
2 Minggu Queena koma
...----------------...
Tepatnya 2 Minggu sudah Queena berbaring koma.
Selama dua minggu juga sahabatnya selalu datang untuk menjenguk Queena , Kevin dan Kelvin juga terkadang menginap di rumah sakit untuk menemani Queena , sedangkan Liza dan Vera bolak balik sekedar mengantarkan makanan atau bahkan pakaian untuk Kevin dan Kelvin.
Dua Minggu juga kenzi dan kenzi sudah tidak menginjakkan kaki mereka di mansion Alexander , dan selama dua Minggu itu juga Kenzo dan kenzi semakin datar.
Selama dua Minggu itu Diana dan Sinta mencari keberadaan Queena di rawat di rumah sakit mana , namun tidak pernah berhasil , karena keamanan Queena sangat di jaga ketat oleh Kevin dan Kelvin , karena mereka tidak ingin musuh-musuh Queena mengetahui keadaan nya sekarang , karena pasti banyak para musuh yang mencari kesempatan untuk melenyapkan nyawa Queena.
Kini Arkan ddk dan Angel ddk serta Vera dan Liza berkumpul di ruangan Queena karena hari ini adalah weekend , jadi mereka sepakat untuk menghabiskan waktu mereka untuk menemani Queena yang masih di rawat di rumah sakit.
Kenzo dan kenzi duduk di samping kanan Queena.
Kenzi menggenggam lengan Queena lembut , sedangkan Kenzo mengelus kepala Queena lembut dan penuh dengan kasih sayang.
Sedangkan Liza dan Vera berada di samping kiri Queena , angel ddk serta arkan , Faruk dan Ardan duduk di sofa.
" Princes , sudah dua Minggu kamu tidur, apakah mimpi kamu sangat indah , sehingga kamu tidak ingin bangun hem "?. ucap Kenzo mengelus rambut Queena lembut.
" Abang sangat merindukan mu princes , kamu cepat sadar ya sayang ". ucap kenzi yang menggenggam tangan Queena dan mencium nya.
Sedangkan di bawah alam sadar Queena
Queena sedang duduk di taman yang sangat indah , dia memejamkan mata nya menikmati angin yang sangat sejuk membuat nya sangat nyaman dan sedikit melupakan tentang masalah yang selama ini ia lewati , tiba-tiba ada seorang perempuan cantik mengenakan gaun putih dan berambut panjang yang sedang berjalan ke arah Queena sambil tersenyum , Queena pun berdiri dari duduknya dan membalas senyuman perempuan itu.
" Momy "?. panggil Queena
" Iya sayang ". ucap perempuan itu
Perempuan yang menghampiri Queena adalah Dara momy Queena.
" Adelia rindu momy ". ucap Adelia menangis dalam pelukan Dara.
" Momy juga sangat merindukan mu sayang ". ucap Dara membalas pelukan Adelia , dan mengelus rambut Adelia lembut.
" Adelia ingin ikut momy , Adelia ingin tinggal bareng momy ". ucap Adelia yang masih menangis.
" Sayang dengarin momy , kamu boleh ikut dengan momy tapi untuk saat ini belum waktunya sayang , karena masih banyak orang-orang yang menyayangi mu dan membutuhkan mu ". ucap Dara lembut melepas pelukan adelia.
" Tapi Adelia lelah mom , Adelia ingin ikut momy aja ". kekeh Adelia yang tetap ingin ikut Dara.
" Sayang bang kenzi dan bang kenzo sangat membutuhkan mu sekarang , Dedy mu juga lagi membutuhkan mu ". ucap Dara tersenyum lembut ke arah adelia dan mengengam lengan adelia lembut.
" Sayang dengarin momy ya , Dedy Roy tetaplah Dedy mu , momy mohon jaga Dedy dan juga Abang-abang kamu untuk momy , momy tau kamu adalah perempuan kuat dan kamu adalah princes momy yang sangat luar biasa , percayalah kepada momy , momy tidak akan pernah meninggalkan kamu karena momy selalu ada di hati kamu , jadi Adelia jangan pernah merasa sendiri Oky ". ucap Dara lembut
Adelia hanya diam tanpa ingin membalas ucapan momy nya , Dara yang melihat Adelia terdiam hanya bisa tersenyum.
" Kamu kembali lah sayang , banyak orang-orang yang lagi menunggu mu ". Ucap Dara lagi
" Tapi mom,,,, ". ucap Adelia
" Demi momy sayang ". ucap Dara lembut sambil mengelus kepala Adelia lembut.
" Hm baiklah mom , ini demi momy , Adelia akan slalu merindukan momy , Adelia sangat menyayangi dan mencintai momy ". ucap Adelia memeluk Dara.
" Momy juga sangat mencintai mu sayang , sampaikan salam momy ke bang kenzi dan bang kenzo ya sayang ". ucap Dara
" Pasti mom ". ucap Adelia bersemangat.
" Kalo begitu kamu ikut momy ". ucap Dara menuntun Adelia.
" Kita kemana momy "?. tanya Adelia bingung
" Kamu berjalan lah ke arah cahaya itu ". tunjuk Dara tersenyum.
Adelia pun mengikuti arah yang di tunjuk Dara .
Saat Adelia sudah sampai di tempat yang di tunjuk Dara tadi , dia langsung memejamkan matanya karena silau.
.
.
.
.
.
.
.
.
{ Bersambung}