Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 21



Ruang UKS


...****************...


kring kring kring kring


Jam istirahat pun berbunyi , kini angel ddk berjalan ke arah UKS untuk melihat keadaan Queena.


Sedangkan di dalam UKS Queena baru saja sadar dan mendapati sahabatnya berada dihadapan nya , dia pun beralih melihat ke arah samping kanan nya dan mendapati Arkan yang telah duduk disamping nya dan tertidur memegangi tangan nya .


Queena pun menarik tangannya perlahan , dan itu membuat Arkan terbangun dari tidurnya.


" Lo udah sadar "?. tanya Arkan dingin dengan suara serak khas bangun tidur .


" Hm , thanks lo udah bawa gue kesini ". ucap Queena tulus


" Tak masalah ". ucap Arkan datar


Tak berselang beberapa lama , datanglah kenzi dan kenzo beserta Faruk dan Ardan ke UKS membawa makanan untuk mereka makan , mereka berencana makan bersama di UKS untuk menemani Queena .


" Bagaimana keadaan kamu Queena "?. tanya Kenzo khawatir dan mendekat ke arah Queena.


" Udah membaik kok bang ". ucap Queena tersenyum tulus dan tanpa sadar memanggil kenzo Abang , sehingga membuat orang-orang yang berada di UKS terkejut dan melongo .


Sedangkan Kenzo yang di panggil Abang pun merasa sangat bahagia .


Queena yang merasa salah bicara pun segera meminta maaf .


" Maaf ". ucap Queena


" Tak masalah jika kamu memanggil aku Abang ". jawab Kenzo tersenyum


" Kalau kamu memanggil bang kenzo Abang , berarti kamu juga harus memanggil ku Abang karna aku adek nya bang kenzo ". ucap kenzi yang ingin juga dipanggil Abang .


" Baiklah , tetapi saat kita ngumpul saja , soalnya aku tidak ingin ada yang mendengar , karena aku tidak ingin bermasalah dengan Sinta adeknya kalian ". ucap Queena berpura pura polos


" Dia bukan adek kami , dia hanya orang lain yang masuk ke keluarga kami ". jawab kenzi dan kenzo barengan


" Benarkah ". tanya Queena berpura-pura terkejut


" Hm ya , tapi kami memang memiliki adek perempuan , tetapi kami berdua tidak tau dia ada dimana sekarang ". ucap kenzo sedih


Arkan yang sadari tadi mendengar kan percakapan mereka pun menyudahi nya karena dia tau Queena belum makan dari kemaren .


" Sudah lah kalian diam , Queena harus segera makan karena dia belum makan udah dari kemaren ". ucap Arkan


Tentu saja ucapan Arkan membuat-sahabat nya Queena menatap tajam ke arah nya .


" Lo ingin kami marahin dengan membuat kesalahan tidak makan dari kemaren ". ucap Farah dinginn


" Penapa Lo nggak makan Queena , nanti kalau lo sakit bagaimana , kita khawatir sama lo ". ucap fanesa menimpali


" Pokoknya lo harus makan banyak-banyak supaya lo cepat sembuh ". Amel aninda


" Haissh , kalian ini kenapa jadi pada cerewet sih , gue nggak kenapa napa, bukti nya sekarang gue masih bernafas dan melihat kalian , kalau gue nggak makan sehari aja nggak bakal buat gue mati , kan konyol jika gue mati karna gak makan satu hari ". ucap Queena panjang lebar sehingga membuat Arkan , Ardan dan Faruk melongo karena mendengar Queena berbicara panjang .


" NGGAK LUCU QUEENA , CEPAT MAKAN SEKARANG "!!. ucap ke empat sahabat Queena


" Iya gue makan , tapi kalian pada juga makan ". ucap Queena


" Gue entaran aja makan nya , sekarang Lo gue suapin ". ucap Arkan


" Tap... ". ucapan Queena terpotong oleh Arkan


" Tidak terima penolakan ". ucap Arkan dingin


Mau tidak mau Queena menuruti permintaan Arkan yang menyuapi nya makan .


Yang lain hanya diam menatap Queena yang di suapin oleh Arkan , sedangkan mereka berdua yang menjadi tontonan hanya acuh .


Setelah menyuapi Queena Arkan pun mulai makan , setelah selesai makan mereka pun berbincang bincang sesekali tertawa bersama , berbeda dengan Queena yang hanya tersenyum , Arkan yang melihat Queena tersenyum pun ikutan tersenyum .


.


.


.


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }