Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 53



Berpura pura kaget


...----------------...


" Lo ngomong sama siapa "?. tanya kenzi dingin tanpa melihat ke arah Sinta.


" Sinta ngomong sama Abang , kenapa Abang nggak ngebelain Sinta sih , Sinta kan lagi di bully sama mereka ". ucap Sinta yang menunjuk ke arah Queena.


" Eh santai dong , nggak usah nunjuk-nunjuk gitu , orang sahabat gue juga dari tadi diam aja , kapan dia ngebully Lo , yang ada tu elo yang tiba-tiba datang kesini terus gangguin orang lagi makan ". bentak Angel.


" Jangan ngadi-ngadi dah lo ". ucap Aninda jengkel


" Gue nggak gangguin Lo pada ya sory aja , gue dan teman-teman gue cuma pengen kalian pergi dari hadapan calon pacar kita-kita karena yang pantes duduk bareng mereka itu kami , apalagi di sini ada Abang-abang gue ". ucap Sinta sombong


" Abang lo siapa "?. tanya Ardan berpura pura polos.


" Kalian nggak tau Abang gue siapa "?. tanya sinta angkuh.


" Gak tau gue ". ucap Faruk yang juga berpura-pura polos.


" sayang kok gak tau sih abang nya Sinta yang mana , kan kalian temannya ". ucap fely centil


" Sayang Sayang siapa yang Lo panggil sayang "?. sinis Faruk


" Kok kamu gitu sih sayang "?. tanya fely lagi


" Diam aja deh Lo ". bentak Faruk


" Kalian berdua mau tau Abang gue siapa "?. tanya Sinta angkuh.


" Kasih tau cepatan dah , tinggal bilang apa susah nya ". ucap Ardan berpura-pura tidak sabaran.


" Abang gue itu bang kenzo Jovanka Alexander dan bang kenzi Jovanka Alexander dan gue adalah adek perempuan mereka satu-satunya Sinta Alexander ". ucap Sinta angkuh


Queena sadari tadi hanya diam dan memasang wajah datarnya , itu semua tak luput dari pandangan kenzi , Kenzo dan Arkan.


" Ohh ". ucap Ardan dan Faruk


*1 detik


2 detik


3 detik*


" Apa ? Kenzo dan kenzi ? ucap Ardan dan Faruk yang berpura-pura kaget.


Angel ddk yang tidak bisa menahan tawa mereka lagi pun seketika pecah.


" Ahahahaha ngakak banget gue ". tawa Angel


" Lo berdua gak cocok banget pakek ekspresi gitu". tawa fanesa yang sudah mengeluarkan air mata nya.


" Gue gak kuat ahaha , perut gue sakit haha ". tawa Aninda menepuk meja.


Kenzo dan kenzi hanya tersenyum tipis melihat mereka , sedangkan Ardan dan Faruk masih memainkan peran mereka.


" Kalian semua pada kenapa sih ? emang ada yang salah ya sama kita berdua , perasaan kita berdua gak ada ngelawak , kenapa kalian pada ketawa , orang kita kaget degar Sinta kalo dia adalah anak tuan Roy Martin Alexander putri semata wayangnya tuan Alexander yang selama ini di tutup rapat identitas nya ". celetuk Ardan membuat Sinta tambah sombong.


Sinta yang mendengar ucapan Ardan mengangkat kepalanya angkuh.


" Tapi yang gue tau putri dari keluarga Alexander itu orangnya baik dan ramah , dan setau gue namanya juga bukan Sinta Alexander tapi Adelia faradela Alexandra ". ucap Faruk


" Masa sih ? Lo lagi gak salah informasi kan Faruk "?. tanya Ardan


" Ya gak mungkin gue salah informasi ". ucap Faruk


" Mendingan kita tanyakan aja sama yang bersangkutan ". ucap Ardan melihat ke arah kenzi dan kenzo.


Kenzo dan kenzi mengerti dengan maksud tatapan dari Ardan dan Faruk yang mengatakan " giliran Lo".


Kenzo dan kenzi mengangguk.


" Yang di ucapin Faruk benar , princess kami berdua namanya Adelia faradela alexandra , bukan Sinta Alexander , Sinta Alexander hanya anak tiri dari tuan Roy Martin Alexander dan bukan saudara kami , kami hanya tiga bersaudara dan kami bukan lagi keluarga Alexander semenjak kedatangan nyokap Sinta dan Sinta di kediaman Alexander ". ucap Kenzo dingin


Semua yang berada di kantin mendengarkan semua ucapan Kenzo dan mereka semua membicarakan Sinta yang statusnya hanya anak tiri.


" Bertiga "?. tanya ardan yang masih berpura pura polos.


" Hm ya bertiga , gue sendiri Kenzo Jovanka , kembaran gue Kenzi Jovanka dan adek perempuan gue Adelia faradela ". ucap kenzo


.


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }