengkhawatirkan Queena , tapi jangan seperti ini , ini bisa membuat Queena menjadi tidak enak dengan kalian , kalian tau kan kalo queena tidak mau ngerepotin orang ". ucap aninda


" Gue nggak mau dia kenapa-napa karena gue sangat menyayangi nya dan gue nggak mau dia menanggung sakitnya sendiri ". ucap Kevin sendu


" Lo tau kan kita berdua udah lama tinggal bersama dengan dia , saat dia terpuruk , terjatuh dan bangkit kita selalu bersama sama , jadi gue nggak mau dia menanggung semua nya sendiri , bahkan gue akan ngelindungi nya walaupun dengan nyawa gue sendiri ". jawab Kelvin


" Dan kalian tau kan , dia itu adek perempuan kami satu-satunya , dia itu bagaikan berlian yang harus kami jaga , kita nggak mau kehilangan dia karena dia segalanya bagi kami ". jawab Liza


" Dan asal kalian tau , kasih sayang kami tidak bisa di ukur dengan apapun itu , karena hanya kita berempat yang mengerti keadaan dia selama ini , jadi kita mohon kalian tidak usah mencampuri urusan kami berlima ". ucap Vera


Lalu mereka berempat pergi dari UKS meninggalkan mereka semua .


.


.


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }