Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 34



...****************...


Dokter yang baru saja keluar dari ruangan operasi pun jadi bingung dengan berbagai pertanyaan-pertanyaan kakak , Abang serta sahabatnya Queena.


" Bagaimana keadaan sahabat saya dokter"?. tanya angel


" Sahabat saya baik-baik saja kan dok "?. tanya Farah


" Sahabat saya tidak apa-apa kan dok "?. tanya aninda


" Dok sahabat saya bagaimana keadaannya"?. tanya fanesa


" Dokter bagaimana dengan keadaan adek saya dok "?. tanya Vera


" Dokter tidak terjadi apa-apa kan dengan adek saya dok "?. tanya Liza


" Kalo Sampai terjadi apa-apa dengan sweety saya rumah sakit ini saya ratakan ". ancam Kelvin


" Jawab dong dok jangan cuma diam aja "!. bentak Kevin


" Bagaimana keadaan Baby saya "?. bentak Kevin lagi


Belom sempat Arkan ddk juga ikut bertanya , sudah di putuskan oleh suster yang berada di samping dokter tersebut , karena dokter tersebut sedang berkeringat dingin setelah mendengar ancaman Kelvin dan bentakan Kevin.


" Maaf , tolong dengar sebentar penjelasan dokter ". ucap suster


" CEPAT LAH ". ucap Kevin dingin dan menekan setiap kata-kata.


" Begini , keadaan pasien tidak apa-apa , peluru yang ada di perut dan di bawah jantungnya sudah berhasil dikeluarkan , untungnya peluru tersebut tidak mengenai jantung sehingga pasien masih bisa diselamatkan , tapi karena pasien banyak kehilangan darah sehingga membuat pasien menjadi koma ". jawab dokter tersebut


" APA ! KOMA DOK "?. histeris angel , aninda , Farah , fanesa , Vera dan Liza


" Berapa lama sweety / baby saya koma dok"?. tanya Kevin dan Kelvin frustasi.


" Kemungkinan satu Minggu atau bahkan berbulan-bulan , karena pasien untuk saat ini menolak untuk bangun ". jawab dokter tersebut


" Terimakasih banyak dokter ". ucap Liza


Semuanya membalas dengan anggukan , setelah dokter itu pergi , Angga berteriak histeris menyalahkan dirinya.


" Aaaa ini semua salah gue , ini salah gue Sampai mengakibatkan Queena koma , coba gue lebih berhati-hati lagi dan lebih memperhatikan Queena tidak mungkin Queena begini ". histeris angga


" Lo jangan nyalahin diri Lo sendiri Angga , ini semua kesalahan kita bertiga karena kita bertiga tidak bisa menjaga Queena , gue janji setelah ini tidak akan ada lagi yang berani melukai Queena seujung kuku , jika ada maka akan berhadapan langsung dengan gue ". ucap Kevin sinis


" Dan gue akan membalas orang-orang yang telah menyakiti Queena berkali-kali lipat , bahkan dia sendiri yang menginginkan kematian nya ". ucap Kelvin tak kalah sinis


" Gue akan selalu memperhatikan dan selalu menjaga Queena , karena Queena malaikat kecil gue ". ucap Liza


" Gue juga akan selalu menjaganya , karena hanya dia lah adek gue satu satunya , dia adalah peri kecil gue , dia adalah hidup gue ". ucap Vera


" Queena adalah sahabat gue satu satunya dan akan selalu gue jaga dengan nyawa gue sendiri , gue pastikan Queena tidak akan pernah terluka ". ucap Angel , Farah , aninda dan fanesa serempak.


Arkan ddk yang mendengar perkataan mereka terdiam , sedangkan Kenzo dan kenzi mematung karena melihat orang-orang di hadapannya sangat menyayangi Queena , bahkan Kelvin , Kevin dan Angga bukan saudara kandungnya.


Mereka berdua semakin menyalahkan diri mereka yang tidak bisa menjaga queena.


Bahkan mereka menganggap bahwa mereka tidak pantas di panggil Abang oleh Queena.


.


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }