
Kemarahan Kenzo dan kenzi
...----------------...
" Dan untuk arkan , gue gak ada hubungannya sama sekali dengan dia , jika Lo menginginkan dia silahkan , karena gue tidak tertarik dengan dia ". ucap Queena dingin
" Dan Lo ". tunjuk Queena ke arah Arkan
" Jangan pernah mengaku ngaku lo adalah kekasih gue , karena gue tidak pernah merasa memiliki hubungan dengan lo ". ucap Queena dingin serta datar.
" Apa lo yakin "?. tanya Arkan menatap manik mata Queena.
" Untuk apa gue gak yakin "?. tanya balik Queena
" Oke , gue akan buktikan kepada mereka kalo Lo memang wanita gue ". ucap Arkan melihat ke arah Sinta ddk.
Queena bingung dengan ucapan arkan , bahkan yang lainnya pun juga ikut bingung dengan perkataan Arkan , berbeda dengan arkan yang sekarang sedang tersenyum miring.
Arkan berjalan menghampiri Queena dan menarik Queena agar berdiri di hadapannya , Tian dan yang lainnya memberi jalan untuk Queena berdiri.
Setelah Queena berdiri di hadapan Arkan , dia mengangkat satu alisnya.
" Lo mau bukti kan "?. tanya Arkan sekali lagi kepada Queena , di balas hm oleh Queena.
Lama Arkan menatap wajah Queena dengan cepat dia menarik tubuh Queena mendekat ke arahnya , tangan kiri memegang pinggang ramping Queena , dan tangan kanan nya menekan tengkuk leher Queena , Arkan mencium bibir Queena dengan lembut dan ******* di hadapan semua orang.
Kenzo ddk dan Angel ddk , Tian dan Dian di buat kaget dan melongo melihat arkan yang secara tiba-tiba mencium Queena di hadapan semua orang.
Queena yang di perlakukan Arkan begitu secara mendadak hanya bisa melotot kan matanya dan dia diam mematung masih mencerna apa yang sedang di lakukan Arkan , Arkan yang melihat Queena diam mematung tersenyum tipis dan menutup matanya merasakan bibir mungil Queena yang menurut nya terasa manis , Arkan masih ******* bibir Queena dengan sangat lembut , sehingga membuat Queena hanyut dalam perlakuan Arkan , dia pun tanpa sadar membalas ciuman Arkan , Arkan yang merasa Queena membalas ciumannya merasa sangat puas , Arkan
memperdalam ciumannya sampai pada akhirnya dia melihat Queena yang kehabisan nafas melepaskan bibirnya dari bibir Queena.
" Woy kalian tidak lihat tempat apa ". celetuk Aninda dan fanesa bersamaan , sedangkan yang lain masih mematung.
" Gimana , udah gue buktikan kan "?. tanya Arkan kepada Sinta ddk , lebih tepatnya kepada Queena.
Queena yang baru tersadar pun jadi marah.
" Lo "!. bentak Queena
" Kenapa "?. tanya Arkan santai
" Bisa-bisanya lo ngambil firs kiss gue ". marah Queena
" Itu juga Firs kiss gue dan gue lihat juga Lo menikmati nya kan "?. tanya Arkan menggoda Queena.
Sinta yang melihat perlakuan Arkan terhadap Queena menjadi sangat sangat marah , apalagi sadari tadi dia mendengar bahwa Tian dan Dian sudah memiliki tunangan , sehingga membuat dia mengurungkan niatnya untuk mendapat kan Tian , Sinta bertekat kembali untuk bisa mendapatkan Arkan.
plakk
" Dasar lo murahan ". teriak Sinta menampar pipi Queena.
Kenzo dan kenzi yang melihat Queena di tampar menjadi marah.
" Apa yang Lo lakuin Sinta "!. bentak Kenzo
" Dasar anak pungut tak tau diri ". bentak Kenzi yang membuat hati sinta merasa di tusuk oleh ribuan jarum.
" Apa maksud Abang "?. tanya Sinta
" Lo dan nyokap Lo itu hanya orang yang di pungut oleh Dedy gue , bukannya Lo dan nyokap Lo berterimakasih malah Lo menghancurkan keluarga gue dan ingin menguasai harta keluarga gue , Lo gak sadar diri apa , bahwa lo itu hanya anak haram yang tidak jelas ayahnya siapa ". bentak Kenzi pedas dan sinis.
Semua orang yang berada di kantin terkejut bahkan Queena juga kaget mendengar perkataan kenzi , Sinta yang baru pertama kali mendengar kata kata pedas kenzi merasa sakit hati dan membenci kenzi , dia tidak menyangka Kenzi akan berbicara pedas terhadapnya.
" Karena dia anak haram yang tidak jelas ayah nya siapa , makanya kelakuan nya juga sama seperti nyokapnya , sama-sama j***** , cihh dasar murahan ". bentak Kenzo meludah
Cukup sudah perkataan kenzi dan kenzo membuat Sinta membenci mereka berdua bahkan kebenciannya terhadap Queena semakin besar , dia bersumpah akan melenyapkan Kenzo dan kenzi serta Queena , dia sudah tidak ingin lagi mencoba mencari perhatian kenzi dan kenzo.
" Cabut ". ucap Sinta
Sinta ddk pun pergi meninggalkan kantin , dengan perasaaan yang sangat malu terutama Sinta.
.
.
.
.
.
.
.
{ Bersambung }