Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 68



GEJALA LEUKEMIA


...----------------...


Nona Queena terkena penyakit gejala leukemia , tetapi ini tidak terlalu serius karena nona Queena hanya mengalami gejala nya saja , sehingga kemungkinan sangat kecil sekali bisa di sembuhkan , namun dengar dorongan , serta dukungan dan semangat dari keluarga lah yang bisa membuat pasien menjadi semangat untuk menjalani perawatan kesembuhan nona Queena.


" Apa dok ! adek saya ". ucap Kevin yang tidak bisa melanjutkan ucapannya karena mulutnya terasa kaku akan penyakit yang di alami Queena.


Angel ddk semakin menangis begitupun dengan Liza dan Vera , mereka tidak menyangka Queena akan terkena penyakit serius lagi.


" Tapi dok adek saya tidak bakalan Koma kan dok"?. tanya Kelvin yang takut kejadian satu tahun lalu terjadi lagi saat Queena koma satu tahun.


" Kemungkinan besar tidak sampai koma tuan , akan saya jelaskan tentang gejala penyakit leukimia yang di alami nona Queena sekarang.


Ciri-ciri yang di alami oleh pasien yang terkena penyakit leukimia.


Demam dan menggigil


Tubuh terasa lelah dan rasa lelah tidak hilang meski sudah beristirahat.


Berat badan turun drastis


Gejala anemia


Bintik merah pada kulit


Mimisan


Tubuh mudah memar


Keringat berlebihan , terutama pada malam hari.


Mudah terkenak infeksi


Muncul benjolan di leher akibat pembengkakan kelenjar getah bening.


Perut terasa tidak nyaman akibat akibat organ hati dan limpa membengkak.


Pengobatan leukimia


Dokter spesialis hematologi onkologi ( dokter spesialis darah dan kanker ) akan menentukan jenis pengobatan yang dilakukan berdasarkan jenis leukimia dan kondisi pasien secara keseluruhan , berikut ini beberapa metode pengobatan untuk mengatasi leukimia.


Kemoterapi yaitu metode pengobatan dengan menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker , obat dapat berbentuk tablet minum atau suntik infus.


Terapi imun atau imunoterapi , yaitu pemberian obat-obatan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu tubuh melawan sel kanker , jenis obat yang di gunakan , misalkan interferon.


Terapi target , yaitu penggunaan obat-obatan untuk menghambat proteksi protein yang digunakan sel kanker untuk berkembang , contoh jenis obat yang bisa digunakan adalah penghambat protein kinase , seperti imatinib.


Radioterapi , yaitu metode pengobatan untuk menghancurkan dan menghentikan pertumbuhan sel kanker dengan menggunakan sinar radiasi berkekuatan tinggi.


Terkadang prosedur operasi juga dilakukan untuk mengangkat organ limpa ( splenectomy ) yang membesar , organ limpa yang membesar dapat memperburuk gejala leukemia yang di alami penderita ". ucap dokter tersebut menjelaskan.


" Lakukan yang terbaik dok buat adek saya ". ucap Kevin , Kelvin , Angga , Vera dan Liza.


" Tolong sembuhkan sahabat kami dokter ". ucap Angel ddk memohon.


Dokter yang melihat mereka rapuh sangat terunggun akan kasih sayang mereka terhadap Queena , begitupun suster yang berada di samping dokter .


" Akan saya usahakan tuan dan nona , kalo begitu saya permisi karena masih ada pasien yang harus saya tangani ". pamit dokter


" Silahkan dok ". ucap Liza


Setelah kepergian dokter mereka semua masuk ke dalam ruangan Queena untuk melihat nya.


Queena yang berada di dalam tersenyum melihat mereka semua walaupun muka nya terlihat pucat dan merasa kesakitan , tapi dia tidak ingin membuat mereka khawatir.


" Baby ". lirih Kelvin mengengam erat pergelangan tangan kanan Queena.


" Sweety ". lirih kevin yang juga mengengam erat pergelangan tangan kiri Queena.


" Iya bang ". jawab Queena pelan


" Apa ada yang sakit sayang "?. tanya Angga lembut.


" Queena ". lirih Angel ddk menangis.


" Hay kalian pada kenapa ? kok nangis "?. tanya Queena heran menatap mereka satu persatu , namun mereka semua tidak ada yang berbicara.


Queena menatap Liza dan Vera meminta penjelasan , namun yang di dapat Queena adalah air mata Vera dan Liza jatuh dari pelupuk mata mereka berdua.


" Kalian semua kenapa ? apa ada sesuatu yang kalian sembunyi kan dari gue ? apa gue ada berbuat salah kepada kalian "?. tanya Queena lirih


" Tidak baby , kamu tidak salah apa-apa ". ucap Tian dan dian yang sadari tadi hanya diam terpaku.


" Kita menangis karena khawatir dengan keadaan lo ". ucap Tian sendu


" Keadaan gue "?. tanya Queena bingung.


Dian pun menceritakan tentang penyakit yang di alami Queena saat ini , Queena terdiam mendengarkan semua ucapan Dian.


" Kalian tidak perlu khawatir , gue pasti gak papa , kan hanya gejala , masih bisa disembuhkan , gue akan berusaha sembuh untuk kalian ". ucap Queena tersenyum dan menenangkan mereka semua.


" Janji ". ucap Angga mengarahkan jari kelingking nya ke arah Queena.


" Janji ". ucap Queena tersenyum dan mengaitkan jari kelingking nya ke arah Angga.


" Gue boleh minta tolong dengan kalian "?. tanya Queena.


" Katakan lah sayang ". jawab kevin mengelus rambut panjang Queena.


" Jagan kasih tau tentang keadaan gue ke siapapun , termasuk bang kenzo dan bang kenzi ". ucap Queena memohon.


" Kenapa mereka tidak di kasih tau sayang ? mereka juga saudara mu ". tanya Kelvin


" Gue hanya tidak ingin mereka berdua sedih bang , jadi gue mohon jangan katakan apapun tentang keadaan gue ". ucap Queena


" Baiklah akan Abang usahakan , agar Abang dan yang lain tidak memberi tau mereka berdua , tapi lo harus janji sembuh untuk kita semua ". ucap Kevin


" Terimakasih banyak semua ". ucap Queena tersenyum.


Mereka semua berbincang-bincang , tapi Queena hanya diam dan sedang memikirkan sesuatu.


Kevin yang melihat Queena melamun berniat menanyakan apa yang sedang Queena fikirkan.


" Baby ". panggi Kevin


Semua nya pun menoleh kearah Kevin dan Queena, mereka semua pun mendekati brankar Queena.


" Iya bang ". jawab Queena


" Apa yang sedang baby fikirkan "?. tanya Kevin lembut mengelus rambut panjang Queena.


" Tidak ada ". jawab Queena cepat.


" Abang tau pasti ada yang sedang kamu fikirkan , katakan lah baby ". ucap Kevin


" Gue hanya bingung aja bang ". ucap Queena lirih.


" Bingung kenapa "?. tanya Kevin


" Gue bingung , bagaimana cara gue balas dendam dengan keadaan gue yang lemah seperti ini ". ucap Queena tersenyum getir.


" Untuk masalah balas dendam jangan di fikir kan dulu dek , Lo fokus dengan kesembuhan lo dulu , nanti masalah balas dendam akan kita bahas bersama-sama setelah lo sembuh ". ucap Vera


" Tapi kapan lagi kak ? gue kembali ke negara ini karena tujuan utama gue ingin balas dendam ke mereka , yang sudah merebut kebahagiaan gue kak , gue hanya tidak ingin membiarkan mereka berkeliaran lagi , setiap gue melihat anak nya , perasaan gue sakit kak , gue keingat di mana waktu nyokap nya dulu ngebunuh momy gue di hadapan gue sendiri ". ucap Queena


" Tapi ... ". ucap Vera terpotong


" Gue udah hampir satu tahun di sini , tapi gue masih belum bisa membalaskan dendam atas kematian momy gue , dan gue masih belum punya bukti untuk mendapatkan kepercayaan Dedy lagu , agar Dedy percaya dengan gue , kalo bukan gue yang bunuh momy ". ucap Queena lirih.


" Kami janji akan selalu ada bersama lo dan membantu lo Queena , tapi kami mohon lo harus fikirkan kesehatan dan kesembuhan lo dulu , kami tidak ingin lo kenapa-napa , kalo Lo sampai kenapa-napa kami pasti akan menyalahkan diri kami sendiri , karena kami tidak bisa menjaga mu , kami juga tidak ingin kehilangan lo lagi cukup sekali lo pergi dari kami , setelah lo kembali kami tidak akan membiarkan Lo pergi lagi bahkan meninggalkan kami ". ucap Angel


" Lo sahabat kami dan sudah kami anggap saudara kami , jadi gue mohon dengan lo , tolong fikirkan lagi untuk tujuan balas dendam lo ". ucap Farah


" Baiklah akan gue fikirkan lagi , maaf karena sudah merepotkan kalian terus ". ucap Queena sendu.


" Tidak sama sekali ". ucap mereka bersamaan


Queena dan yang lain saling pandang dan tersenyum.


.


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }