Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 52



Duduk bareng


...----------------...


" Yang di katakan Arkan benar kenzi kenzo , kalian berdua harus berusaha mendapatkan semua dari Queena , kalian gak mau kan posisi kalian tergeser dengan orang lain ? apalagi Queena punya Abang angkat 3 itu pun yang kita tau , gak tau kalo di luar sana ada berapa , jadi kalian berdua harus berfikir positif dengan Queena , dia pasti sangat menyayangi kalian berdua ". ucap ardan memberi semangat kepada Kenzo dan kenzi.


" Thanks kalian udah kasih saran dan semangat buat gue dan saudara gue , kalo gak ada kalian kita gak tau harus gimana hadapin masalah yang seperti ini ". ucap Kenzo tulus.


" Its Oky brother ". ucap Ardan dan Faruk , sedangkan arkan hanya mengangguk sebagai jawaban ucapan Kenzo.


" Kantin yuk udah laper gue ". ucap kenzi


" Kuy ". ucap mereka serempak.


Mereka berlima pun pergi ke kantin.


Di kantin


" Udah penuh , duduk dimana kita "?. tanya Kenzo


" Hm , di dekat Queena ddk aja , kebetulan ada lima kursi kosong ". usul kenzi


" Gak papa dah , dari pada kita gak duduk ". celetuk ardan


" Gimana Arkan "?. tanya Kenzo


" Hm ". jawab Arkan


Mereka berlima pun berjalan menuju ke arah meja Queena ddk.


" Kita boleh gabung bareng kalian gak "?. tanya Kenzo tersenyum ke arah Queena.


" Soalnya gak ada tempat lagi udah pada penuh semua , kebetulan disini kosong ". ucap Kenzi menimpali dan juga tersenyum ke arah Queena.


Queena ddk pun menengok ke sekitar dan ternyata benar saja kantin udah penuh.


Mereka pun mempersilahkan Arkan ddk duduk bareng mereka.


" Duduk aja bang ". ucap Queena tersenyum memepersilah kan mereka duduk.


" Thanks sayang ". ucap kenzi


Queena mengangguk , sedangkan teman-teman Queena hanya bisa melongo dan dan terkejut dengan sikap Queena seharian ini.


" Itu Queena kenapa dah "?. bisik Angel ke telinga Farah.


" Gak tau gue , dari pagi tadi dia beda ". balas Farah yang juga berbisik ke telinga Angel.


" Kalian berdua pada bisikin apaan sih ? kok nggak ngajak kita-kita "?. celetuk Aninda


" Gak ada ". jawab Angel dan Farah serentak.


Sedangkan Queena hanya diam dan fokus pada makanan nya , kenzi dan kenzo serta Arkan fokus melihat ke arah Queena tanpa ia sadari.


Tak berapa lama makanan Arkan ddk datang , mereka pun memakan makanan mereka dengan hening dan hanya terdengar suara dentingan sendok.


brakkk


" COPOT COPOT ". kaget Ardan


" KUNTIL BENTUK CABE ". kaget Faruk


" SENDAL BOLONG ". kaget Aninda


" AYAM PAKE LIPSTIK ". kaget fanesa


Sedangkan yang mengebrak meja mereka merasa sangat geram karena tidak di hiraukan.


" Woy lo pada pergi gak dari hadapan calon pacar kita ". ucap fely PD


" Kalian gak dengar ? di suruh pergi juga malah diam aja ". bentak Bella


" Kalo kita gak mau gimana "?. tantang Angel


" Kalian itu seharusnya ngaca , kalian gak pantes duduk bareng prince school ". ucap Agnes sinis


" Terus gue harus bilang wow gitu "?. tanya Aninda lebay , Arkan ddk dan Angel ddk hanya mampu menahan tawa mereka melihat ekspresi Aninda yang sedang mengejek Sinta ddk.


" Lo ". tunjuk Agnes geram


" Apa ". ucap Angel , Farah , Aninda dan fanesa.


" Eh Lo , kenapa Lo diam aja hah ! Lo nggak punya mulut ? orang ngomong itu di jawab ". bentak sinta menunjuk muka Queena.


" Eh apa apaan lo hah ! pegang-pegang sahabat kami ". bentak Angel


" Jauhin tangan kotor lo dari sahabat kami ". bentak Aninda berapi-api.


" Bang kenzo, bang kenzi , kalian kok diam aja adeknya lagi di buly ". ucap Sinta manja ke arah kenzi dan kenzo.


.


.


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }