Queen Mafia

Queen Mafia
Bab 71



Di sekolah


...----------------...


Kini Angel ddk dan Arkan ddk sedang berada di kantin , mereka makan bersama tanpa Queena.


Saat sedang asik makan , tiba-tiba saja handphone Angel berbunyi , membuat mereka semua berhenti makan dan menatap ke arah Angel , namun Angel tidak menghiraukan mereka , karena Angel sangat senang Queena menghubungi nya.


" Hallo Queena apa Lo baik-baik aja "?. tanya Angel


" Iya gue baik-baik aja , dan sekarang gue udah berada di mansion , tadi pagi gue udah di bolehin pulang ". jawab Queena


" Syukurlah , istirahat yang banyak , jangan banyak fikiran Oky ". ucap Angel


" Oky , terimakasih banyak Lo pada udah jagain gue ". ucap Queena tulus.


" Tidak apa Queena , malahan kita senang ". jawab Angel yang sedang tersenyum.


" Btw ada apa Lo nelpon gue "?. tanya Angel


" Gue cuma mau nanyak , apakah dia sekolah hari ini "?. tanya Queena


" Iya Queena , dia sekolah dan gue juga bingung kenapa dia dan teman-temannya tidak bikin masalah , padahal kan sekarang lo gak ada , harusnya kesempatan mereka untuk gangguin gue dan yang lainnya , tapi dia malah cuek dan acuh , bahkan Arkan dan juga yang lainnya juga duduk bareng kita , dia juga lihat kok tapi dia diam aja tu , aneh sih menurut gue ". ucap Angel panjang lebar.


" Kita ikuti permainan nya ". ucap Queena menyerigai.


" Maksud lo "?. tanya Angel


" Lo pasti tau maksud gue , dan hari ini gue izinin kalian untuk bermain main dengan mereka sebelum gue ". ucap Queena yang tersenyum devil.


" Aaaaa , Lo tau aja kalo gue ingin bermain main ". ucap Angel bersemangat.


" Untuk hari ini , besok adalah giliran gue ". ucap Queena santai


" Siap laksanakan bos ". jawab Angel meledek


" Oky gue tutup dulu ya , besok gue sudah masuk sekolah , dan kalian hari ini tidak usah menjenguk gue , kalian bersenang-senang lah ". ucap Queena


" Oky Queena , selamat beristirahat , untuk main-main Lo gak usah khawatir , karena gue akan bermain dengan baik ". ucap Angel menyergai membuat Arkan ddk bergedik ngeri , tapi tidak dengan Aninda , Farah dan Fanesa , karena mereka faham dengan maksud dari senyuman Angel.


" Oky gue tutup ". pamit Queena


Setelah panggilan telepon terputus , Angel melanjutkan makannya , begitu juga dengan yang lain , tetapi tidak dengan arkan ddk , mereka menatap Angel penasaran.


Ardan memberanikan diri untuk bertanya.


" Hm ". jawab Angel


" Kami duluan , karena ada tugas yang harus kami kerjakan ". ucap Aninda cepat.


Tanpa menunggu jawaban mereka , Angel ddk pergi meninggalkan kantin dan menuju ke kelas.


" Gue heran dengan mereka berempat ". celetuk faruk


" Begitu juga dengan gue , sepertinya ada yang mereka sembunyiin ". tebak Ardan


" Gue juga merasa seperti itu ". ucap Kenzo


" Tapi apa yang mereka sembunyikan "?. ucap kenzi bertanya-tanya.


" Entahlah ". jawab mereka serentak.


" tapi tadi gue sedikit dengar obrolan Angel dan Queena , Queena bilang tadi pagi baru di bolehkan dokter pulang , itu berarti dia baru masuk rumah sakit ". tebak Ardan


" Apa itu benar Ardan ". tanya Kenzo dan kenzi.


" Iya gue gak salah denger kok ". ucap Ardan yakin.


" Gue juga denger waktu di kelas , mereka lagi ngomongin Queena , dan gue denger mereka mgomong tentang keadaan Queena , dan mereka khawatir dengan keadaan Queena , sampai akhirnya gue denger Aninda mengusulkan untuk menjenguk Queena ke rumah sakit setelah pulang sekolah ". ucap Arkan yang sadari tadi diam dan menjelaskan semua yang dia dengar sebelum dia masuk ke kelas.


" Ada apa sebenarnya ini "?.tanya Kenzo khawatir.


" Bang , kita harus cari tau sendiri , sebenarnya apa yang sedang mereka rahasia kan ". ucap Kenzi frustasi.


" Nanti kita tanyakan langsung ke Queena , besok saat dia sekolah ". jawab Kenzo


.


.


.


.


.


.


{ Bersambung }