Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 18



Curhatan Queena


......................


" Gue juga berjanji dengan diri gue sendiri , gue akan mengambil semua yang telah di rebut dari gue , dan gue juga menaruh dendam yang sangat dalam di hati gue , kejadian itulah yang membuat dunia gue menjadi gelap dan tidak ada warna lagi di kehidupan gue setelah kejadian itu ". ucap Queena lagi .


" maaf gue jadi curhat ". ucap Queena datar


" hm tidak tidak , tidak masalah selagi itu membuat mu lebih tenang ". ucap kenzo


" apakah kamu disana memiliki keluarga "?. tanya Kenzi yang sadari tadi diam kini mengeluarkan suara .


" tidak ada , gue hanya sendiri disana ". ucap Queena .


" lalu dimana kau tinggal "?. tanya Kenzo lagi


" gue tinggal di rumah gubuk yang gue buat sendiri pake kardus-kardus bekas ". jawab queena lagi , dia sengaja berbohong dengan kedua abang nya karena tidak mungkin dia mengatakan disana ada perusahaan dan butik momy nya .


" benarkah "?. tanya Kenzo dan kenzi yang kini telah menintikkan air matanya .


" hmm ya , karena gue tidak bisa mengandalkan uang tabungan gue yang tidak seberapa , gue gunakan uang tabungan gue buat modal jualan untuk makan sehari hari gue ". jawab queena lagi .


" ya intinya gue yang terlihat seperti sekarang ini nggak mungkin orang percaya dengan cerita gue , karena keliatannya gue orang yang mampu , padahal dibalik itu semua gue sering terjatuh dan terjatuh ". ucap Queena lagi.


" kalo boleh aku tau , kamu ada dendam dengan siapa , dan kenapa Dedy mu mengusir mu dari rumah "?. tanya kenzi ingin memastikan bahwa yang didepannya ini benar benar 💯 % princes nya , walaupun mereka pernah mendengar langsung dari mulutnya saat berbicara dengan sahabatnya ,tetapi mereka ingin langsung mendengar dari Queena berbicara di hadapan mereka .


" momy gue dibunuh oleh orang yang pernah Dedy gue tolongin dari preman , setelah dia ngebunuh momy gue , dia ngefitnah gue dan akhirnya gue ditampar dan di usir dari rumah oleh Dedy gue sendiri ". ucap Queena datar dan dingin karena menceritakan masa lalu yang sangat dia benci , tetapi demi memberi lampu untuk abang-abangnya dia rela membuka luka lama .


" gue mau balik dulu , soalnya gue ada urusan ". ucap Queena berdiri


" Dan thanks ya waktunya , gue lega karena udah cerita dengan kalian , tapi kalian janji ya sama gue , jangan sampai ada yang tau tentang gue ". ucap Queena .


" tak masalah , hati-hati di jalan ". jawab Kenzo


" kami pastikan semua tentang mu akan aman ". jawab Kenzi menimpali yang hanya dibalas anggukan oleh Queena .


Queena pun pergi meninggalkan mereka berdua , setelah dilihatnya jauh dari abang-abangnya Queena pun membatin .


( maafin gue bang , gue udah banyak bohongin kalian berdua ) batin Queena


sedangkan ditempat kenzi dan kenzo mereka kembali duduk.


" benar bang , gue gak kebayang gimana keadaan dia waktu itu ". ucap kenzi yang juga sudah mengeluarkan air matanya .


" tapi kenapa kita sangat susah melacak keberadaan nya bang "?. ucap kenzi bertanya kepada abangnya .


" kemungkinan dia mengganti identitasnya karena tidak ingin diketahui kita keberadaanya ". ucap kenzo


" Dia berubah banget bang ". ucap kenzi sendu


" Itu karena dihatinya sudah di isi dengan dendam yang sangat mendalam sehingga dia seperti itu , gue juga sekarang akan berubah menjadi lebih dingin saat berada dimansion , dan gue gak akan pernah maafin Dedy , karena gara gara dia princess gue menderita ". ucap kenzo menggebu gebu


" gue juga akan berubah menjadi lebih dingin bahkan gue sekarang gak Sudi untuk melihat muka mereka berdua ". ucap kenzi


" apakah kita pergi saja dari mansion itu bang"?. tanya kenzi


" jangan , kita tidak boleh pergi dari mansion , kita harus melihat setiap gerak gerik mereka di mansion , apa yang sebenarnya di inginkan mereka , jangan sampai semua kekayaan dedy jatoh ke tangan mereka ". ucap kenzo menjelaskan


" baiklah jika begitu bang , gue akan lebih bersabar lagi ". ucap kenzi


mereka berdua pun pergi dari taman dan kembali ke mansion .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


( Bersambung }