Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 67



Menyerang


...----------------...


1 Jam perjalanan kini mereka telah sampai di markas Devil of Death , Queena dan yang lainnya turun dan menuju tugas mereka masing-masing.


Di depan markas ada beberapa mafioso yang berjaga , belom Queena ddk menyerang para mafioso sudah terkapar.


Queena ddk pun mencari siapa pelakunya , dan ternyata Kevin , Kelvin , Liza dan Vera.


" Kalian ". kaget Queena ddk


" Kalian mau bermain tidak mengajak kami ". ucap Kelvin datar.


Sedangkan Vera dan Liza memasang muka datar melihat ke arah Queena ddk.


Queena tidak mempedulikan mereka dan langsung masuk ke dalam markas Devil of Death.


Terjadilah baku hantam di dalam markas Devil of Death , banyak para mafioso lawan yang tumbang.


Angel , fanesa dan Dian telah selesai menyelamatkan para wanita mereka semua di bawa ke dalam helikopter yang sudah di sediakan Queena.


Para mafioso semua sudah terkalahkan bahkan tidak bernyawa , kini tinggal lah leander Devil of Death.


Queena dan yang lainnya mencari ruangan Leander , setalah ketemu Queena ddk mendengar suara suara yang membuat mereka jijik , tanpa aba aba Queena menendang pintu ruangan Leander DOD , dan benar saja di dalam sana Leander DOD sedang memaksa perempuan seumuran Queena untuk memuaskan nafsunya.


" Siapa kalian hah ! kenapa kalian menganggu kesenangan ku"!. bentak Leander DOD


" Kita adalah malaikat maut mu pak tua ". jawab Queena mnyergai.


" Cih , dasar anak kecil , apa kau yakin ingin membunuh ku anak kecil , dari pada kau menghayal seperti itu lebih baik kau bermain main saja dengan ku ". ucap Leander DOD mesum.


" Baiklah jika itu keinginan mu , mari kita bermain ". ucap Queena mnyergai.


Leander DOD mengira Queena akan benar-benar bermain dengannya , namun apa yang di fikirannya salah besar.


Queena maju ke arah Leander DOD , Leander DOD merasa sangat senang sekali , ia ingin menyentuh Queena tetapi Queena dengan cepat menembak lengannya.


Dorrr


Itu buat anda karena telah memaksa para wanita untuk memuaskan nafsu anda.


Dorr


Itu buat anda karena anda sudah merenggut paksa kesucian para wanita.


Dorr


Itu untuk anda karena ingin menyentuh saya.


Dorr


Itu untuk anda karena telah mengusik ketenangan orang-orang.


Queena menembak kedua lengan dan kedua kaki Leander DOD.


" Akhh , sialan kau "!. marah leander DOD


" Bang , tolong bereskan dia , entah kenapa kepala gue pusing bang ". ucap Queena berlalu pergi dari hadapan Leander DOD dan berjalan menuju Kelvin.


Kevin dan Angga pun membereskan Leander DOD , mulai dari menembak seluruh badannya , memotong jari-jarinya , menyanyat dan yang terakhir memenggal kepala nya .


Setelah semuanya sudah selesai Kevin dan Angga memerintahkan mereka untuk keluar dari markas DOD , setelah mereka semua keluar , dalam hitungan detik itu pun....


BOMM


Suara ledakan yang sangat keras bersamaan dengan hancurnya markas DOD.


Mereka pun pergi meninggalkan markas DOD yang sudah hancur.


Mereka kembali ke markas mereka , sesampai nya mereka di markas black diamond , mereka semua membersihkan diri , Angel ddk menginap di markas black diamond karena hari sudah sangat gelap, sehingga membuat Queena mengkhawatirkan mereka jika mereka pulang , Angel ddk yang tau akan ke khawatiran nya kepada mereka , mereka mengerti dan menurut , sehingga mereka memutuskan untuk menginap di markas black diamond.


Selesai membersihkan diri , mereka semua makan bersama.


Semuanya duduk di ruang keluarga , dan menonton tv , Tian , Dian dan Angga sibuk dengan game mereka , Angel ddk sibuk dengan film yang mereka tonton , Kelvin dan Kevin sibuk berantem dengan Vera dan Liza.


Queena yang melihat mereka semua hanya tersenyum tipis , tiba-tiba dia merindukan Kenzo dan kenzi.


Queena hanya diam menatap kosong ke arah depan , kepala nya terasa sangat sakit , tetapi ia tahan karena ia tidak ingin membuat yang lain khawatir dan menganggu mereka.


Angga yang sudah mulai bosan bermain game nya dengan Tian dan Dian susah mulai bosan karena ia selalu kalah , ia memutuskan untuk berhenti bermain dan saat itu juga ia memperhatikan Queena lekat , ia merasa ada yang aneh dengan gelagat Queena , ia pun memanggil Queena , saat Queena menoleh ia sangat terkejut.


" Queena "?. panggil Angga


" Iya bang ". jawab Queena menatap angga , ia tidak sadar hidungnya mengeluarkan darah dan mukanya sangat pucat.


" Ya ampun Queena Lo kenapa "?. ucap Angga berteriak karena sangat khawatir.


Yang lain pun kaget mendengar teriakan Angga , otomatis mereka semua serempak menoleh ke arah Queena dan terkejut.


" Astagfirullah sweety ada apa dengan mu sayang "?. tanya Kelvin khawatir


" Baby ". khawatir Kevin


Queena bingung dengan mereka semua , Queena ingin bertanya dengan mereka , namun tidak jadi karena ia keburu pingsan.


" Queena , Queena , sweety , baby , dek , sayang ". teriak mereka bersamaan karena melihat Queena yang sudah pingsan.


Tanpa aba aba Kevin langsung menggendong Queena ala bridal stayle menuju ke rumah sakit.


Sesampai nya mereka di rumah sakit , Kevin dan Kelvin berteriak memanggil dokter dan suster , sehingga membuat dokter dan suster kaget.


" Dokter , suster cepatan bantu adek saya woyy "!. teriak Kevin


" cepat dokter , suster , kalo gak rumah sakit ini akan saya hancurkan sehancur hancurnya ". teriak Kelvin mengancam.


Dokter dan beberapa suster pun berlari untuk membawa queena , mereka takut dengan teriakan dan ancaman dari Kevin dan Kelvin.


" Maaf tuan dan nona silahkan tunggu dulu di luar". ucap suster


" Tapi .... ". ucap Kevin marah


" Sudah sudah , kita tunggu di luar aja ". ucap Liza menenangkan Kevin , Kevin menurut dan duduk di depan ruang rawat dengan yang lainnya.


Angel ddk sudah sadari tadi menangis melihat keadaan Queena yang lemah seperti itu , dan keluar darah dari hidungnya dan wajahnya yang sangat pucat , membuat Angel ddk khwatir dan takut dengan keadaan Queena saat ini , mereka tidak ingin Queena meninggal kan mereka lagi.


1 jam mereka menunggu dokter yang sedang menangani Queena di dalam , dan akhrinya dokter dan suster kaluar ruangan Queena menghampiri mereka semua.


" Keluarga nona Queena "?. tanya dokter


" Saya sendiri , saya abangnya ". ucap Kevin , Kelvin dan Angga.


" Bagaimana dengan keadaan adek saya dok "?. tanya kevin , Kelvin dan Angga barengan , mereka sangat khawatir dengan keadaan Queena.


" Nona Queena hanya kebanyakan fikiran saja , sehingga membuat kepalanya pusing dan mengeluarkan darah dari hidungnya , namu ada hal yang lebih penting yang harus kalian ketahui ". ucap dokter serius dan menatap ketiga orang yang mengaku sebagai abang dari pasiennya tadi.


Kevin , Kelvin dan Angga saling pandang , begitu juga dengan yang lainnya.


" Nona Queena .....


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }