Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 38



...----------------...


" Kakak juga pamit pulang dek , karena kakak juga masih ada pekerjaan yang belom kakak selesaikan ". ucap Vera


" Oky kak , hati-hati di jalan ya ". ucap Angel ddk


Liza dan Vera pun pergi meninggalkan rumah sakit menuju ke kantor masing-masing.


Kini di rumah sakit tinggal lah angel ddk dan arkan.


" Hmm Arkan , kamu juga pamit pulang duluan ya , soalnya gue takut orang tua kami nyariin kami , soalnya kami belum kasih kabar tentang Queena ke orang tua kami , kami ingin kasih kabar pada mereka saat kami sudah di rumah ". ucap Angel mewakili teman-teman nya.


" Hm ya hati-hati ". jawab Arkan


" Biar gue sementara yang jagain dia , lagian juga Kenzo dan kenzi sebentar lagi akan kemari ". ucap Arkan dingin tanpa melihat ke arah mereka , Arkan sadari tadi hanya melihat ke wajah pucat Queena saat Vera , Liza dan Angel ddk berbincang-bincang dia sekedar mendengarkan tanpa mengalihkan pandangannya.


Sebenarnya dia sangat kagum dengan queena , karena Queena adalah perempuan kuat , percaya diri dan juga punya semangat yang tinggi walaupun dia dingin dan datar , tetapi Arkan yakin bahwa Queena dulunya sosok perempuan yang ceria.


Disini lah Arkan akan memantapkan hatinya untuk Queena dan akan selalu memperhatikan walaupun dengan keadaan diam , karena dia sangat gengsi untuk mengakui perasaan nya terhadap Queena.


Arkan hanya berdehem sebagaimana jawaban mereka , sedangkan angel ddk merasa kesel dengan jawaban Arkan mereka berbicara panjang hanya di jawab dengan singkat bahkan hanya dengan deheman saja.


" Tu orang kenapa dah dingin bnget kek kutub Utara ". celetuk fanesa jengah


" Nyokap nya ngidam batu ice paling gitu deh jadi anaknya dah ". jawab fanesa asal


" Lah kok nyokap nya ngidam batu ice berarti gak salah dong anaknya kek gitu ". jawab Farah polos


" Ya kali nyokap nya ngidam pengen tinggal di kutup Utara ". jawab angel yang juga ngawur


" Sudah lah buat apa kalian permasalahkan si kutub Utara sih, kita juga punya kali model kek begituan malahan lebih dingin dan datar dari pada Arkan ". celetuk angel memutar bola matanya jengah.


" siapa angel "?. tanya farah lagi dengan muka polosnya sehingga membuat yang lain memutar bola matanya jengah dengan kepolosan farah .


" Sudahlah kalo Lo nggak tau far ". jawab fanesa males


" Lah kok fanesa gitu sih jawabnya "?. tanya Farah cemberut


" Oh Queena ". jawab Farah memangut


mangut.


" Jadi "?. ucap Angel


" Jadi apaan dah "?. tanya Farah


" K A P A N K I T A B A L I K N Y A ". ucap Angel mengeja kata demi kata yang di ucapkan nya.


" Dari tadi kita ngomong terus gak jalan-jalan nieh , entar bokap nyokap gue khawatir dan nyariin gue lagi , kalian juga nggak tau apa orang tua kalian khawatirin kalian terus minta bantuan polisi buat nyariin kita , dan ternyata besoknya nama kita sudah berada di surat kabar dengan caption DI CARI ANAK HILANG "?. tanya angel lagi


" Gak ". jawab aninda , fanesa dan Farah bersamaan.


" Kuy balik ". jawab mereka lagi


Mereka berempat pun menuju mobil masing-masing dan meluncurkan mobil nya menuju mansion masing-masing karena takut membuat orang tua mereka khawatir.


.


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }