Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 81



Bukti


...----------------...


Sinta ddk sampai di depan mading , mareka berlima terkejut dengan apa yang mereka lihat , mereka melihat beberapa lembar fhoto yang terpajang di Mading.


" Siapa yang nempel ini fhoto "! Marah Agnes.


" Gue yakin ini pasti kerjaan nya anak ****** itu "! marah Sinta.


" Apa maksudnya coba hah "! marah fely.


" Samperin "! ucap Bella.


Sebelum mereka meninggal kan mading , mereka berlima mencabut semua fhoto yang tertempel di mading , mereka sangat malu dan marah.


Sinta ddk pergi ke kelas untuk mencari keberadaan Queena ddk , namun hasilnya nihil , mereka tidak menemukan keberadaan Queena ddk.


Bel sekolah berbunyi tandannya akan masuk pelajaran , Sinta ddk memutuskan untuk memberi pelajaran kepada Queena ddk saat bel istirahat nanti.


Sinta ddk pergi menuju bangku mereka masing-masing , tidak berapa lama datanglah gerombolan Queena ddk beserta Arkan ddk.


" Sinta , itu Queena ddk "? ucap bella geram.


" Kita langsung samperin aja mereka "! ucap fely emosi.


" Nanti setelah jam pelajaran selesai kita beri pelajaran kepada mereka karena sudah mempermalukan kita "! ucap Sinta sinis.


" Woii , kelas kita free "! teriak ketua kelas.


" Yang bnar "! tanya siswa lain.


" bnaran kali masak gue boong "! ucap ketua kelas.


" Guys kita free , langsung aja kita kasih pelajaran buat mereka , gua udah geram banget sama mereka "! marah fely.


Sinta ddk berdiri dari bangku mereka , mereka berlima berjalan menghampiri meja Queena ddk , mereka sangat marah dengan Queena ddk yang bisa bicara dan tertawa bersama Arkan ddk.


" Eh Lo anak sialan "! tunjuk Sinta kepada Queena , namun tidak di tanggapi.


" Lo kalo orang lagi ngomong tu di jawab , terus liat mukanya "! Bentak Bella.


" Kita lihat muka kalian pada "! ucap Aninda menggantung.


" Najiss "! sambung Angel ddk barengan , sehingga membuat satu kelas tertawa.


" Kenapa hah ! ada urusan apa Lo pada dengan kita-kita , apa jangan-jangan Lo pada marah nie ngeliat calon pacar kalian bercanda bareng kita ? seharusnya kalian itu sadar , apakah kalian pantas mengaku-ngaku calon pacar Arkan ddk , sedangkan kalian aja udah gak suci lagi , ya kasian lah Arkan ddk yang termakan virus Lo pada "! ucap Aninda pedas.


" Kita calon pacar mereka "? tanya Ardan menunjuk Sinta ddk.


" Ogahh "! jawab Arkan ddk serentak.


" Kok kamu gitu sih Ardan "! ucap fely.


" Jangan pernah panggil nama gue dengan mulut kotor lo , mulai detik ini juga gue gak pernah kenal sama lo , dan gue gak nyangka dengan lo , Lo yang dulunya waktu SMP anaknya kalem dan baik , tapi ternyata itu hanya topeng , gue yang pernah menjadi teman lo , gue kecewa sama Lo "! ucap Ardan dingin.


Seketika fely terdiam mendengar ucapan Ardan , dia tidak menyangka bahwa Ardan menganggap nya teman , seharusnya dia tidak membuat Ardan kecewa dengannya , namun apakah daya , penyesalan selalu datang di akhir.


" Lo "! tunjuk Sinta ke muka Queena.


" Lo kan yang udah nempel fhoto itu "? tanya Sinta emosi.


" Kalo iya kenapa , dan kalo tidak kenapa "? tanya Queena balik.


" Dasar lo anak sialan pantesan aja "! belom sempat Sinta melanjutkan perkataan nya , Queena sudah memotongnya.


" Harusnya Lo pada berterimakasih dengan gue ? kan kalian yang menginginkan bukti ? ingat gak kalian ? satu sekolah juga pada tau Lo nantangin gue untuk melanjutkan semua bukti yang gue ucapkan waktu itu , dan sekarang gue udah memperlihatkan semua bukti-bukti nya , jika kalian menyangkal bahwa itu bukan kalian , gue juga punya Vidio kalian , Vidio itu memperlihatkan bagaimana kalian sangat menikmati permainan para pria-pria yang bermain dengan kalian "! ucap Queena mengejek.


" Kenapa kalian diam ? kalian tidak percaya ? baiklah jika kalian tidak percaya , gue akan membuat kalian percaya "! ucap Queena mnyergai.


.


.


.


.


.


.


{ **Bersambung }


Vote sebanyak-banyaknya guys 🤗


Jangan lupa like , komen dan rute bintang lima 🤗


Selamat membaca 🤗**