Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 29



ciuman


...----------------...


"Hoamm , jam berapa sekarang ". gumamnya


Saat dia melihat jam yang menempel di dinding , dia sangat terkejut karena jam sudah menunjukkan jam 6:45 yang artinya 15 menit lagi akan bel.


" What jam 6 : 45 pasti telat dah gue ". ucapnya frustasi


Dia pun bergegas untuk membersihkan diri nya dan bersiap siap memakai seragam nya dengan mengenakan snekers putih , jaket hitam serta jam tangan silver dan memoles tipis bedak serta lipstik di bibirnya.


Setelah selesai dia bergegas menuruni tangga dan menemukan kedua kakak nya yang sudah berada di bawah.


" Dek sarapan dulu ". ucap Vera


" Gue langsung aja kak ". ucap Queena sambil meminum susu yang di buat Liza untuknya hingga habis dan berlari menuju gerasi.


" Kebiasaan anak itu , untung sayang ". ucap Vera , Liza hanya tersenyum melihat mereka berdua.


Di perjalanan menuju sekolah Queena mengendarai mobil nya dengan kecepatan di atas rata-rata seehingga banyak pengendara lalu lelang menyumpah sarapahi queena , tetapi Queena hanya cuek.


35 menit kemudian dia telah sampai di sekolahnya dan benar saja gerbang sekolah sudah di kunci , itu artinya dia terlambat 20 menit.


Satpam sekolah membuka pintu pagar atas perintah ketua OSIS.


Setelah itu Queena memasuki pagar sekolah dan memarkirkan mobilnya , Queena keluar dari dalam mobil memakai kaca mata hitamnya dan memakai tas di sebelah bahunya.


Queena berjalan ke arah ruang BK dengan santai nya dan jangan lupa dengan gaya tomboi nya dan wajah datar , dinginnya.


Banyak siswa siswi yang berteriak histeris saat Queena keluar dari dalam mobil , semua itu tak luput dari penglihatan Arkan ddk , karena mereka berada di balkon sekolah.


Queena pun berjalan ke arah ruang BK dan melapor bahwa dia terlambat , tetapi guru BK tidak menghukum nya karena ini kali pertama dia terlambat , jadi namanya hanya di catat.


Queena yang tidak jadi di hukum pun keluar dari ruang BK dan berjalan santai di koridor sekolah dengan santainya menuju ke kelas.


Saat di pertengahan jalan dia melihat gerombolan Arkan ddk melihat ke arahnya.


Entah dorongan dari mana dia mendekati kedua abangnya dan itu membuat kedua abangnya Kiku dan kaget.


Saat Queena sudah berhenti di depan kenzi dan kenzo.


" Thanks bang kenzi dan bang kenzo buat semua yang kalian kirimkan buat gue , gue suka ". ucap Queena lembut dan tersenyum tulus


" Tidak masalah ". ucap kenzo gugup sedangkan Kenzi hanya kiku , tolonglah ini suasana yang sangat tidak di sukai mereka berdua , karena mendadak canggung di hadapan princess mereka sendiri.


Queena hanya tersenyum melihat tingka mereka berdua , Queena pun mendekati mereka berdua dan berkata.


" Oky bang sekali lagi thanks , dan gue mau ke kelas duluan by ". ucap Queena dan langsung mencium kedua pipi kenzi dan kenzo serta mengedipkan sebelah matanya kepada Kenzo dan kenzi , mereka berdua yang mendapat kan ciuman singkat di pipi mereka dari Queena pun jadi tegang dan menyentuh pipi mereka dengan tangan nya.


~ Kyaaaa Queena cium pipi kak kenzi dan kak Kenzo


~ kyaaa kenapa mesti kak kenzi dan kak Kenzo sih


~ nggak tau malu banget sih


~ pasti kenak masalah Sinta ddk


Begitulah bisikan-bisikan siswa siswi tetapi Queena hanya cuek dan duduk di bangku nya setelah sampai di kelas.


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }