Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 19



Perubahan kenzi dan kenzo


...----------------...


Saat mereka berdua telah sampai di mansion .


mereka berdua melihat Dedy , Diana dan Sinta yang berada di ruang keluarga sedang menonton tv , kenzi dan kenzo melewatinya begitu saja tanpa mempedulikan mereka bertiga .


( kenapa semakin hari anak anakku semakin dingin kepada ku , bahkan mereka tidak ingin melihat ku ) batin Roy


( gue harus bisa naklukin hati bang kenzi dan bang kenzo ) batin Sinta


( aku harus bisa mengambil hati kenzi dan kenzo sepaya mereka manganggap ku momy nya , dan disaat anak sialan itu datang maka tidak akan ada yang membelanya ) batin diana .


kenzi dan kenzo telah sampai di kamar mereka masing masing , mereka membersihkan diri mereka , setelah itu mereka turun ke bawah untuk sarapan , tetapi mereka tidak duduk di meja makan melainkan di dapur bersama para pelayan .


Dedy nya yang melihat mereka berdua seperti itu pun menjadi sedih , karena dia sarapan sendiri di meja makan , sedangkan diana pergi shopping .


" kenzi , Kenzo Dedy mau bicara dengan kalian ". ucap Roy tegas , hanya dibalas anggukan oleh mereka tanpa melihat dedy nya .


setelah selesai makan kenzi dan kenzo pergi ke ruang kerja dedynya .


setelah sampai di ruang kerja dedy nya mereka tidak mengetok pintunya dan langsung masuk , mereka melihat dedy nya yang sedang menatap fhoto Adelia , mereka berdua hanya diam tanpa berbicara .


Roy yang merasa ada orang pun langsung membalikkan badannya dan ternyata anak anak nya sudah berada di belakangnya .


" to the point ". ucap kenzo dingin


" kenapa kalian jadi dingin seperti ini , bahkan lebih dingin dari biasanya , apakah Dedy mempunyai kesalahan sama kalian sehingga kalian marah dan mendiami Dedy , bahkan kalian tidak ingin melihat wajah Dedy "?. tanya Roy sendu


kenzi dan kenzo hanya diam tanpa menjawab dan melihat wajah Dedy nya.


" jika Dedy mempunyai kesalahan sama kalian tolong maafkan Dedy , Dedy tidak tau kesalahan apa yang telah Dedy buat sehingga kalian menjadi seperti ini "?. tanya Roy kembali


" Dedy tidak pernah mempunyai kesalahan kepada kami , tetapi kami kecewa sama Dedy


" Dedy tau kesalahan Dedy dengan siapa "?. tanya Kenzo


" kesalahan Dedy dengan princes kami , Dedy mengusirnya tanpa mencari bukti yang sesungguhnya , apakah benar princes yang membunuh momy apa bukan ? tapi ternyata Dedy sangat bodoh , Dedy malah mengusirnya dan menamparnya , dan Dedy tega mengatakan bahwa dia bukan anak Dedy , Dedy melakukan kesalahan besar , Dedy malah mempercayai orang baru yang masuk ke keluarga kita dibandingkan darah daging Dady sendiri , bahkan Dedy tidak pernah mencari keberadaan princes ". ucap kenzo panjang lebar dengan kecewa


" Asal Dedy tau ya , princes selama ini sangat lah menderita , dia kehujanan , kedinginan , kelaparan bahkan terluka diluar sana , Dedy malah enak enakan manjain istri Dedy dan anak kesayangan Dedy itu ". ucap kenzi dengan emosi meluap luap


" jika tidak karena kami darah daging dedy kami sudah lama akan meninggalkan Dedy dari mansion ini , dan Dedy rasakan siapa yang benar-benar tulus menyayangi Dedy atau yang hanya memanfaatkan Dedy ". ucap kenzo


Dan pesan kami berdua untuk Dedy


( semoga Dedy tidak menyesal di kemudian hari jika Dedy mengetahui kebenaran yang sesungguhnya , dan semoga Dedy mendapatkan maaf dari princes , kesempatan tidak datang dua kalinya , karena princes sudah mengatakan yang sesungguhnya namun Dedy tidak mempercayai nya ) ucap kenzo panjang lebar


sebelum mereka keluar dari ruang kerja dedy nya , kenzi mengatakan sesuatu tanpa menoleh ke belakang .


" kami sangat kecewa dengan Dedy , jangan pernah Dedy anggap kami anak Dedy , karena Dedy tidak pantas untuk kami sebut Dedy , Dedy hanya pantas disebut Dedy dengan Diana istri kesayangan Dedy dan Sinta anak kesayangan Dedy ". ucap kenzi dingin


Roy hanya diam mematung karena mendengarkan semua ucapan Kenzo dan kenzi , hatinya sakit dan seakan gagal menjadi seorang ayah yang seharusnya melindungi keluarganya bukan mengusir anaknya .


Roy pun menangis sejadi-jadinya di ruang kerjanya , kenzi dan kenzo pun yang belom jauh dari pintu ruang kerja Roy mendengar isakan tangis Roy , tetapi mereka hanya acuh saja .


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }