
Dian dan Tian
...----------------...
Keesokan paginya seperti aktivitas biasa , Queena bangun pagi dan bersiap siap untuk pergi ke sekolah karena pagi ini mood nya sedang baik.
Queena menuruni tangga dan melihat sudah ada abang dan kakak nya yang duduk di meja makan , ia pun berjalan menghampiri mereka berempat .
" Morning ". sapa Queena kepada mereka berempat .
" Morning Baby , sweety , sayang ". sapa mereka berempat
Mereka berlima sarapan seperti biasa ( hening ) dan hanya suara dentingan sendok saja yang berbunyi.
Setelah selesai sarapan Queena berangkat duluan karena ia ingin bersantai sebentar di kelasnya.
Queena melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang , setelah sampai di sekolah , Queena memarkirkan mobilnya dan tentu saja belom ada orang di sekolah , Queena berjalan santai menuju kelasnya , ia pun duduk di bangkunya memainkan handphone nya selang beberapa menit sahabatnya datang dan kaget melihat Queena sudah berada di sekolah bahkan duduk manis di bangkunya.
" Whatt ! gak bisanya Lo datang pagi Queen "?. kaget Aninda
" Lo gak lagi salah minum obat kan Queen "?. tanya fanesa heran.
" Ada apa dengan lo Queen "?. tanya angel khawatir takut yang berada di depannya ini bukan Queena.
" Lo Queena sahabat kita kan "?. tanya angel lagi
" Bukan ". jawab Queena cuek
" Terus Lo siapa hah ! kenapa Lo duduk di bangku sahabat kita ? dan kenapa muka Lo mirip dengan sahabat kita ? apa Lo sengaja ingin memanfaatkan kita kita jadi Lo berani samain muka sahabat kita ". cerocos aninda
Queena memutar bola mata nya malas.
" Ya iya lah gue Queena **** ". jawab Queena datar.
" Benaran "?. tanya mereka berempat
" Hmm ". angguk Queena
" Terus kenapa Lo sudah ada di sini "?. tanya angel yang diangguki aninda , fanesa dan Farah.
" Gak papa , gue lagi pengen aja , lagian juga sekali kali gue datang awal ". jawab Queena santai
Setelah lama mereka berlima berbincang bincang datanglah Arkan ddk.
" Morning princes ". sapa Kenzo mencium kening Queena.
" pagi sayang ". sapa Kenzi yang juga ikut mencium kening Queena.
Queena menatap tajam kedua abangnya.
" Cuman ada kita doang di sini princes , jadi jangan marah ya , janji deh kita berdua gak akan ngulangin lagi ". ucap Kenzo memalas.
" hm ". jawab Queena dingin
Teman Queena dan Kenzo bingung dan melongo melihat tingkah mereka , namun tidak di hiraukan oleh Queena , Kenzo dan kenzi.
.
.
.
Skip bel masuk
Guru yang mengajar masuk kedalam kelas Queena ddk dan arkan ddk.
" Pagi anak-anak ". sapa guru
" Pagi Bu ". balas satu kelas
~ cowok apa cewek yaa
~ semoga aja cowok
~ semoga aja cewek
" Sudah-sudah ". lerai guru
" Silahkan masuk nak ". ucap guru memepersilah kan masuk , dan masukklah dua orang siswa tampan , hidung mancung dan berbadan sixpack.
~ wah ganteng banget
~ mau dong jadi pacarnya
~ jadi yang kedua juga gak papa
~ aku padamu sayang
Bisikan bisikan dari para siswi
" Sudah-sudah kalian diam sebentar , dan kalian berdua perkenalkan diri kalian ". ucap guru
" Perkenalkan nama gue Cristian Farrel Andika panggil saja Tian ". ucap Tian memperkenalkan
" Gue Andrian Gavin pratama panggil aja Dian ". ucap Dian memperkenalkan .
" Baiklah Tian dan Dian bisa duduk di bangku kosong belakang Queena , Queena angkat tangan ". ucap guru
" ✋" Queena mengangkat tangan
" Tian dan Dian pun berjalan ke arah bangku yang berada di belakang Queena , Queena menatap mereka datar , membuat mereka berdua cengengesan dan saat ingin melewati Queena , Tian dan dian berhenti di hadapan Queena dan berkata.
" Ban co Khoe Khong "?. sapa Tian dalam bahasa Vietnam.
( apa kabar sayang ? )
Dung lanh lung voi Chung ta , dung bolo hai Chung ta "?. tanya Dian mengedipkan mata nya.
( Jangan dingin dong ke kita , apa Lo gak kangen dengan kita berdua ?)
Queena memutar bola matanya males , Queena tau pasti ini kerjaanya Kevin dan Kelvin yang mengirimkan mereka berdua ke sini.
" em Co the im Lang duoc Khong , neu em Khong the im Lang ". jawab Queena dingin dan menyergai menatap Tian dan Dian , mereka dengan susah payah meneguk salivanya.
( Bisa diam tidak , kalo tidak biar gue yang bikin kalian diam ).
" duoc roi Chung ta im Lang ". jawab Tian dan Dian.
( oke kita diam )
Tian dan Dian pun duduk di bangkunya setelah berbicara dengan Queena.
Guru yang sadari tadi memperhatikan mereka melongo mendengar Queena dan kedua murid baru berbicara bahasa asing , satu kelas pun juga ikut melongo bahkan Arkan dan Angel ddk , pasalnya mereka tidak tau Queena bisa berbahasa asing , bahkan mereka bingung kenapa kedua siswa baru itu bisa berbicara kepada Queena.
.
.
.
.
.
{ Bersambung }