
Queena ddk sudah memasuki kelas , dan mereka berlima kaget dengan orang-orang yang ada di dalam kelas karena mereka ingin melihat sekali lagi Queena ddk ngedance , mereka berlima pun jadi pusing .
" Queena ayo lah sekali lagi aja , kita kita mau liat lo dan teman lo ngedance di dalam kelas , nggak ada yang liat kok kecuali kita-kita ". ucap salah satu siswa meminta
" iya Queena satu kali aja ya , soalnya kalian keren banget ". ucap siswi yang lain
" Halah cuma sekedar dance dan nyanyi aja apa yang perlu dibanggain coba ". sewot Sinta
" tau tuh sok banget jadi orang ". ucap Agnes
" palingan juga suara mereka lifshing ". celetuk fely
sedangkan arkan ddk hanya bisa melihat dan mendengarkan ocehan - ocehan mereka , kenzi dan kenzo menatap sendu Queena .
" kenapa sih kalian , kalau ngiri tu bilang ". ucap salah satu siswa menunjuk ke arah Sinta ddk .
" iya palingan Sinta ddk cuma ngiri aja tu karena mereka nggak bisa seperti Queena ddk ". ucap siswa lain
" cih , orang kayak mereka di puji puji , apanya coba yang spesial , nggak ada tuh hanya seorang perempuan murahan dan miskin aja belagu ". ucap Sinta sinis menatap Queena
Sahabat Queena yang mendengar Queena di maki pun marah , tetapi Queena menahan sahabatnya agar tidak membuat keributan .
" memangnya kelas kita nggak ada gurunya ". tanya Queena datar dan dingin menatap mereka yang berada di kelas .
" iya queena , guru-guru pada rapat , dari pada kita bosan di kelas , mending loe dan teman loe hibur kita ". ucap ketua kelas semangat
" oky hanya satu kali ". ucap Queena tersenyum tulus , mereka yang berada di kelas pun histeris melihat Queena tersenyum .
" kyaaaaa Queena senyum guys ". heboh ketua kelas
" cantik banget lo kalo senyum ". celetuk siswa yang lain
" Halah baru senyum gitu doang dibilang cantik , cantikan gue juga kemana mana ". ucap Sinta PD
" IRI BILANG BOS ". teriak satu kelas ke atas Sinta ddk dan itu berhasil membuat Sinta ddk malu , mereka pun duduk di bangku mereka karena malu .
" oky gue mulai ". ucap Queena datar
" teman - teman yuk ". ajak Queena
" siap ". ucap mereka berempat
Setelah itu mereka berjalan ke depan kelas , siswa siswi yang berada di dalam kelas pun menyingkirkan kursi dan meja agar Queena ddk laluasa bergerak .
Queena pun mengikat rambut asal , tetapi di tegur angel .
" Queena lo yakin ngikat rambut Lo entar kelihatan lagi tato di leher Lo ". bisik angel
" tenang aja , gue pake kaos panjang Sampe leher jadi nggak kelihatan ". ucap Queena Santai
" kalian sudah siap "?. tanya queena pada sahabatnya .
" siap ". jawab mereka berempat dan mengatur formasi mereka .
Queena pun memulai dancenya terlebih dahulu dan diikuti oleh angel , aninda , fanesa dan Farah .
setelah dance Queena mulai mengeluarkan suaranya untuk bernyanyi .
Senyum semangat
BY SMASH
🎶 Sempat ngerasa sedih
Karena sering di bully
Pernah jadinya malu
Karena dicibir melulu
🎶 Bukannya ku tak mendengar
Kata kata yang kasar
Bukannya ku tak peduli
Semua caci dan maki
🎶 Senyuman ku tak akan
Pernah luntur lagi
Singing all day long
Semangat ku tak akan
pernah patah lagi
Dancing all night long
🎶 Gak ada lagi keki
Ada kamu di hati
Hidup cuma sekali
Marilah kita happy
🎶 Awalnya ku tak menyangka
Dapatkan senyum dirimu
Akhirnya ku bahagia
Menari kita bersama
🎶 Senyuman ku tak akan
Pernah luntur lagi
Singing all day long
( singing all day long )
Semangat ku tak akan
🎶 Dancing all night long
Dancing all night long
Dancing all night long
Dancing all night long
🎶 Tak peduli ku di bully
Omongan lo gue beli
Cacian lo gue cuci
Dengan senyuman prestasi
🎶 Tak pernah ku malu
karna cibiran mu
Ku jadikan motivasi untuk maju
No more mellow say no to galau
No more tear say no to fear
🎶 Senyuman ku tak akan
Pernah luntur lagi
Semangat ku tak akan
pernah patah lagi
coz you bless me up
sumua yang ada di dalam kelas juga ikut menyanyi , Queena ddk sengaja menyanyikan lagu itu untuk menyindir Sinta ddk , Sinta ddk yang merasa tersindir pun menatap mereka tajam lalu keluar dari kelas di ikuti teman - temannya .
" terimakasih banyak Queena dan yang lainnya ". ucap satu kelas serempak
Arkan ddk hanya melihat mereka dengan pandangan berbeda beda .
Queena pun berjalan ke arah kursinya , tanpa ia sadari , karet rambutnya terlepas dan jatuh ke atas meja Arkan , namun Queena tidak menyadarinya , dia langsung berjalan ke arah pintu , namun baru beberapa langkah , kakinya terhenti karena ditegur seseorang .
" Queena karet rambut lo jatoh ". tegur Arkan dingin
" Buang aja ". ucap Queena tak kalah dingin , lalu ia pun berlalu pergi .
Sedangkan di dalam kelas Arkan menatap karet rambut Queena yang jatuh tadi , dan menyimpan ke dalam tas nya , apa yang dilakukan Arkan tak luput dari penglihatan kenzi dan kenzo .
...----------------...
parkiran sekolah
Disaat Queena ingin menaiki motor sport nya ada yang memanggil namanya .
" Queena ". panggil orang tersebut
" hmm ". jawab queena datar menatap orang tersebut .
" Maaf sebelumnya , gue boleh minta nomor Lo nggak "?. tanya orang tersebut
" gue juga mau ". ucap orang satunya
Sedangkan Queena bingung dan mengangkat satu alis sebagai pertanda "untuk apa ".
" kalo nggak boleh nggak papa ". jawab orang pertama cepat tetapi ada nada kesedihan saat di mengucapkan kata kata itu .
" handphone nya ". ucap Queena datar
mereka berdua pun serempak mengeluarkan handphone mereka , Queena yang melihatnya pun terdiam sedih , bukan karena handphone mereka , melainkan cincin yang mereka berdua pake , mereka berdua yang melihat Queena pun mengerti , tetapi mereka berdua sedih karena Queena tidak memakai cincin seperti mereka .
ya orang yang memanggil Queena dan meminta nomor Queena adalah kenzi dan kenzo , mereka sengaja meminta nomor Queena supaya bisa mendekatinya perlahahan lahan .
Queena pun mengambil handphone mereka satu persatu dan memasukkan nomor nya .
" Thanks ya " ucap kenzi dan kenzo tersenyum
Queena mengangguk dan ingin menaiki motornya tetapi tidak jadi karena Sinta ddk melabraknya .
" heh lo cewek murahan , kenapa Lo dekatin Abang Abang gue hah "!. bentak sinta
Queena hanya diam dan menatap datar Sinta .
" kalo orang nanyak tu jawab ". ucap Agnes menarik baju Queena , sehingga kancing baju queena terlepas , sehingga memperlihatkan liontion kalung yang dipake Queena , kenzi dan kenzo yang melihat itu pun seketika tersenyum , queena yang menyadarinya pun langsung memakai hoodie nya .
" nggak penting ". ucap Queena datar dan menaiki motornya
sedangkan kenzi dan kenzo juga pergi dari sana meninggalkan Sinta ddk , bahkan kenzi dan kenzo tidak mengakui Sinta dan Diana .
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
{ Bersambung }