Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 40



...----------------...


" Kenzi kita belom makan dari tadi siang , apa Lo laper "?. tanya kenzo kepada kenzi


" Iya bang gue laper bngeut ". jawan kenzi lesu


" Kalo gitu gue keluar dulu ya beli makanan , Lo tunggu di sini temani princes ". ucap kenzo sambil berlalu pergi , baru saja kenzo membuka pintu sudah ada orang berbadan besar yang membungkuk kepada Kenzo sehingga membuat Kenzo bingung , Kenzi yang melihat Abang nya terdiam di depan pintu pun merasa aneh dan dan langsung menghampiri abang nya.


" Bang kenapa gak jadi keluar ? apa ada sesuatu "?. tanya Kenzi bingung


Kenzo masih terdiam membisu , kenzi pun melihat ke arah pandangan abang nya dan menemukan beberapa orang yang berpakaian serba hitam dan bertubuh besar.


" Mohon maaf tuan , kami adalah para bodyguard yang di tugaskan untuk menjaga keamanan nona Queena ". ucap salah satu dari merek.


Mereka sebenarnya adalah para mafioso black Diamond yang di tugaskan oleh Angga , Kevin serta Kelvin , mereka bertiga menyuruh para mafioso untuk menyamar menjadi bodyguard.


" Oh seperti itu ". jawab kenzo


" Mohon maaf sebelumnya tuan , apakah anda menginginkan sesuatu "?. tanya salah satu bodyguard tersebut kepada kenzo.


" Ah iya , saya ingin membelikan makanan untuk kami berdua karena kami belom makan ". jawab Kenzo


" Kalo begitu biar saya saja yang keluar tuan, anda tunggu saja di sini ". ucap bodyguard tersebut


" Apakah tidak merepotkan ". tanya Kenzo yang merasa tak enak untuk merepotkan mereka.


" Tidak sama sekali tuan , ini memang tugas kami ". jawabnya


" Baiklah , terimakasih banyak , maaf merepotkan mu ". ucap kenzo sungkan


" Tak perlu sungkan tuan ,jika ada sesuatu yang kalian inginkan , kalian bisa minta bantuan ke pada salah satu di antara kami tuan karena ini memang sudah tugas kami ". jawab bodyguard lain.


" Bang banyak sekali penjaga nya , bahkan di setiap sudut rumah sakit ". ucap kenzi yang merasa aneh.


" Sudah lah tak usah di pikirkan , mungkin saja mereka sangat mengkhawatirkan keadaan princes , gue sangat bersyukur karena princes di pertemukan dengan orang-orang yang sangat menyayangi nya , walaupun banyak sekali rintangan yang di lewati princes selama pergi meninggalkan kediaman keluarga alexander ". ucap kenzo


" Bang , gue pengen sekali pergi dari rumah , gue sudah nggak tahan melihat kelakuan Sinta dan juga mamanya itu , lagian juga Dedy kelihatanya sangat bahagia dengan mereka berdua tanpa kita pun mungkin Dedy tak masalah ". ucap kenzi


Kenzo pun mulai sedikit memikirkan perkataan kenzi , sedikit masuk akal menurutnya perkataan kenzi pikirnya , mungkin sudah saatnya mereka untuk pergi dari mansion alexander dan sebelum pergi mereka harus menyiapkan semuanya dan tidak boleh tergesa-gesa , karena mereka tau bahwa Diana dan Sinta hanya ingin harta Dedy nya saja.


" Baikalah kita akan keluar dari mansion dan untuk sementara kita tinggal di mansion kita yang kita beli berlima , kebetulan di sana Ardan dan Faruk sering tinggal di mansion karena orang tua mereka sering ke luar kota dan keluar negri , Arkan pun terkadang juga tinggal di sana ". usul Kenzo kepada kenzi


" Itu lebih baik bang , dari pada kita beli mansion lagi , ntar malah ketahuan Dedy lagi tempat tinggal kita , sedangkan mansion yang sekarang ini kan pakek uang tabungan kita kita bang , jadi tak masalah ". ucap kenzi yang setuju dengan usulan abangnya.


.


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }